But Daddy I Love Him jadi pintu masuk paling liar, buat kamu yang lagi nyari cerita tentang cinta, kekacauan, dan keberanian ngelawan omongan dunia.
Kami ngerasain lagu ini kayak gulungan film yang dibuka pelan—mulai dari momen Taylor Swift ngerilis track keenam THE TORTURED POETS DEPARTMENT pada 19 April 2024, sampai vibe dramatis ala The Little Mermaid yang nyelip di balik judulnya.
Dibikin bareng Aaron Dessner dan Jack Antonoff, lagu ini langsung nyamber publik, debut di #7 Billboard Hot 100. Tapi, buat kami, daya tariknya ada di cerita: tentang suara yang hilang, cinta yang dipilih, dan keberanian yang dibela.
Seseorang berhak untuk tetap memilih cintanya, meski dunia sibuk melarang.
Table of Contents
Menurut Sudut Pandang Lemo Blue, Makna Lagu But Daddy I Love Him Taylor Swift Tentang …

… seorang perempuan yang muak diatur, dihakimi, dan diawasi terus-menerus soal pilihan cintanya. Di sini Taylor Swift nyeritain sosok yang nekat ngebela hubungan yang dianggap “nggak bener” oleh orang-orang sekitarnya—mulai dari keluarga, lingkungan, sampai publik yang selalu komentar.
Intinya, lagu ini menggambarkan:
- perlawanan terhadap kontrol orang lain,
- keinginan untuk menentukan hidup sendiri,
- cinta yang dianggap berantakan tapi terasa paling jujur,
- dan keberanian untuk bilang: ‘ini pilihanku, dan aku yang tanggung semuanya.’
Lebih detail dari interpretasi lirik dibahas di bawah ini yah!
1. Tentang kontrol, opini orang, dan tubuh perempuan
Kalau kamu nanya But Daddy I Love Him tentang apa, bagian ini langsung kedengeran paling lantang.
Taylor ngebawa kita ke momen ketika hidupnya dipegangin orang banyak—orang yang merasa punya hak ngatur, ngejudge, bahkan “menyelamatkan” dia dari pilihan yang mereka anggap buruk.
Swift naruh spotlight ke bagaimana perempuan sering dipaksa tunduk sama standar yang nggak pernah mereka setujui. Di lagu But Daddy I Love Him, dia ngelepas semuanya lewat sikap:
Nama baik itu milikku, dan aku yang tentuin mau dibawa ke mana.
2. Tentang memilih kebebasan meski dunia bilang itu salah
Makna lagu But Daddy I Love Him makin kerasa ketika Taylor ngomongin si “wild boy”—sosok chaos yang bikin banyak orang geleng-geleng.
Tapi di sinilah arti lagu But Daddy I Love Him berdiri tegak: kebebasan kadang keliatan bodoh di mata orang lain, padahal buat kamu, itu rumah.
Taylor milih jalan yang bikin dia hidup, bukan jalan yang bikin dia diem dan aman. Dia mendorong pintu, lari dengan gaun terbuka, dan nunjukin bahwa tidak semua pilihan harus lewat izin orang lain.
3. Tentang joy yang datang setelah badai
Setelah drama, teriakan, dan tatapan sinis, Taylor ngegambarin momen pulang ketika semuanya akhirnya reda. Keluarga nerima, ayahnya lembut, dan dia bisa nari di bawah matahari bareng “wild boy”-nya.
Di situ arti lagu But Daddy I Love Him berubah dari perlawanan jadi kelegaan. Dia nunjukin bahwa joy itu nyata, meski proses menuju sana bikin banyak hati panas.
Dan baris terakhir tentang nggak ngundang para penghakim ke pernikahannya? Itu epilog yang manis sekaligus tajem—kebahagiaan ini cuma buat yang benar-benar ngerti.
Baca Juga, Yah! Look What You Made Me Do: Taylor Ngajarin Cara Balas Dendam dengan Elegan
Menutup Perjalanan Cinta yang Penuh Suara dan Perlawanan

Lagu But Daddy I Love Him akhirnya berdiri sebagai kisah tentang keberanian memilih diri sendiri saat dunia terasa sempit.
Taylor Swift nunjukin bagaimana seorang perempuan bisa menegakkan batas, memeluk kekacauan yang ia pilih, dan menemukan ruang yang akhirnya terasa aman.
Semua lapisan emosi itu menyatu jadi cerita yang hangat sekaligus garang—sebuah pengingat bahwa suara kita tetap milik kita, meski banyak yang mencoba ikut mengatur arahnya.
Buat kamu yang suka ngulik cerita di balik lagu dan pengen terus update berita musik yang punya napas, vibe, dan cerita, pelan-pelan aja geser dan jelajahi tulisan lain di Lemo Blue. Siapa tahu ada kisah baru yang nyangkut di kamu, LemoList.

