Makna Lagu growing pains Henry Moodie dari Sudut Pandang Lemo Blue

Lagu ‘growing pains’ Henry Moodie Pernah (Sering) Kita Rasakan

growing pains adalah lagu yang gampang banget nyentuh hati, apalagi kalau kamu pernah ngerasain momen ketika tumbuh dewasa yang malah bikin kamu terasa makin jauh dari orang yang dulu dekat banget sama kamu. 

Lagu ini nongol sebagai track kelima di album Henry Moodie, mood swings, yang rilis 24 Oktober 2025. Henry, bareng Jonah Shy dan Scott Harris, nulis lagu ini dari tempat yang sangat personal—sampai dia sendiri bilang kalau ini salah satu favoritnya. 

Makna Lagu growing pains Henry Moodie dari Sudut Pandang Lemo Blue

growing pains Henry Moodie

Henry bikin liriknya seperti diary kecil yang dibuka perlahan, dan setiap bagiannya menunjukkan bagaimana perubahan hidup bisa terasa manis sekaligus nyesek. Lemo Blue coba menganalisa liriknya, dan ini interpretasinya: 

1. Nostalgia dan Kenakalan Masa Remaja (Verse 1)

Kamu langsung dibawa ke masa ketika semuanya terasa liar dan bebas. Dua anak muda yang nggak takut bikin keputusan bodoh, punya foto-foto blur hasil malam panjang, sampai nyolong whiskey orang tua demi ngerasain euforia jadi “besar” sebelum waktunya. 

Tapi Henry cepat mengingatkan kalau masa itu sudah lewat; mereka sudah jauh dari usia lima belas, dan perubahan adalah tamu yang tidak bisa ditolak.

2. Rasa Takut Akan Perubahan dan Jarak (Chorus)

Sebelum lanjut, bagian ini jadi titik emosional lagu growing pains. Henry mulai jujur soal ketakutannya sendiri.

Di chorus, rasa takut kehilangan terdengar jelas. Mereka nggak berantem, nggak saling benci—hidup aja yang perlahan menarik mereka ke arah berbeda. 

Dan rasa perih itu bukan cuma di hati; Henry menggambarkannya seperti badan yang ikut ngilu karena pertumbuhan yang memaksa, analisis lirik ini bikin kamu sadar bahwa perubahan memang sering terasa fisik.

3. Ikatan yang Memudar dan Momen Saat Segalanya Berubah (Verse 2)

Masuk ke verse berikutnya, Henry menyorot bagaimana kedekatan yang dulu solid mulai retak halus. Dulu mereka selalu saling membela, merasa dunia berdua saja sudah cukup. 

Tapi ketika mencoba menghidupkan lagi kebiasaan lama—sekadar minum bareng semalam—semuanya terasa asing. 

Momen itu jadi penanda bahwa vibe mereka bukan lagi vibe yang sama, dan Henry menerima itu dengan kalimat sederhana: ya, begitulah hidup.

Janji yang Tidak Akan Pudar (Bridge)

Sebelum masuk ke penutup emosional, bridge ini jadi jantung lagu growing pains menurut sudut pandang Lemo Blue.

Walau komunikasi merenggang dan kata-kata makin sedikit, Henry tetap nyimpen ruang khusus dalam dirinya. Dia bilang dengan lembut kalau apa pun yang terjadi, dia tetap ada. 

Janji yang pelan, hangat, dan penuh ketulusan—sebuah cara mengatakan bahwa perubahan mungkin memisahkan, tapi rasa sayang tidak harus ikut hilang.

Benang Merah Tema Lagu

growing pains Henry Moodie makna

Menurut sudut pandang Lemo Blue, inti lagu dari lagu growing pains – Henry Moodie merangkai ceritanya seperti perjalanan kecil menuju kedewasaan—ada yang hangat, ada yang pahit, tapi semuanya jujur.

1. Persahabatan yang Tidak Selalu Bertahan Sama

Kenangan penuh sejarah—foto-foto blur, malam-malam ceroboh, dan whiskey curian—jadi bukti kedekatan yang dulu terasa seolah tak akan berubah. Mereka saling jaga, saling bela, sampai ada momen Henry dipanggil “brother” tiap kali dia dijatuhkan orang lain. 

Tapi waktu terus jalan. Mereka sekarang jauh dari usia lima belas, dan ketika mencoba hangout lagi, vibe-nya terasa seperti ada jarak yang nggak bisa dijelaskan.

2. Rasa Sakit yang Justru Menandakan Pertumbuhan (Belajar Dewasa)

Henry jujur mengakui ketakutan terbesar: perubahan yang datang tanpa permisi. Rasa itu muncul sebagai kecemasan kalau mereka pelan-pelan menjauh tanpa ada konflik apa pun. 

Analisis liriknya menunjukkan bahwa rasa sakit ini bukan pertanda hubungan hancur, tapi tanda mereka sedang tumbuh dan hidup bergerak ke arah yang berbeda.

3. Dewasa: Antara Merelakan dan Menyimpan Kenangan

Ada satu titik ketika obrolan terasa kosong, seakan nggak ada yang bisa diucapkan lagi. Henry sadar perubahan ini memang bagian dari hidup. 

Tapi dewasa juga berarti tetap menyimpan ruang di hati untuk orang yang pernah jadi rumah. Dia bilang dia akan tetap ada, tanpa tekanan, tanpa syarat. 

Janji kecil yang lembut ini menunjukkan bahwa meski jalur mereka sudah bercabang, kenangan itu tetap hidup—cukup untuk membuat sahabat lamanya merasa tidak sendirian.

Jejak Dewasa yang Tertinggal di “growing pains”

growing pains Henry Moodie makna lagu

Lagu growing pains menurut sudut pandang Lemo Blue terasa seperti pelukan kecil untuk siapa pun yang sedang belajar menerima perubahan. 

Henry Moodie menunjukkan bahwa tumbuh dewasa sering membuat kita kehilangan sesuatu, tapi justru dari rasa kehilangan itu kita belajar memahami diri sendiri. 

Persahabatan, kenangan, dan rasa sakit yang muncul di perjalanan bukan tanda kelemahan—semuanya bagian dari proses menjadi versi diri yang lebih jujur.