Ending Princess Mononoke punya arti yang dalam dari sekadar perang antara manusia dan alam.
Setelah sepanjang film kita melihat Ashitaka terjebak di tengah konflik Irontown, Lady Eboshi, San, dan para dewa hutan, bagian akhirnya justru menunjukkan bahwa tidak ada pihak yang benar-benar menang.
Saat kepala Forest Spirit direbut dan bencana besar menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya, Ashitaka dan San harus mengembalikannya sebelum semuanya terlambat.
Namun, setelah kutukan Ashitaka sembuh dan kehidupan kembali tumbuh, mereka tetap memilih jalan masing-masing. Lalu, apa sebenarnya arti ending film Princess Mononoke? Kenapa San tidak kembali bersama Ashitaka?
Table of Contents
Bagaimana Penjelasan Ending Princess Mononoke?

Setelah Forest Spirit menghilang, cairan hitam yang sebelumnya menyebar ke mana-mana juga lenyap.
Tanah yang sebelumnya mati perlahan berubah kembali. Tumbuhan dan bunga mulai bermunculan di antara reruntuhan. Lanskap yang tadinya terlihat seperti dunia yang sudah berakhir kembali dipenuhi kehidupan.
Yang paling penting, kutukan Ashitaka akhirnya sembuh.
Sejak awal film, Ashitaka membawa kutukan dari Nago yang perlahan menyebar ke tubuhnya. Kutukan itu menjadi simbol kebencian dan kekerasan yang ia bawa setelah bertemu dengan dewa babi tersebut.
Dengan hilangnya kutukan, Ashitaka akhirnya terbebas dari sesuatu yang selama ini mengancam hidupnya.
Baca Juga, Yah! Penjelasan Ending Film Ghibli ‘Howl’s Moving Castle’ (2004): Kutukan Sophie Sebenarnya Nggak Hilang!
Munculnya Kodama Jadi Tanda Kehidupan
Ada satu detail kecil tetapi penting dalam adegan ending Princess Mononoke. Di tengah hutan baru yang mulai tumbuh, muncul seekor kodama.
Kemunculan ini menunjukkan bahwa meskipun hutan lama telah hancur dan para dewa besar seperti Moro serta Forest Spirit telah pergi, alam tidak benar-benar mati.
Kehidupan menemukan cara untuk memulai kembali.
Jadi, film ini tidak mengatakan bahwa manusia berhasil menghancurkan alam sepenuhnya. Alam memang terluka parah, tetapi ia juga memiliki kemampuan untuk beregenerasi.
Kenapa San Tidak Tinggal Bersama Ashitaka?
Bagian paling emosional dari ending Princess Mononoke terjadi setelah semua kekacauan berakhir.
Ashitaka dan San saling mencintai. Namun, mereka tidak berakhir dengan hidup bersama seperti pasangan dalam film romantis pada umumnya.
San tetap memilih tinggal di hutan. Ia bahkan mengakui bahwa dirinya tidak bisa memaafkan manusia atas apa yang telah mereka lakukan terhadap alam. Dan Ashitaka pada dasarnya menjawab bahwa tidak apa-apa.
Di sinilah prinsip “melihat dengan mata yang tidak dikaburkan oleh kebencian” akhirnya benar-benar diterapkan.
Ashitaka tidak memaksanya untuk berubah. Dengan begitu, keduanya memilih untuk tetap saling mencintai tanpa harus hidup di tempat yang sama.
San tetap menjadi bagian dari alam, sedangkan Ashitaka tetap berada di dunia manusia.
Baca Juga, Yah! Penjelasan Ending Heretic (2024): Apa Arti Kupu-Kupu di Tangan Paxton?
Review & Makna Ending Princess Mononoke
Ending film ini menunjukkan bahwa tidak ada pihak yang benar-benar menang.
Manusia kehilangan banyak hal. Para dewa hutan juga kehilangan banyak hal. Forest Spirit mati, Moro mati, hutan lama hancur, dan Irontown sendiri harus dibangun kembali.
Kalau dilihat sekilas, ending Princess Mononoke mungkin happy ending karena kutukan Ashitaka sembuh dan hutan kembali tumbuh.
Tapi, kalau dari sudut pandang Lemo Blue, sebenarnya tidak sesederhana itu.
Forest Spirit tetap mati. Moro sudah mati. Hutan kuno yang kita kenal sepanjang film juga telah berubah selamanya.
Jadi, yang terjadi bukanlah dunia kembali seperti semula. Sebaliknya, dunia harus belajar hidup dengan kondisi yang baru.
Itulah mengapa ending ini lebih tepat disebut sebagai uneasy repair (sebuah pemulihan yang tidak sempurna)
Kerusakan sudah terjadi dan tidak bisa begitu saja dihapus. Namun, masih ada kesempatan untuk membangun sesuatu yang lebih baik. Itu bukan akhir dari segalanya!
“Kita tidak harus memaafkan semuanya atau menyelesaikan semua masalah dunia untuk tetap menemukan alasan untuk hidup, mencintai, dan mencoba membuat keadaan sedikit lebih baik.”
Ending Princess Mononoke Adalah Tentang Harapan yang Selalu Ada!
Dari penjelasan ending Princess Mononoke di atas dapat disimpulkan bahwa kita mungkin tidak bisa memperbaiki semua kerusakan, tetapi kita masih bisa memilih apa yang dilakukan setelahnya.
Kalau kamu masih penasaran dengan penjelasan ending film dan series lainnya, termasuk rekomendasi film Netflix yang sedang viral, film jadul, sampai film box office, kamu bisa lanjut eksplor artikel-artikel lain di Lemo Blue.

