Makna Lagu Dracula Tame Impala

‘Dracula’ Tame Impala: Apakah Kamu Vampir Juga? 

Judul lagu Dracula sengaja dipilih Kevin Parker. Lewat track synth-pop dan dark-pop ini, kamu diajak menyusuri malam bersama Tame Impala, tepatnya di single ketiga dari album kelimanya, Deadbeat, yang rilis pada 26 September 2025. 

Lagu ini memakai mitologi vampir sebagai metafora yang rapi untuk kecemasan sosial, rasa terasing, dan kecintaan pada hidup malam. 

Ditulis oleh Kevin Parker bersama Sarah Aarons, “Dracula” bahkan sempat menembus posisi #30 Billboard Hot 100. Buat Lemolist, lagu ini terasa seperti cerita jujur tentang orang yang lebih nyaman bersembunyi di gelap daripada berdiri di bawah sorotan terang.

Makna Lagu “Dracula” Tame Impala Per Bagian

terjemahan lirik Dracula Tame Impala dan makna

Lemo Blue menyimpulkan inti lagu “Dracula” bercerita tentang kecemasan sosial dan rasa nyaman hidup di balik bayangan

Ini lagu tentang seseorang yang lebih aman di malam hari karena siang—dengan semua sorotan dan ekspektasinya—terasa menekan. 

Metafora Dracula dipakai untuk menggambarkan perasaan terasing, takut dilihat apa adanya, dan kebutuhan untuk bersembunyi supaya tetap bisa jadi diri sendiri.

Untuk makna lebih detail:

Intro & Verse 1 — Pagi yang Terasa Salah

Lagu dibuka dengan vokal ritmis yang terasa seperti transisi pelan dari malam ke pagi. Saat cahaya pagi “berubah biru”, kamu langsung tahu ini bukan awal yang menyenangkan. Buat narator, pagi justru terasa aneh dan memaksa. 

Bayangan membuatnya merasa aman dan menarik, sementara cahaya siang bikin dia merasa seperti Dracula—terekspos, canggung, dan kehilangan kendali. Di sini, malam jadi zona nyaman, sedangkan siang adalah tekanan sosial yang nggak ramah.

Refrain — Cinta yang Ingin Disembunyikan

Refrain mengubah suasana jadi lebih intim. Narator ingin tinggal selamanya di gelap bersama seseorang yang dia percaya, tanpa niat keluar atau menghadapi dunia terang. 

Penolakan terhadap “daylight” terasa jelas, seolah hidup yang terlihat publik bukan tempat yang aman. Ini bukan tentang drama, tapi tentang keinginan sederhana: dicintai tanpa harus tampil di depan semua orang.

Verse 2 — Alter Ego dan Kepura-puraan

Di verse ini, narator mengaku hampir runtuh sebelum kembali ke gelap dan memakai topeng baru. Dia menyebut dirinya “Mr. Charisma” dan “Pablo Escobar”, simbol kepercayaan diri ekstrem. 

Tapi ilusi itu cepat pecah saat teman-temannya menyuruhnya diam dan masuk mobil. Buat Lemolist, ini terasa seperti candaan khas orang yang sebenarnya rapuh, tapi memilih bercanda supaya nggak kelihatan lemah.

Chorus & Break — Lari dari Matahari

Chorus terdengar seperti peringatan: lari dari sinar matahari. Meski berbahaya bagi “Dracula”, narator tetap mengakui pemandangannya indah. 

Ada kekaguman pada dunia yang terang, tapi juga rasa takut untuk benar-benar ikut hidup di dalamnya. Break yang mengulang vokal awal menjaga ketegangan ini tetap menggantung.

Bridge — Saat Topeng Jatuh

Bridge membuang semua persona besar. Narator bertanya dengan jujur, apakah pasangannya pernah memikirkan arti hubungan ini, lalu mengaku sering memimpikannya. 

Kalimat “Would you ever love someone like me?” jadi inti lagu—ketakutan ditolak karena menjadi diri sendiri, bukan karena hidup di gelap.

Outro — Memilih Hidup di Bayangan

Outro mengulang pesan chorus: bersembunyi dari matahari sambil menikmati dunia dari kejauhan. Malam di sini bukan kutukan, tapi keputusan sadar. 

Dari balik bayangan, narator tetap bisa melihat betapa spektakulernya dunia, tanpa harus memaksakan diri untuk tampil di bawah sorotan.

Terjemahan Lirik Dracula Tame Impala (By Meaning)

[Intro]

Oh-oh-oh-oh-oh, oh-oh-oh-oh-oh
Suara kosong yang berulang, kayak pikiran yang muter-muter di kepala pas malam belum mau pergi.

Oh-oh-oh-oh-oh, oh-oh-oh-oh-oh
Belum ada kata, tapi suasananya sudah bilang: ini cerita tentang rasa yang susah dijelasin.

(Check it out now)
Dengerin baik-baik, ini mulai serius.

[Verse 1]

The morning light is turning blue, the feeling is bizarre (Bizarre)
Cahaya pagi berubah pucat kebiruan, rasanya aneh, kayak dunia lagi salah warna.

The night is almost over, I still don’t know where you are
Malam hampir habis, tapi kamu masih nggak ketemu juga di hidupku.

The shadows, yeah, they keep me pretty like a movie star
Bayangan justru bikin aku merasa aman, kelihatan oke, kayak versi terbaik diriku.

Daylight makes me feel like Dracula (Dracula)
Tapi begitu siang datang, aku langsung ngerasa kayak Dracula—asing, silau, dan pengin ngumpet.

[Refrain]

In the end, I hope it’s you and me
Di akhirnya nanti, aku cuma berharap tinggal aku dan kamu.

In the darkness, I would never leave (Ah)
Di gelap ini, aku nggak akan pergi.

You won’t ever see me in the light of day
Kamu nggak bakal lihat aku di siang hari, di dunia yang serba kelihatan.

It’s far too late, the time has come
Semuanya sudah kejadian, waktunya sudah tiba.

[Verse 2]

I’m on the verge of caving in, I run back to thе dark
Aku hampir runtuh, jadi aku lari lagi ke tempat yang paling aman: gelap.

Now I’m Mr. Charisma, fuckin’ Pablo Escobar (Escobar)
Di sana aku pasang topeng, sok percaya diri, sok besar, sok berani.

My friends are saying, “Shut up, Kevin, just gеt in the car” (Kevin)
Teman-temanku cuma nyuruh aku diem dan ikut aja, seolah semua ini cuma drama.

I just wanna be right where you are (Oh, my love)
Padahal aku cuma pengin ada di tempat kamu berada.

[Refrain]

In the end, I hope it’s you and me
Balik lagi ke harapan paling sederhana: aku dan kamu.

In the darkness, I would never leave (I won’t leave her)
Di gelap ini, aku tetap tinggal.

We both saw this moment comin’ from afar
Kita sebenarnya sudah tahu momen ini bakal datang.

Now here we are
Dan sekarang, kita benar-benar sampai di sini.

[Chorus]

Run from the sunlight, Dracula (Hey)
Lari dari cahaya matahari, Dracula.

Run from the sunlight, Dracula (Dracu-Dracula)
Menjauh dari terang, karena di situ kamu nggak aman.

Run from the sunlight, Dracula (Run from the sun)
Lebih baik kembali ke bayangan.

Isn’t the view spectacular? (Sunlight, Dracula)
Padahal dunia itu indah banget… cuma nggak ramah buat kamu.

[Break]

Oh-oh-oh-oh-oh, oh-oh-oh-oh-oh
Pikiran kembali berputar, tanpa kata.

Oh-oh-oh-oh-oh, oh-oh-oh-oh-oh (Check it out now)
Perasaan ini belum selesai.

Oh-oh-oh-oh-oh, oh-oh-oh-oh-oh
Semua masih menggantung.

Oh-oh-oh-oh-oh, oh-oh-oh-oh-oh
Malam belum mau benar-benar pergi.

[Bridge]

But please, do you think about what it might mean?
Tapi tolong, apa kamu pernah mikirin arti semua ini?

‘Cause I dream about you in my sleep
Karena bahkan saat tidur pun, aku masih memimpikan kamu.

Would you ever love someone like me, like me? (Oh)
Apa kamu bisa mencintai orang kayak aku—yang begini adanya?

[Refrain]

In the end, I hope it’s you and me (Oh)
Di akhirnya nanti, harapanku tetap sama.

In the darkness, I would never leave (I won’t leave her)
Aku nggak pergi, meski semuanya gelap.

We both saw this moment comin’ from afar
Kita tahu ini akan terjadi.

Now here we are
Dan sekarang, kita ada di sini.

[Chorus]

So run from the sunlight, Dracula (Hey)
Jadi larilah dari cahaya, Dracula.

Run from the sunlight, Dracula
Menjauh dari terang yang menyakitkan.

Run from the sunlight, Dracula
Kembali ke bayangan.

Isn’t the view spectacular?
Dunia ini indah, meski cuma bisa dilihat dari jauh.

Dracula, Lagu Tentang Bertahan di Versi Diri Sendiri

arti lirik lagu Dracula Tame Impala

Lewat “Dracula”, Tame Impala bercerita tentang seseorang yang memilih malam karena di sanalah ia bisa bernapas tanpa tuntutan. Di ujung cerita, lagu ini nggak menghakimi pilihan untuk bersembunyi, tapi juga nggak memaksanya keluar. 

“Dracula” cuma menemani, sambil mengingatkan kalau perasaan seperti ini nyata dan manusiawi. Kalau kamu suka mengulik makna lagu, cerita di balik musik, dan berita musik, Lemo Blue selalu punya ruang buat kamu menjelajah lebih jauh.