Penjelasan Ending The Great Gatsby 2013

Penjelasan Ending The Great Gatsby (2013): Kenapa Jay Masih Mau Berkorban? 

Ending The Great Gatsby sebenarnya bukan tentang kisah cinta yang gagal. Great Gatsby film 2013 garapan Baz Luhrmann, sementara rilisan tahun 1974 The Great Gatsby movie oleh Robert Redford.

Sama-sama mengadaptasi novel klasik F. Scott Fitzgerald dengan visual mewah khas era 1920-an, film ini mengkritik impian, kekayaan, dan obsesi. 

Dibintangi Leonardo DiCaprio sebagai Jay Gatsby, Tobey Maguire sebagai Nick Carraway, dan Carey Mulligan sebagai Daisy Buchanan, cerita berpusat pada usaha Jay merebut kembali cinta lamanya yang kini telah menikah. 

Bisa kah?

Penjelasan Ending The Great Gatsby: Mimpi Jay Hancur dalam Satu Hari

bagaimana makna Ending The Great Gatsby

Selama bertahun-tahun, Jay percaya bahwa uang bisa membawanya kembali kepada Daisy. 

Semua pesta mewah, rumah megah, hingga gaya hidup glamor yang ia bangun sebenarnya hanya memiliki satu tujuan: membuat Daisy kembali ke hidupnya.

Sayangnya, harapan itu mulai hancur ketika mereka semua berkumpul di Plaza Hotel, New York.

Kejadian di Plaza Hotel Mengungkap Kebenaran

Di tengah cuaca musim panas yang menyengat, Tom Buchanan akhirnya menantang Gatsby secara langsung. 

Ia membongkar asal-usul kekayaan Jay yang ternyata berasal dari bisnis ilegal penyelundupan alkohol (bootlegging). Hal itu membuat Daisy mulai ragu.

Selama ini Daisy memang masih memiliki perasaan kepada Jay. Namun ketika dihadapkan pada kenyataan bahwa Jay bukanlah sosok sempurna yang ia bayangkan, ia kehilangan keberanian untuk meninggalkan kehidupan lamanya bersama Tom.

Di momen inilah mimpi Gatsby sebenarnya sudah berakhir, meski ia sendiri belum menyadarinya.

Kecelakaan yang Mengubah Segalanya

Saat rombongan pulang ke Long Island, Daisy mengendarai mobil kuning milik Jay. Kondisinya masih syok dan emosinya kacau setelah pertengkaran di hotel.

Di saat bersamaan, Myrtle Wilson sedang menunggu Tom. Ketika melihat mobil kuning itu melaju, ia mengira Tom sedang mengendarainya.

Tanpa berpikir panjang, Myrtle berlari ke tengah jalan untuk menghentikan mobil tersebut. Namun yang mengemudi ternyata Daisy.

Karena panik, Daisy tidak mampu menghindar dan akhirnya menabrak Myrtle hingga tewas di tempat.

Jay Memilih Menanggung Kesalahan Daisy

Alih-alih menyerahkan Daisy kepada polisi, Jay mengambil keputusan yang mungkin paling menyakitkan sepanjang hidupnya.

Ia mengatakan kepada Nick bahwa ia akan mengaku sebagai pengemudi mobil tersebut jika penyelidikan dilakukan.

Ia rela kehilangan nama baik, kebebasan, bahkan nyawanya sendiri, asalkan Daisy tetap aman.

Keputusan ini menunjukkan bahwa cinta Gatsby kepada Daisy udah kayak obsesi.

Ia mau mau berkorban karena ia tetap percaya Daisy suatu hari akan memilihnya, meski semua tanda menunjukkan sebaliknya.

Tom Memanipulasi George Wilson

Sementara itu, George Wilson hancur setelah mengetahui istrinya meninggal. Tom memanfaatkan kondisi emosional George demi menyelamatkan dirinya dan Daisy.

Tom memberi tahu George bahwa mobil kuning itu milik Gatsby. Ia juga membiarkan George percaya bahwa Gatsby adalah pria yang berselingkuh dengan Myrtle sekaligus orang yang menabraknya.

Padahal Tom mengetahui siapa pengemudi sebenarnya. Dengan cara ini, Tom berhasil mengalihkan seluruh kemarahan George kepada Gatsby.

Baca Juga, Yah! Penjelasan Ending The Possession of Hannah Grace (2018): Yakin Iblisnya Benar-Benar Hilang?

Kenapa Gatsby Mati?

George Wilson yang dipenuhi rasa duka dan dendam akhirnya mendatangi rumah Gatsby. Saat itu ia sedang berenang di kolam renangnya, masih berharap Daisy akan meneleponnya.

Telepon yang ditunggu tidak ada. Sebaliknya, George menembaknya hingga tewas di tepi kolam.

Setelah membunuh Gatsby, George kemudian mengakhiri hidupnya sendiri.

Ironisnya, Gatsby meninggal bukan karena kesalahan yang ia lakukan, melainkan karena ia memilih melindungi seseorang yang bahkan tidak berusaha menyelamatkannya.

Akhir yang Paling Menyedihkan: Tidak Ada yang Datang ke Pemakaman Gatsby

Sepanjang film, rumah Gatsby selalu dipenuhi tamu. Ratusan orang menikmati pesta, musik, makanan, dan kemewahan yang ia sediakan setiap minggu.

Namun ketika Gatsby meninggal, semuanya menghilang. Nick Carraway menjadi satu-satunya orang yang berusaha mengurus pemakaman Gatsby.

Orang-orang yang dulu memanfaatkan kekayaannya tidak datang memberikan penghormatan terakhir.

Lebih menyakitkan lagi, Daisy dan Tom meninggalkan New York tanpa menghubungi siapa pun, seolah tidak pernah mengenal Gatsby.

Mereka berhasil melarikan diri dari semua konsekuensi, sementara orang-orang biasa seperti Gatsby, Myrtle, dan George justru menjadi korban.

Baca Juga, Yah! Penjelasan Ending Film Monster (2023): Minato dan Yori Akhirnya Bahagia (?)

Review Ending The Great Gatsby: Mimpi yang Tak Pernah Bisa Dikejar

Bagi sudut pandang Lemo Blue, film ini sebenarnya mengkritik American Dream (gagasan bahwa siapa pun bisa memperoleh kebahagiaan melalui kerja keras dan kekayaan).

Gatsby memang berhasil menjadi sangat kaya. Tetapi uang tidak pernah mampu menghapus masa lalunya sebagai orang biasa.

Di mata keluarga “old money” seperti Buchanan, Gatsby tetap dianggap orang luar. Karena itu, impiannya sejak awal hampir mustahil terwujud.

Lebih tragis lagi, Gatsby sebenarnya tidak mengejar masa depan. Ia mengejar kenangan.

Ia percaya hubungan dengan Daisy bisa kembali persis seperti lima tahun sebelumnya, padahal waktu telah mengubah keduanya menjadi orang yang berbeda.

“So we beat on, boats against the current, borne back ceaselessly into the past.”

Kalimat ini menggambarkan bahwa manusia terus berusaha bergerak maju, tetapi masa lalu selalu menarik kita kembali.

Gatsby yakin cahaya hijau di ujung dermaga melambangkan masa depan bersama Daisy. Padahal yang sebenarnya ia kejar hanyalah bayangan masa lalu yang sudah tidak mungkin kembali.

Ending The Great Gatsby: Saat Mimpi Lebih Berbahaya daripada Kenyataan

Pada ending The Great Gatsby ingin menyampaikan pesan bahwa obsesi terhadap masa lalu bisa menghancurkan seseorang. Gatsby mengira bisa dapetin Daisy kembali, padahal yang ia kejar hanyalah kenangan yang sudah berubah. 

Kalau kamu suka membaca penjelasan ending film yang rumit atau mencari rekomendasi film Netflix yang viral, film jadul, hingga film box office, jangan lupa jelajahi artikel lainnya di Lemo Blue.