Berapa kali kamu dengar istilah sequel atau prequel saat ngobrolin film, tapi masih suka ketuker artinya?
Sequel adalah film lanjutan yang ceritanya langsung meneruskan kisah dari film sebelumnya—biasanya masih berada di semesta yang sama, dengan karakter dan konflik baru yang berkembang dari cerita lama.
Contohnya bisa liat dalam Marvel Cinematic Universe, film seperti Thor: Love and Thunder, Black Panther: Wakanda Forever, dan Doctor Strange in the Multiverse of Madness berfungsi sebagai sequel dalam perjalanan masing-masing karakter.
Sementara itu, prequel adalah kebalikannya: film ini dirilis setelah film utama, tapi latar waktunya mundur ke masa lalu untuk membongkar asal-usul karakter atau kejadian penting. Untuk prequel, contohnya Annabelle: Creation (2017) yang membongkar asal-usul boneka terkutuk sebelum kejadian di film Annabelle(2014).
Table of Contents
Tapi, Selain Sequel dan Prequel ada Juga…

Selain sequel dan prequel, dunia perfilman juga punya beberapa istilah lain yang sering muncul dan nggak kalah bikin bingung.
Remake
Remake adalah versi baru dari film yang sebelumnya sudah pernah dibuat. Ceritanya umumnya masih mengikuti alur dan konsep film asli, tapi dengan beberapa penyesuaian—entah dari segi setting, karakter, atau gaya penceritaan—agar terasa lebih relevan dengan penonton masa kini.
Remake sering dibuat bertahun-tahun setelah film originalnya, baik sebagai bentuk penghormatan maupun untuk memperkenalkan cerita populer ke generasi baru, termasuk lintas negara.
Contoh remake yang dekat dengan penonton Indonesia adalah Miracle in Cell No. 7 (2022), adaptasi ulang dari film Korea Selatan rilisan 2013.
Ocean’s Eleven (2001) juga merupakan remake dari film dengan judul sama yang rilis tahun 1960.
Disney pun aktif membuat remake live-action dari film animasinya, seperti The Little Mermaid, Snow White, Pinocchio, Peter Pan & Wendy, hingga The Lion King.
Selain itu, The Ring dan The Magnificent Seven adalah contoh remake Hollywood dari film Asia, yaitu Ringu dan Seven Samurai.
Reboot
Kalau reboot bisa dibilang sebagai “mulai dari nol”. Film jenis ini mengulang sebuah franchise dengan cerita dan dunia yang benar-benar baru, tanpa terikat dengan alur film sebelumnya.
Meski sering masih memakai karakter ikonik yang sama, reboot membuang kontinuitas lama untuk membangun identitas baru—biasanya dengan pendekatan visual dan teknologi yang lebih modern dan spektakuler.
Untuk reboot, The Amazing Spider-Man (2012) memulai ulang kisah Spider-Man dengan versi cerita dan karakter yang berbeda dari trilogi sebelumnya.
The Batman garapan Matt Reeves juga termasuk reboot karena menghadirkan dunia Batman yang sepenuhnya baru, terpisah dari versi Tim Burton, Christopher Nolan, maupun Zack Snyder.
Jumanji: Welcome to the Jungle adalah reboot modern dari Jumanji (1995), sementara Home Sweet Home Alone mencoba menghidupkan kembali franchise Home Alone dengan tokoh anak yang baru.
Spin-off
Spin-off adalah cabang cerita dari film atau seri utama yang berfokus pada karakter pendukung. Karakter ini biasanya sudah menarik perhatian penonton di cerita aslinya, lalu dikembangkan lebih jauh lewat kisah dan sudut pandang yang berbeda.
Spin-off sering menjauh dari konflik utama, tapi tetap berada di semesta yang sama. Contoh spin-off yang populer antara lain Bumblebee (2018), yang memusatkan cerita pada satu karakter dari franchise Transformers.
Minions (2016) mengangkat karakter kecil dari Despicable Me dan menceritakan asal-usul mereka tanpa fokus pada Gru.
Di ranah serial, Better Call Saul adalah spin-off dari Breaking Bad yang menyoroti Saul Goodman. Sementara Black Widow (2021) mengeksplorasi kisah pribadi Natasha Romanoff di luar film The Avengers.
Crossover
Sementara itu, crossover adalah momen ketika karakter dari dua atau lebih film atau franchise berbeda dipertemukan dalam satu cerita. Untuk crossover, contoh paling ikonik tentu The Avengers (2012) yang menyatukan Iron Man, Captain America, Hulk, dan karakter lain dari film terpisah.
Ada juga film “versus” seperti Alien vs. Predator, Freddy vs. Jason, Godzilla vs. Kong, hingga Batman vs. Superman yang mempertemukan karakter dari semesta berbeda dalam satu layar.
Ada Juga Istilah Khusus dalam Film

Selain istilah yang sudah umum tadi, ternyata masih ada juga istilah-istilah khusus dalam dunia film yang dipakai untuk menjelaskan format cerita yang lebih spesifik.
Meski jarang disebut secara kasual, istilah ini sering muncul di pembahasan film franchise besar.
Midquel
Midquel adalah film yang ceritanya berlangsung di waktu yang sama dengan film utama. Bukan lanjutan dan bukan juga cerita masa lalu, midquel biasanya berfungsi mengisi celah cerita yang belum sempat dieksplor di film aslinya—misalnya kejadian penting yang terjadi “di balik layar”.
Sebagai midquel, Bambi 2 mengembangkan cerita yang terjadi di tengah-tengah timeline film Bambi pertama.
Interquel
Berbeda tipis tapi nggak sama, interquel adalah cerita yang posisinya berada di antara dua film yang sudah rilis. Artinya, film ini sekaligus berperan sebagai sekuel dari film pertama dan prekuel untuk film berikutnya, menjembatani alur cerita agar terasa lebih utuh.
Sementara interquel bisa dilihat pada The Animatrix, yang ceritanya berada di antara The Matrix dan The Matrix Reloaded, menjembatani dua film tersebut.
Threequel dan Quadriquel
Istilah threequel dipakai untuk menyebut film ketiga dalam satu franchise, sementara quadriquel merujuk pada film keempatnya. Meski terdengar agak lucu, istilah ini cukup sering digunakan di kalangan media dan penggemar film.
Requel
Requel adalah istilah yang cukup jarang, tapi menarik. Film jenis ini merupakan kombinasi antara sequel dan reboot—ceritanya masih terhubung dengan film lama, namun sekaligus mereset sebagian elemen cerita untuk menarik penonton baru.
Original Film (Film Asli)
Sesuai namanya, original film atau film asli adalah film pertama yang menjadi fondasi sebuah seri atau semesta cerita. Dari sinilah semua sequel, prequel, spin-off, dan format lainnya berkembang.
Memahami Istilah Film Biar Nonton Makin Nyambung

Lewat pembahasan ini, kamu sekarang sudah punya gambaran jelas tentang berbagai istilah penting di dunia film—mulai dari sequel adalah lanjutan cerita, prequel yang mundur ke masa lalu, hingga remake, reboot, spin-off, dan format khusus seperti midquel atau interquel.
Pemahaman ini bikin kamu nggak cuma sekadar nonton, tapi juga lebih paham arah cerita, posisi film dalam sebuah franchise, dan alasan kenapa sebuah film dibuat dengan konsep tertentu.
Dengan bekal ini, setiap kali baca berita film atau dengar pengumuman proyek baru, kamu bisa langsung nangkap konteksnya tanpa bingung lagi.
Buat Lemolist yang pengin terus update soal istilah film, franchise terbaru, dan insight menarik seputar dunia sinema dan series, jangan ragu buat eksplorasi artikel-artikel lainnya di Lemo Blue.

