50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case adalah salah satu true crime terbaru di Netflix, yang bikin ikut larut dalam kisah tragis yang cuma berlangsung 50 detik tapi mengguncang satu negara.
Serial dokumenter tiga episode ini rilis 13 November 2025 dan mengangkat kasus nyata pembunuhan Fernando Báez Sosa, mahasiswa hukum berusia 18 tahun di Argentina.
Dari gaya docudrama, rekaman asli, sampai wawancara keluarga, kamu diajak mengikuti cerita lengkapnya—mulai dari awal kejadian sampai proses mencari keadilan.
Table of Contents
Sinopsis 50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case — Apa yang Terjadi dalam 50 Detik Itu?

Semua berawal dari satu malam yang terlihat biasa, sampai berubah jadi tragedi yang menggema di seluruh Argentina. Dalam 50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case, kamu diajak mengikuti perjalanan terakhir Fernando Báez Sosa, mahasiswa hukum 18 tahun yang lagi liburan di Villa Gesell, kota pantai yang penuh pesta dan hiruk pikuk anak muda.
Malam itu, di depan klub La Brique, Fernando dikeroyok delapan pemain rugby muda sampai kehilangan nyawanya pada 18 Januari 2020. Serangannya cuma berlangsung sekitar 50 detik, tapi efeknya mengguncang satu negara.
Serial ini memakai gaya dokumenter yang merangkai cerita dari banyak sisi. Kamu melihat sudut pandang keluarga korban, mendengar suara keluarga para pelaku, sampai menyimak penjelasan para pengacara.
Rekaman ponsel, arsip pengadilan, dan testimoni saksi dibuat menyatu untuk menunjukkan bagaimana kejadian malam itu terjadi dan bagaimana keadilan dikejar.
Ada isu kekerasan, kelas sosial, dan rasisme yang ikut menyeruak. Serialnya bikin kamu paham kenapa tragedi 50 detik itu akhirnya menciptakan gelombang emosi besar di seluruh negara.
Baca Juga, Yah! Rekap Last Samurai Standing: Harga Diri di Era yang Tak Lagi Butuh Samurai
Rekap 50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case Lengkap per Episode

Bagian ini bakal ngebawa kamu menyusuri alur lengkap yang dibangun 50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case—dari malam kejadian sampai ruang sidang yang penuh tekanan.
Episode 1 — The End of the Summer
Kisah dibuka dengan pengenalan siapa Fernando Báez Sosa sebenarnya: anak yang ceria, penyayang, dan datang dari keluarga sederhana. Setelah usianya genap delapan belas, dia memutuskan liburan bareng teman-temannya ke Villa Gesell.
Malam yang harusnya cuma diisi musik dan tawa berubah tegang ketika adu mulut terjadi di dalam klub La Brique. Kedua kelompok—teman Fernando dan para pemain rugby dari Zárate—dikeluarkan oleh penjaga.
Saat Fernando menunggu di luar, sekelompok penyerang menemukan dia, menjatuhkannya ke tanah, lalu menggencarnya dengan tendangan hingga tak bernyawa. Semua berlangsung dalam hitungan 50 detik.
Episode 2 — Three Years on Hold
Masuk ke episode kedua, ritme cerita berubah lebih gelap. Para pelaku berusaha menutupi jejak, sebagian kabur, sebagian lagi sempat nongkrong di McDonald’s sambil bercanda soal apa yang mereka lakukan.
Keesokan harinya mereka ditangkap, dan bukti-bukti mulai terkumpul: ponsel, pakaian berlumur darah, rekaman CCTV, sampai video dari saksi. Semua cepat menyebar di media sosial, memicu amarah publik dan gelombang aksi solidaritas di berbagai kota.
Rasa kehilangan orang tua Fernando—Graciela Sosa dan Silvino Báez—terasa sangat kuat di sini. Proses hukum berjalan lambat, persidangan baru dibuka tiga tahun kemudian, Januari 2023.
Episode 3 — Endless Night
Episode terakhir membawa kamu masuk ke ruang sidang, tempat ketegangan terasa dari awal sampai akhir. Dengan sekitar 130 saksi yang memberikan kesaksian, setiap detil malam tragedi itu dibedah habis.
Para terdakwa akhirnya bersuara, sementara jaksa menegaskan itu adalah serangan yang terencana dan dilakukan bersama. Bukti chat, video, dan sepatu milik Máximo Thomsen yang mengandung DNA Fernando menjadi titik kunci.
Di tengah semua itu, keluarga Fernando dan para sahabatnya kembali mengenang siapa dia sebenarnya—sosok yang kini dibicarakan satu negara. Episode menutup pada momen pembacaan vonis, 6 Februari 2023, yang mengguncang ruang sidang dan seluruh Argentina.
Baca Juga, Yah! Rekap The Crystal Cuckoo: Semua Orang Bohong, Semua Orang Berbahaya
Penjelasan Ending 50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case

Bagian ending ini bakal ngebawa kamu ke momen paling emosional di seluruh serial—ketika semua bukti akhirnya berbicara, dan pengadilan memutuskan nasib delapan pria yang merenggut hidup Fernando.
Putusan Hakim untuk Para Pelaku
50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case menutup ceritanya dengan pembacaan vonis pada 6 Februari 2023.
8 terdakwa dinyatakan bersalah atas pembunuhan berencana dengan dua faktor pemberat. Momen ini jadi titik balik besar, bukan hanya dalam ruang sidang, tapi juga di tengah masyarakat Argentina yang menunggu keadilan.
Perbedaan Hukuman: Siapa Dapat Seumur Hidup, Siapa Dapat 15 Tahun
Lima nama dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sebagai pelaku utama: Enzo Comelli, Ciro Pertossi, Luciano Pertossi, Máximo Thomsen, dan Matías Benicelli.
Tiga lainnya—Ayrton Viollaz, Blas Cinalli, dan Lucas Pertossi—mendapat hukuman 15 tahun karena dianggap punya peran sekunder. Pembagiannya tegas, tapi tetap memicu perdebatan panjang.
Respons Keluarga, Pengacara, dan Publik
Setelah vonis dibacakan, reaksi emosional langsung terasa. Pengacara keluarga korban, Fernando Burlando, mengatakan putusan itu masih meninggalkan ruang kosong.
Dia ingin tiga pelaku yang mendapat 15 tahun juga dihukum seumur hidup, dan membuka peluang membawa kasus ini ke Mahkamah Agung Argentina. Di luar sana, publik melihat putusan ini sebagai kemenangan kecil di tengah luka besar.
Pesan Penutup Serial: Keadilan vs Luka yang Tak Pernah Sembuh
Serialnya mengakhiri cerita bukan dengan sorakan kemenangan, tapi refleksi. Kalimat yang tertinggal jelas:
Hukuman seumur hidup tidak pernah mengembalikan nyawa, tidak menyembuhkan kehilangan, dan tidak menghapus kehancuran dua keluarga yang kini hidup dalam sisi berbeda tragedi ini.
Ending ditutup dengan adegan menyentuh tentang seorang teman Fernando yang mengikuti seekor anjing hitam bernama Rex—lalu menato nama “Fer” secara terbalik, simbol kenangan yang tidak akan hilang.
Daftar “Pemain”: Orang-Orang Nyata dalam 50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case
Sebelum kita turun ke daftar nama-nama pentingnya, LemoList, bagian ini bakal jadi panduan cepat untuk mengenali siapa saja yang muncul dan berperan langsung dalam kisah nyata yang disorot serial ini.
- Fernando Báez Sosa sebagai korban, mahasiswa hukum 18 tahun dan satu-satunya anak dari imigran Paraguay.
- Graciela Sosa dan Silvino Báez sebagai orang tua Fernando, suara paling kuat yang hadir di seluruh cerita.
- Martín Rocca sebagai sutradara yang mengarahkan keseluruhan docuseries.
- Alejandra Sarmiento sebagai produser.
- Fernando Burlando sebagai pengacara keluarga korban.
- Hugo sebagai pengacara para terdakwa.
- Máximo Thomsen sebagai terpidana pelaku utama dengan hukuman seumur hidup.
- Ciro Pertossi sebagai terpidana pelaku dengan hukuman seumur hidup.
- Luciano Pertossi sebagai terpidana pelaku dengan hukuman seumur hidup.
- Matías Benicelli sebagai terpidana pelaku dengan hukuman seumur hidup.
- Enzo Comelli sebagai terpidana pelaku dengan hukuman seumur hidup.
- Ayrton Viollaz sebagai terpidana aksesori dengan hukuman 15 tahun.
- Blas Cinalli sebagai terpidana aksesori dengan hukuman 15 tahun.
- Lucas Pertossi sebagai terpidana aksesori dengan hukuman 15 tahun sekaligus perekam bagian kejadian.
- Emilia Petrossi sebagai keluarga terdakwa, muncul saat mengajukan permohonan yang ditolak.
- Mauro Petrossi sebagai ayah keluarga Petrossi yang membagikan ceritanya saat anak-anaknya berada di penjara.
- Juan Pedro Guarino, Alejo Milanesi, dan Tomás Collazo sebagai mantan tersangka yang tidak didakwa karena kurang bukti.
Luka 50 Detik yang Menggema Panjang
Setelah ngikutin perjalanan 50 Seconds: The Fernando Báez Sosa Case, kamu pasti kerasa gimana sebuah peristiwa singkat bisa meninggalkan luka panjang buat keluarga, masyarakat, bahkan satu negara.
Cerita Fernando adalah potret nyata tentang kekerasan, privilege, dan rasialisme yang membentuk dinamika sosial Argentina. Dokumenter ini ngasih kamu ruang buat melihat setiap sisi—keluarga korban, keluarga pelaku, sampai detail hukum di balik perjuangan mencari keadilan.
Kalau kamu suka cara cerita setegas dan sejujur dokumenter ini dalam membuka realita, masih banyak rekap series lain yang bisa kamu jelajahi. Yuk, lanjut eksplor dunia cerita di Lemo Blue, biar kamu nggak ketinggalan kisah-kisah yang bikin mikir dan nyantol lama di kepala.

