Ending The Lighthouse menyimpan misteri psikologis yang membuat penonton mempertanyakan mana kenyataan dan mana halusinasi.
Dua penjaga mercusuar, Thomas Wake (Willem Dafoe) dan Ephraim Winslow (Robert Pattinson), yang harus menjalani empat minggu di pulau terpencil pada akhir abad ke-19.
Awalnya, pekerjaan mereka hanya merawat mercusuar, tetapi isolasi, konflik kekuasaan, alkohol, dan rahasia masa lalu perlahan mengubah hubungan keduanya menjadi mimpi buruk.
Table of Contents
Penjelasan Ending The Lighthouse: Mengapa Howard Dihukum?

Menuju ending The Lighthouse, Howard tergeletak telanjang di atas bebatuan tajam di tepi pantai. Â
Tubuhnya hancur dan dia masih terlihat bernapas, tetapi sekawanan burung camar mulai mengerumuninya. Untuk memahami ending film ini adalah dengan melihat referensi mitologi Yunani.Â
Ada dua tokoh mitologi, Prometheus dan Proteus, untuk memperkuat konflik antara Howard, Wake, dan cahaya mercusuar.
1. Howard Adalah Prometheus yang Mencuri Cahaya Dewa
Dalam mitologi Yunani, Prometheus adalah Titan yang mencuri api dari Olympus untuk diberikan kepada manusia.
Zeus kemudian menghukumnya dengan merantai tubuhnya di sebuah batu, sementara seekor elang datang setiap hari untuk memakan hatinya.
Hukuman tersebut berlangsung berulang kali sebagai konsekuensi karena Prometheus berani mengambil sesuatu yang dianggap milik para dewa.
Kalau kita hubungkan dengan Howard, ada kemiripan yang cukup jelas. Dia terobsesi mendapatkan cahaya mercusuar yang selama ini dijaga Wake.Â
Burung camar yang memakan isi perut Howard menjadi pengganti elang dalam kisah Prometheus.
Dengan kata lain, Howard berhasil mendapatkan sesuatu yang dia inginkan, tetapi harus membayar harga yang sangat mahal.
2. Thomas Wake Merepresentasikan Proteus
Proteus dalam mitologi Yunani dikenal sebagai sosok dewa laut yang memiliki kemampuan mengubah bentuk dan menyimpan pengetahuan tentang masa depan.
Dia juga dikenal sebagai Old Man of the Sea. Karakter Wake memiliki kemiripan dengan sosok tersebut.
Ketika Howard melihat Wake berubah menjadi makhluk laut bertentakel, visual tersebut semakin memperkuat interpretasi bahwa Wake merupakan representasi Proteus.
Peringatannya kepada Howard juga adalah ramalan tentang hukuman yang akan diterima seseorang ketika berusaha mengambil pengetahuan yang seharusnya tidak dimilikinya.
Baca Juga, Yah! Penjelasan Ending Film Chungking Express (1994): Kenapa Cop 223 & Cop 663 Akhirnya Move On?
3. Mengapa Burung Camar Terus Menghantui Howard?
Sejak awal film, Wake sudah memperingatkan Howard bahwa burung camar bukan sekadar burung biasa.
Menurut kepercayaan pelaut yang dia anut, burung camar membawa jiwa para pelaut yang sudah meninggal. Karena itu, Wake sangat melarang Howard membunuh burung tersebut.
Kemunculan burung camar di akhir film bisa dibaca sebagai pembalasan dari jiwa para pelaut yang sudah meninggal.
Ada ironi yang menarik di sini. Howard selama ini berusaha menguasai mercusuar dan mendapatkan cahaya yang dianggap begitu berharga, tetapi dia justru berakhir sebagai mangsa di hadapan makhluk yang sejak awal sudah diperingatkan kepadanya.
4. Apakah Cahaya Mercusuar Merupakan Kebenaran yang Tidak Bisa Dipahami Manusia?
Salah satu interpretasi paling menarik dari ending The Lighthouse adalah konsep forbidden knowledge, yaitu pengetahuan yang terlalu besar atau mengerikan untuk dipahami manusia.
Cahaya mercusuar seolah menjadi representasi sesuatu yang melampaui pemahaman manusia.
Kita tidak pernah benar-benar diperlihatkan apa yang ada di dalamnya, tetapi reaksi Howard menunjukkan bahwa pengalaman tersebut menghancurkan batas kewarasannya.
Pendekatan ini dekat dengan Lovecraftian cosmic horror, sebuah konsep horor yang menggambarkan manusia sebagai makhluk kecil ketika berhadapan dengan kekuatan atau kebenaran kosmik yang jauh lebih besar darinya.
Jadi, cahaya tersebut bisa ditafsirkan sebagai sesuatu yang menawarkan pengetahuan mutlak, tetapi manusia tidak memiliki kapasitas untuk menerimanya tanpa kehilangan kendali atas dirinya sendiri.
5. Pulau Terpencil sebagai Neraka Psikologis Howard
Pulau tempat Howard dan Wake bekerja juga bisa dibaca sebagai gambaran neraka psikologis.
Kita juga tahu bahwa Howard sebenarnya menggunakan identitas Ephraim Winslow. Nama aslinya adalah Thomas Howard, seorang mantan pekerja kayu yang membiarkan Ephraim Winslow yang asli tenggelam di Kanada.
Rahasia tersebut memperlihatkan bahwa Howard membawa rasa bersalah dan kebohongan sejak sebelum tiba di pulau.
Isolasi kemudian membuat sisi gelap dirinya semakin terlihat, termasuk keinginan untuk mendominasi dan menguasai orang lain.
Dalam pendekatan psikologi Jung, kondisi ini bisa dikaitkan dengan konsep Shadow, yaitu sisi kepribadian yang ditekan atau disembunyikan seseorang.
Pulau tersebut seolah memaksa Howard berhadapan dengan bagian dirinya yang selama ini berusaha dia hindari.
Baca Juga, Yah! Penjelasan Ending Interstellar (2014) Apa Maksud Adegan Rak Buku?
Review & Makna Ending The Lighthouse: Obsesi yang Menghancurkan Diri Sendiri
Menurut sudut pandang Lemo Blue, inti ending The Lighthouse sebenarnya berkaitan dengan keserakahan, dan obsesi manusia terhadap sesuatu yang berada di luar jangkauannya.
Intinya adalah tentang manusia yang akhirnya dihancurkan oleh keinginannya sendiri.
Howard terobsesi mendapatkan akses ke ruangan lampu karena percaya bahwa di sanalah terdapat sesuatu yang istimewa.
Namun, dia tidak pernah benar-benar menyelesaikan konflik dalam dirinya sendiri. Dia justru memilih kekerasan, dan mengambil sesuatu yang selama ini dilarang untuknya.
Keinginan mendapatkan kendali mutlak justru membuat Howard kehilangan segalanya, termasuk kewarasannya sendiri.
Film ini berpesan bahwa mengejar kebenaran, kekuasaan, atau validasi tanpa berani menghadapi keburukan dalam diri sendiri bisa berujung pada kehancuran.
Ending The Lighthouse tentang Cahaya yang Dicari Howard Justru Menghancurkannya!
Di penjelasan ending The Lighthouse memperlihatkan bagaimana obsesi dan keinginan menguasai sesuatu bisa membawa manusia menuju kehancuran.
Lemolist bisa terus mengeksplorasi penjelasan ending film dan series lainnya di Lemo Blue. Kami juga punya rekomendasi film Netflix yang viral, jadul, box office, hingga berbagai tontonan menarik yang layak masuk watchlist kamu!
