Bagaimana kalau aku tidak baik baik saja — sebuah kalimat sederhana yang jadi judul lagu pop milik Judika, dirilis pada 31 Juli 2021. Lagu ini ditulis oleh Tiroy Sihotang bersama Judika sendiri, dan sejak awal memang terasa jujur.
Lewat cerita patah hati, lagu ini bicara tentang penyesalan, kenangan, dan satu hal yang sering kamu alami tapi jarang diucapkan: proses move on yang nggak seimbang.
Di saat satu orang terlihat sudah baik-baik saja, yang lain masih tertinggal di rasa yang sama. Lewat liriknya, Judika nggak berusaha terdengar kuat.
Table of Contents
Dari Sudut Pandang Lemo Blue, Makna Lagu Bagaimana kalau aku tidak baik baik saja Judika Tentang…
Seseorang yang belum bisa move on setelah putus, sementara orang yang ia cintai terlihat sudah baik-baik saja.
Lagu ini menggambarkan perasaan penyesalan, rindu, dan ketimpangan emosi setelah perpisahan.
Tokohnya masih terjebak di kenangan, mempertanyakan keadaannya sendiri, dan jujur mengakui bahwa hatinya belum pulih. Lagu ini tentang menerima kenyataan pahit bahwa tidak semua luka sembuh di waktu yang sama.

Penyesalan yang Datang Terlambat (Makna di Bagian Verse)
Di bagian awal lagu, Judika langsung menarik kamu masuk ke satu rasa yang sering datang setelah semuanya terlambat: penyesalan.
Dalam lirik lagu bagaimana kalau aku tidak baik baik saja, keinginan untuk memutar waktu bukan soal ingin kembali bersama. Ini tentang kelelahan batin.
Rasa sakit yang ditinggalkan hubungan itu begitu besar sampai tokohnya berpikir, mungkin akan lebih baik jika semua ini tidak pernah dimulai.
Makna lirik lagu kalau aku tidak baik baik saja di bagian ini juga menyorot ironi cinta. Pertemuan yang dulu terasa seperti awal bahagia, kini justru dikenang sebagai titik mula luka. Penyesalan hadir bukan karena cinta itu salah, tapi karena dampaknya masih terasa sampai sekarang.
Terjebak di Ingatan, Sementara Dia Sudah Melangkah (Chorus)

Masuk ke bagian chorus, lagu ini berhenti berputar-putar dan langsung bicara jujur.
Kalimat ini adalah inti dari arti lirik. Sebuah pertanyaan sederhana, tapi berat. Judika menempatkan dirinya sebagai seseorang yang belum selesai, dan berani mengakuinya tanpa topeng.
Di lirik lagu Judika bagaimana kalau aku tidak baik baik saja, tokohnya masih hidup dalam kenangan. Setiap detail masa lalu terus berulang, sementara orang yang dicintainya terlihat sudah melanjutkan hidup dengan ringan.
Bagian ini menegaskan satu realita pahit: luka tidak pernah adil. Satu orang bisa terlihat baik-baik saja, sementara yang lain masih berjuang setiap hari. Chorus jadi pengakuan bahwa proses pulih tidak selalu berjalan beriringan.
Saat Realita Mulai Menyakitkan (Bagian Bridge)
Setelah emosi memuncak, lagu bagaimana kalau aku tidak baik baik saja membawa kamu ke fase yang lebih sunyi: menerima kenyataan.
Makna lirik lagu semakin terasa saat muncul kemungkinan bahwa sang mantan telah menemukan pengganti. Tidak ada amarah berlebihan, hanya rasa sesak yang ditelan pelan-pelan.
Meski realita mulai jelas, masih ada sisa harapan yang enggan dilepas. Ada keyakinan tipis bahwa perasaan itu belum sepenuhnya hilang. Di sinilah lagu ini terasa manusiawi—tidak sepenuhnya ikhlas, tapi tidak menyangkal kenyataan.
Perbedaan yang dimaksud bukan jarak fisik, melainkan posisi hati. Satu sudah melangkah ke depan, satu lagi masih berdiri di tempat yang sama. Bridge ini menggambarkan fase abu-abu antara bertahan dan melepaskan.
Menerima Perpisahan, Tapi Tidak Melupakan (Outro Lagu)
Di bagian akhir, lagu bagaimana kalau aku tidak baik baik saja tidak menawarkan akhir yang bahagia, tapi akhir yang jujur.
Kalimat ini menandai titik penerimaan. Dalam lirik lagu, tokohnya akhirnya mengakui bahwa tidak semua cinta ditakdirkan bertahan, meski perasaannya belum sepenuhnya reda.
Outro menutup lagu dengan pengakuan yang tenang: orang itu akan selalu ada di hati. Lagu ini menegaskan bahwa move on bukan soal menghapus kenangan, tapi belajar hidup dengan rasa yang tersisa, Lemolist.
Baca Juga, Yah! ‘Breakeven’ The Script: Dia Udah Move On, Tapi Kamu Masih Hancur
Tidak Baik-Baik Saja Itu Bagian dari Proses

Lagu Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik-Baik Saja menutup ceritanya tanpa janji manis tentang sembuh yang cepat. Judika memilih jujur dengan rasa tertinggal, penyesalan, dan ketimpangan emosi setelah perpisahan.
Makna lagu ini sederhana tapi dalam: tidak semua orang bisa pulih di waktu yang sama, dan itu bukan kelemahan. Lagu ini memberi ruang bagi siapa pun yang masih berusaha berdamai dengan luka yang belum sepenuhnya reda.
Kalau kamu suka mengulik makna lagu, cerita di balik musik, dan berita musik yang dekat dengan perasaan, jangan ragu buat terus eksplor konten lainnya di Lemo Blue.

