Makna Lagu Hurts LANY

‘Hurts’ LANY: Sangat Mencintai Seseorang Artinya Siap Terluka

Hurts jadi salah satu lagu LANY yang rasanya langsung nyentuh dada sejak detik pertama. Dari sini, kamu bakal diajak masuk ke momen ketika sebuah lagu pop sederhana berubah jadi potongan cerita yang dekat banget dengan hidup. 

“Hurts” adalah track ke-10 dari album LANY (2017), ditulis Paul Klein, Les Priest, dan Jake Goss—dan bahkan jadi favorit Les sendiri. 

Kerennya lagi, lirik tulisan tangan lagu ini pernah muncul di zine eksklusif selama kinda tour 2016. Dari studio sampai lembaran zine, lagu ini kayak punya napas emosinya sendiri.

Makna Lagu Hurts LANY— Cinta Yang Dalam, Luka Yang Mengikuti

Hurts LANY

Menurut sudut pandang Lemo Blue, inti lagu Hurts sebenarnya sederhana: cinta bikin kita berani, tapi keberanian itu datang dengan risiko yang nggak main-main.

Lagu ini menggambarkan hubungan yang mulai retak, di mana rasa sayang yang tumbuh malah membawa rasa sakit yang ikut membesar. Pesan utamanya terang: the more you love, the more it hurts. Semakin kamu membuka hati, semakin besar peluang untuk terluka.

Lagu ini ngajak kamu ngelihat bahwa kerentanan itu menakutkan, tapi tetap bagian dari hidup. Saat kamu menaruh hati di tempat yang terlihat, risiko patah hati ikut nongol di depan mata. Lagu ini mempertanyakan satu hal penting: 

Apakah semua rasa takut itu tetap layak dijalani demi cinta yang kamu perjuangkan?

Baca Juga, Yah! ‘Hericane’ LANY: Cintaku Nggak Bisa Dihempas Badai!

Bedah Lirik Lagu Hurts LANY — Cerita yang Kebuka Pelan-Pelan di Tiap Bait

Hurts LANY makna

Lemo Blue akan ngasih kamu gambaran detail tentang gimana lagu Hurts memotret perjalanan emosi yang naik-turun dalam sebuah hubungan yang rapuh.

1. Chorus — Paradox yang Paling Nyayat

Di chorus, kamu langsung diajak masuk ke pertanyaan yang sering muncul saat cinta mulai tumbuh: kenapa awalnya terasa mudah, tapi akhirnya runtuh? 

Rasa sakit baru muncul ketika hubungan sudah punya ikatan. Ungkapan bahwa semakin mencintai seseorang, semakin besar lukanya, jadi gambaran risiko emosional yang muncul begitu hati mulai serius.

Di sini bikin kita sadar, apakah ini alasan orang-orang memilih untuk HTS-an aja yah? Menurut LemoList gimana? 

2. Verse 1 — Sunyi, Overthinking, dan Kebiasaan yang Menghantui

Masuk ke verse pertama, ceritanya makin personal. Tokohnya terjebak dalam pola lama yang melelahkan. Ia merasa membuang masa mudanya sambil mempertanyakan apakah dirinya lebih baik sendiri. 

Ada kebiasaan kecil yang ternyata memperparah perasaan: begadang sambil terpaku pada ponsel, seolah mencari sesuatu yang nggak pernah ketemu.

3. Verse 2 — Mengaku Salah dan Melihat Dunia Berubah Warna

Saat masuk ke verse kedua, kamu bisa ngerasa kalau tokohnya mulai jujur pada diri sendiri. Ia sadar kesalahan yang dilakukan membuat orang-orang yang peduli ingin menjauh. 

Dulu dunianya penuh kehangatan, digambarkan lewat “pink skies”. Sekarang segalanya terasa datar, kayak matahari terbenam yang berubah jadi hitam-putih.

4. Bridge — Takut Kehilangan Lebih Menyakitkan dari Luka Itu Sendiri

Sebelum lagu selesai, bridge-nya jadi titik paling jujur. Meski keadaan kacau, orang yang ia cintai tetap jadi tujuan. 

Dan di sini, pengakuan paling pedih muncul: kehilangan pasangan itu jauh lebih menyakitkan dibanding semua luka yang sudah dirasakan selama hubungan berjalan.

Baca Juga, Yah! ‘If You See Her’ LANY: Rasa Kangen & Denial yang Nggak Kelar-Kelar

Luka yang Mengajarkan Cara Mencintai

Hurts LANY makna lagu

Di akhir perjalanan, lagu Hurts memperlihatkan bahwa cinta selalu datang dengan risiko, tapi justru di titik paling sakit itulah kita belajar memahami diri sendiri. 

Semua baitnya terasa seperti cermin yang memantulkan rasa takut, keberanian, dan upaya bertahan dalam hubungan yang nggak selalu mulus.

LemoList, kalau lagu ini bikin kamu mikir ulang tentang cara mencintai, itu wajar. Ceritanya dekat, nadanya jujur, dan pesannya nempel. 

Kalau kamu pengin eksplor lebih banyak cerita, analisis, dan update seru seputar berita musik, pelan-pelan aja geser ke halaman Lemo Blue—siapa tahu ada lagu lain yang siap kamu dalami emosinya.