Makna Lagu Summertime Sadness Lana Del Rey

‘Summertime Sadness’ Lana Del Rey: “Sedih Di atas Kebahagiaan Orang Lain”

Summertime Sadness bukan cuma lagu mellow yang sering kamu dengar pas lagi galau di malam minggu, tapi juga potret jujur dari hati Lana Del Rey saat ia mencoba menulis kejujuran tanpa kompromi. 

Di suatu musim panas di Santa Monica, Lana duduk di bawah kabel listrik yang berdesis, ngerasa hampa tapi juga ingin hidup lagi. Dari situ lahirlah barisan lirik yang terasa “sad and gorgeous” — sedih tapi indah. 

Ia menulis bukan karena ingin hits, tapi karena ingin jujur sama diri sendiri. Dan hasilnya? Lagu yang bikin kamu ikut tenggelam dalam melankolia musim panasnya.

Makna Lagu Summertime Sadness Lana Del Rey

Summertime Sadness Lana Del Rey makna

Setiap bait dalam lagu Summertime Sadness terasa seperti catatan harian seseorang yang mencoba menahan air mata di tengah langit musim panas. 

Lana Del Rey mengajak kamu menyelami tiga lapisan emosi — dari paradoks kebahagiaan semu, cinta yang hancur, hingga nostalgia yang manis sekaligus menyakitkan. 

1. Paradox Musim Panas dan Kesedihan

Kamu mungkin pernah ngerasa sedih di saat semua orang terlihat bahagia. Nah, itu inti dari lagu Summertime Sadness. 

Lana menulis tentang suasana musim panas yang seharusnya hangat dan ceria, tapi justru terasa hampa. Ia menggambarkan kontras yang tajam antara sinar matahari dan kesepian yang menempel di dada. 

Rasa sedih yang muncul di momen paling indah ini bikin lagu ini terasa jujur dan nyata — kayak emosi yang kamu simpan di balik senyum pas liburan panjang.

2. Cinta, Kehilangan, dan Duka

Di bagian ini, lagu Summertime Sadness mulai terasa makin dalam. Liriknya mencerminkan kisah seseorang yang kehilangan sosok terdekat — entah kekasih, sahabat, atau mungkin cinta yang tak bisa dipertahankan. 

Permintaan “one last kiss before I go” jadi simbol perpisahan yang berat, dan kalimat “Baby, you’re the best” terasa seperti surat cinta terakhir. 

Banyak yang menafsirkan lagu ini sebagai bentuk duka atas kematian seseorang, mungkin juga kisah cinta yang berakhir tragis. Setiap kata membawa perasaan rindu, penyesalan, dan cinta yang tak sempat diungkapkan lagi.

3. Nostalgia dan Pelarian Diri

Setelah kehilangan, datanglah fase pelarian. Lagu Summertime Sadness menggambarkan bagaimana seseorang mencoba melupakan rasa sakit lewat kenangan dan kebebasan semu. 

Baris “Cruising down the coast goin’ ’bout 99” seperti ajakan untuk kabur dari realita — mencari sensasi agar hati nggak terus tenggelam. Tapi di balik nuansa elektrik dan suara mesin itu, ada nostalgia pahit yang tetap menghantui. 

Beberapa tafsir bahkan menyebutkan lagu ini menyiratkan keinginan untuk “pergi selamanya,” demi bisa kembali bersatu dengan sosok yang telah tiada. Sedih, tapi juga indah dalam cara yang sulit dijelaskan.

Baca Juga, Yah! ‘Berghain’ ROSALÍA, Björk & Yves Tumor: Nemuin Makna Di Balik Luka

Kisah Tragis dalam Video Musik

Summertime Sadness Lana Del Rey makna lagu

Kalau kamu nonton video musik lagu Summertime Sadness, kamu bakal langsung ngerasa suasananya gelap tapi indah — kayak mimpi yang perlahan berubah jadi kenangan pahit. 

Cinta yang Tak Bisa Diselamatkan

Dalam video ini, Lana beradu akting dengan Jaime King. Keduanya digambarkan sebagai sepasang kekasih yang terjebak di antara cinta dan kehilangan. 

Setiap adegan terasa sunyi, tapi emosinya meledak lewat tatapan dan gerak tubuh yang pelan. Hubungan mereka terlihat penuh kasih, tapi juga rapuh — seperti musim panas yang indah tapi cepat berlalu.

Akhir yang Menyesakkan

Klimaks video lagu Summertime Sadness benar-benar mengguncang. Kedua karakter akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka dengan melompat dari jembatan. 

Aksi tragis itu terasa seperti bentuk cinta terakhir, keputusan dua jiwa yang ingin tetap bersama meski harus berakhir di kegelapan. Visualnya penuh kabut, cahaya oranye, dan slow motion yang mempertegas perasaan duka mendalam.

Video ini memperkuat pesan lagu tentang kehilangan, kesetiaan, dan betapa tipisnya batas antara cinta dan kehancuran. Semua elemen — dari sinematografi sampai ekspresi — membungkus Summertime Sadness jadi karya visual yang menghantui tapi sulit dilupakan.

Baca Juga, Yah! ‘Mood Swings’ Henry Moodie: Nggak Apa-Apa Kok Kalau Lagi Nggak Baik-Baik Aja

Ketika Kesedihan Jadi Indah di Musim Panas

Summertime Sadness Lana Del Rey arti lagu

Lewat lagu Summertime Sadness, Lana Del Rey berhasil mengubah rasa kehilangan jadi karya yang terasa puitis dan abadi. Setiap liriknya menggambarkan perasaan rapuh yang pernah kita alami — kesedihan, cinta, dan kenangan yang sulit dilepaskan. 

Nuansa melankolisnya bukan sekadar duka, tapi juga refleksi tentang bagaimana keindahan bisa lahir dari rasa sakit. Itulah yang membuat lagu ini tetap hidup di hati pendengarnya, bahkan setelah bertahun-tahun berlalu.

Kalau kamu ikut terbawa suasana dari lagu Summertime Sadness, jangan berhenti di sini ya, LemoList! Masih banyak kisah dan makna menarik dari dunia musik yang bisa kamu temukan. Yuk, jelajahi lebih banyak berita musik dan cerita di balik lagu-lagu penuh emosi lainnya hanya di Lemo Blue.