Ost jumbo selalu punya cara sendiri buat nyentuh emosi, dan “Selalu Ada di Nadimu” adalah salah satu buktinya. Dirilis pada 20 Maret 2025, lagu ini dinyanyikan Bunga Citra Lestari sebagai original soundtrack film JUMBO.
Buat kamu, yang penasaran dengan ost jumbo lirik dan maknanya, lagu ini bukan sekadar musik latar.
Diciptakan oleh Arya “Lale” Aditya, Ilman Ibrahim, dan Nino, serta diproduseri Laleilmanino bersama Alvin Witarsa, lirik lagu ost jumbo ini mengusung pop dengan sentuhan musik anak.
Secara fakta, lagu ini adalah pesan cinta dan bimbingan orang tua—tenang, jujur, dan dirancang untuk menemani anak tumbuh menghadapi dunia.
Table of Contents
Makna Lagu OST Jumbo “Selalu Ada di Nadimu” (Dibedah per Bagian)
Dari Sudut Pandang Lemo Blue, inti lagu OST Jumbo “Selalu Ada di Nadimu” bercerita tentang cinta dan doa orang tua yang ingin tetap menemani anaknya, bahkan saat mereka tidak selalu bisa hadir secara fisik.
Lagu ini adalah pesan persiapan: hidup akan keras, capek itu wajar, menangis tidak apa-apa, dan semua usaha anak tidak akan sia-sia.
Lewat liriknya, orang tua seolah berkata bahwa lagu ini akan menjadi pegangan saat anak tumbuh dewasa—pengingat bahwa ada cinta yang selalu tinggal di hati, apa pun yang sedang dihadapi.
Play lagunya sambil baca makna lengkapnya yang dibahas per bagian di bawah ini, Lemolist!
Verse 1: Saat Orang Tua Mulai Melepaskan
Kala nanti badai ‘kan datang Angin akan buat kau goyah Maafkan, hidup memang Ingin kau lebih kuat Andaikan saat itu datang Kami tak ada menemani Aku ingin kau mendengar Nyanyianku di sini
Di bagian ini, lirik ost jumbo langsung bicara soal realita. Badai dan angin jadi simbol dunia yang bisa bikin goyah siapa saja. Ada pengakuan jujur bahwa hidup memang keras karena tujuannya menguatkan.
Orang tua sadar mereka nggak selalu ada di samping anak, jadi lirik lagu ost jumbo ini diposisikan sebagai suara yang tetap menemani, bahkan saat mereka sudah tak hadir secara fisik.
Chorus: Dunia Keras, Tapi Kamu Boleh Capek

Sedikit demi sedikit Engkau akan berteman pahit Luapkanlah saja bila harus menangis Anakku, ingatlah semua Lelah tak akan tersia Usah kau takut pada keras dunia
Masuk chorus, pesannya terasa lebih personal lewat sapaan “Anakku”. Ost jumbo lirik ini memvalidasi rasa lelah dan tangis tanpa menghakimi.
Capek dianggap wajar, tangis bukan kelemahan. Intinya jelas: semua usaha tidak akan sia-sia, dan dunia yang keras tidak perlu ditakuti sendirian.
Verse 2: Doa yang Nggak Pernah Pulang
Akhirnya takkan ada akhir Doaku agar kau selalu Arungi hidup berbalut Senyuman di hati Doaku agar kau selalu Ingat bahagia meski kadang Hidup tak baik saja
Bagian ini menguatkan peran doa orang tua yang terus berjalan, bahkan saat anak melangkah jauh.
Lirik ost jumbo menekankan harapan sederhana: anak tetap membawa senyum di hati dan mengingat bahagia, meski hidup sedang tidak baik-baik saja. Doa digambarkan sebagai cinta yang paling konsisten.
“Ah-ah…”
Interlude hadir sebagai jeda emosional. Tidak ada kata, tapi justru memberi ruang napas sebelum pesan terakhir disampaikan. Di sini, musik bekerja menggantikan kalimat.
Outro: Lagu Ini Akan Mengejarmu di Masa Depan
Nyanyian ini bukan sekedar nada Aku ingin kau mendengarnya Dengan hatimu, bukan telinga Ingatlah ini bukan sekedar kata Maksudnya kelak akan menjadi makna Ungkapan cintaku dari hati
Penutupnya menegaskan bahwa lagu ini lebih dari rangkaian bunyi. Pendengar diajak menyerap maknanya dengan hati.
Seiring waktu, pesan dalam ost jumbo ini akan tumbuh maknanya. Dan kalau kamu bertanya ost jumbo terasa jelas di sini: karya ini lahir dari cinta orang tua yang ingin tinggal lebih lama dalam hidup anaknya.
OST Jumbo yang Tinggal di Hati, Bukan di Layar

Ost jumbo “Selalu Ada di Nadimu” terasa seperti pesan yang sengaja dititipkan untuk didengar di waktu yang tepat. Lewat lirik yang sederhana dan jujur, lagu ini merangkum cinta, doa, dan kesiapan orang tua melepas anak menghadapi dunia.
Saat kamu menyimak lirik lagu ost jumbo ini, maknanya tumbuh perlahan—tentang lelah yang wajar, tangis yang boleh, dan keyakinan bahwa cinta orang tua tidak pernah benar-benar pergi.
Buat kamu yang suka menggali makna lagu dan berita musik yang punya rasa, masih banyak kisah menarik lain yang bisa kamu temukan. Pelan-pelan saja, lanjutkan perjalanan musikmu bareng Lemo Blue, tempat lagu-lagu nggak cuma didengar, tapi juga dipahami.

