Pirates of the Caribbean 2 atau Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest adalah film bajak laut dengan kata kunci laut lepas, kapal hantu, dan utang berdarah ke makhluk laut berwajah gurita—semua ada di sini!
Film action-adventure fantasy garapan Gore Verbinski ini pertama kali dirilis pada Juli 2006, dan langsung bikin bioskop penuh sampai tembus $1 miliar lebih pendapatan dunia.
Dengan durasi 2 jam 31 menit dan rating PG-13, film ini berhasil menang 1 Oscar serta puluhan penghargaan lainnya. Siap-siap, karena di balik tawa khas Jack Sparrow, ada petualangan berbahaya di lautan kutukan yang bakal bikin kamu ikut terombang-ambing!
Table of Contents
Sinopsis Pirates of the Caribbean 2: Dead Man’s Chest

Kamu pasti tahu, kalau hidup Jack Sparrow itu nggak pernah jauh dari masalah. Nah, di Pirates of the Caribbean 2, masalahnya adalah utang darah ke makhluk laut paling menyeramkan — Davy Jones.
Jack Sparrow lagi-lagi kejar waktu. Ia punya utang jiwa ke Davy Jones, sang penguasa kedalaman laut yang dikenal karena wajahnya yang penuh tentakel. Kalau Jack nggak bisa melunasi utangnya, nasibnya tamat — terikat selamanya di dasar laut jadi budak abadi.
Satu-satunya cara untuk kabur dari takdir itu adalah dengan menemukan Dead Man’s Chest, peti misterius yang menyimpan hati Davy Jones sendiri.
Tapi petualangan Jack ini malah mengacaukan rencana bahagia Will Turner dan Elizabeth Swann. Rencana pernikahan mereka hancur total karena harus bantu Jack melarikan diri dan mencari jalan keluar dari kutukan laut itu.
Di tengah pelarian, Will Turner nemuin sesuatu yang bikin hatinya campur aduk — ayahnya, Bootstrap Bill Turner, ternyata masih “hidup”, tapi dalam bentuk mengerikan. Ia adalah bagian dari awak Flying Dutchman, kapal hantu di bawah kendali Davy Jones.
Will bertekad nyelamatin ayahnya dari kapal terkutuk itu. Masalahnya, cuma satu kapal yang cukup cepat buat menandingi Flying Dutchman — Black Pearl milik Jack Sparrow. Tapi misi ini jelas nggak semudah itu, karena Jones punya rencana sendiri untuk menagih utang lama Jack.
Nah, bagian ini jadi puncak aksi seru di Pirates of the Caribbean 2. Film ini ngenalin dua ikon baru dalam semesta bajak lautnya: awak kapal Flying Dutchman yang penuh teritip dan wajah mengerikan, serta The Kraken, monster laut raksasa yang muncul dari kedalaman buat menghancurkan kapal apa pun yang diperintahkan Davy Jones.
Setiap kali laut mendadak tenang, LemoList bisa tahu — sebentar lagi bakal ada kapal yang ditelan ombak. Dan tentu saja, Jack Sparrow selalu jadi target utama makhluk ganas itu.
Baca Juga, Yah! Skyfall (2012): Bond Jatuh, Bangkit, dan Bikin Deg-degan!
Penjelasan Ending Pirates of the Caribbean 2: Dead Man’s Chest

Bagian akhir Pirates of the Caribbean 2 ini bikin jantung deg-degan, LemoList! Setelah petualangan penuh kutukan dan utang darah, filmnya menutup dengan cliffhanger yang nggak cuma tragis, tapi juga nyiapin jalan buat sekuel At World’s End.
1. Perang Rebutan Dada Davy Jones
Di puncak kekacauan, Jack Sparrow, Will Turner, dan Norrington sama-sama ngincer Dead Man’s Chest, peti yang nyimpen hati Davy Jones. Ketiganya saling serang di tengah badai emosi dan ambisi.
Siapa yang menang? Norrington. Ia kabur bawa hati itu dan belakangan menyerahkannya ke Lord Cutler Beckett dari East India Trading Company. Langkah ini bikin peta kekuasaan lautan berubah total, karena sekarang Beckett pegang senjata paling berbahaya — kendali atas Davy Jones.
2. Pertarungan Terakhir: Jack Sparrow vs Kraken
Begitu semua orang kabur ke Black Pearl, bahaya belum selesai. Kapal hantu Flying Dutchman dan monster laut Kraken terus memburu Jack. Kru sempat berusaha melawan dengan jebakan mesiu, tapi monster itu terlalu kuat.
Jack sempat kabur naik sekoci kecil, tapi akhirnya balik — dalam gaya heroik khasnya — buat bantu teman-temannya. Saat semua orang melarikan diri, Elizabeth Swann sadar Jack jadi alasan mereka terus diburu. Dengan tenang, ia mencium Jack… lalu memborgolnya ke tiang kapal.
Momen itu jadi akhir tragis sang kapten: Jack Sparrow ditelan Kraken, tenggelam bersama kebanggaannya, Black Pearl.
3. Will Turner dan Rencana yang Gagal Total
Sepanjang cerita, Will Turner berharap bisa nyelamatin ayahnya, Bootstrap Bill, dari kutukan kapal Flying Dutchman. Ia percaya kecepatan Black Pearl bisa bantu mereka kabur dari Davy Jones. Tapi rencana itu runtuh.
Alasannya sederhana — utang Jack jauh lebih berat daripada yang Will pahami. Kraken tak tertarik pada siapa pun selain Jack, karena ia adalah bagian dari perjanjian dengan Davy Jones. Di titik ini, Will sadar: kutukan laut bukan sesuatu yang bisa dipatahkan semudah kabur dari badai.
4. Cliffhanger Gila dan Kembalinya Barbossa
Setelah kehilangan Jack, para penyintas Black Pearl datang ke Tia Dalma, sang penyihir laut misterius. Ia nanya satu hal: “Kalian mau selamatin Jack dan kapalnya?”
Saat mereka mengangguk, Tia Dalma bilang mereka butuh kapten yang tahu jalan ke dunia kematian. Langkah kaki berat pun terdengar dari tangga, dan muncullah Captain Barbossa, hidup lagi dengan apel di tangan dan senyum sinis di wajah.
Ia menatap mereka dan berkata, “So tell me, what’s become of my ship?” — kalimat yang langsung jadi legenda di dunia Pirates of the Caribbean 2.
Bonus Scene: Si Anjing Jadi Raja
Setelah semua drama itu, filmnya menutup dengan adegan ringan nan kocak. Di pulau para kanibal, anjing penjaga penjara yang sebelumnya kabur kini duduk di atas singgasana, tulang di mulutnya, dan warga suku berlutut di sekitarnya.
Yup, si anjing kini jadi kepala suku baru. Penutup absurd yang pas buat film sekacau dan semenyenangkan ini!
Baca Juga, Yah! Despicable Me 4: Dari Villain Jadi Ayah Hebat, Siapa Musuh Baru Gru?
Para Pemeran Pirates of the Caribbean 2: Dead Man’s Chest yang Bikin Lautan Hidup

Setiap karakter di Pirates of the Caribbean 2 punya pesonanya sendiri, LemoList! Dari kapten gila sampai makhluk laut berwajah gurita, semuanya bikin lautan terasa hidup. Yuk, kenalan lagi sama siapa aja yang meramaikan petualangan di film ini:
- Johnny Depp sebagai Captain Jack Sparrow – kapten nyentrik dengan logika ajaib dan pesona aneh yang bikin semua orang pusing.
- Orlando Bloom sebagai Will Turner – si pandai besi yang berubah jadi pahlawan sejati.
- Keira Knightley sebagai Elizabeth Swann – gadis bangsawan yang punya nyali lebih besar dari siapa pun di kapal.
- Bill Nighy sebagai Davy Jones – penguasa laut dalam yang dikutuk, lengkap dengan wajah tentakel paling ikonik.
- Jack Davenport sebagai James Norrington – mantan komandan angkatan laut yang terjebak dalam ambisi dan kehancuran.
- Jonathan Pryce sebagai Governor Weatherby Swann – ayah Elizabeth yang selalu kebingungan menghadapi dunia bajak laut.
- Stellan Skarsgård sebagai Bootstrap Bill Turner – ayah Will yang terikat abadi di kapal terkutuk.
- Tom Hollander sebagai Cutler Beckett – otak licik dari East India Trading Company yang ingin menguasai lautan.
- Naomie Harris sebagai Tia Dalma – penyihir laut misterius dengan aksen tebal dan rahasia gelap.
- Lee Arenberg sebagai Pintel – bajak laut kocak yang selalu punya komentar nyeleneh.
- Mackenzie Crook sebagai Ragetti – rekan setia Pintel dengan satu mata palsu yang legendaris.
- Kevin McNally sebagai Joshamee Gibbs – tangan kanan Jack yang paling bisa dipercaya (walau suka ngeluh).
- David Bailie sebagai Cotton – pelaut bisu yang “bicara” lewat burung kakaktua.
- Martin Klebba sebagai Marty – anggota kru mungil tapi tangguh di Black Pearl.
- David Schofield sebagai Mercer – kaki tangan setia Cutler Beckett.
- Alex Norton sebagai Captain Bellamy – kapten kapal dagang yang sial bertemu Jack.
- Lauren Maher sebagai Scarlett – salah satu wanita yang pernah “dijanjikan” cinta oleh Jack Sparrow.
- Nej Adamson sebagai Short Sailor – pelaut kecil dengan humor khas bajak laut.
- Geoffrey Rush sebagai Captain Barbossa – muncul di akhir film sebagai kejutan besar yang siap mengacau lagi di lautan!
Lautan Belum Selesai di Pirates of the Caribbean 2, Petualangan Baru Dimulai
Pirates of the Caribbean 2 jadi salah satu film yang berhasil ngasih keseimbangan antara aksi seru, humor absurd, dan tragedi yang nyangkut di kepala. Dari utang berdarah Jack Sparrow sampai kemunculan Davy Jones dan Kraken, semuanya terasa megah dan menegangkan.
Buat kamu yang suka petualangan penuh kejutan, film ini bakal bikin kamu terus mikir soal loyalitas, kutukan, dan kebebasan di tengah lautan tak bertepi.
Masih penasaran gimana nasib Jack setelah ditelan Kraken? Yuk, lanjut eksplor kisah-kisah seru lainnya bareng Lemo Blue — tempat ngobrol santai tentang film dan musik yang selalu punya cerita seru di baliknya!

