Makna Lagu Still Don't Care Meghan Trainor

‘Still Don’t Care’ Meghan Trainor: Cuek Aja Sama Haters!

Still Don’t Care adalah lagu buat kamu yang lagi butuh dorongan biar lebih cuek sama omongan orang. Lagu terbaru Meghan Trainor ini rilis 12 November, dan jadi lead single untuk album Toy With Me yang bakal meluncur 24 April 2026. 

Meghan pertama kali memutar lagu ini untuk suaminya, Daryl Sabara—dan reaksinya, “Oh! Tough one.” Dari situ kamu bisa kebayang betapa personalnya lagu ini. Di balik beat ceria, ada perjalanan jujur tentang rasa sakit, keberanian, dan usaha buat bangkit lagi dengan kepala tegak.

Makna Lagu Still Don’t Care Meghan Trainor

Still Don't Care Meghan Trainor

LemoList perlu tahu kalau lagu ini adalah perjalanan emosional Meghan—proses panjang dari sakit hati menuju rasa cuek yang akhirnya bikin dia berdiri lebih kuat.

1. Respon Balik ke Kritik Online

Meghan mulai menulis lagu Still Don’t Care setelah dihantam komentar pedas soal tubuhnya. Ia baru saja fokus ke kesehatan pasca melahirkan, merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi yang datang justru cibiran “terlalu kurus” dan “nggak dikenali lagi.” Kebingungan dan sedihnya jadi bahan bakar awal buat menuangkan semuanya ke dalam lirik.

2. Penyembuhan dan Rebut Kembali Kendali

Waktu menulis, Meghan sebenarnya masih gampang keganggu komentar orang. Karena itu ia memilih menulis dari sudut pandang versi dirinya yang lebih kuat—versi yang ia harap bisa muncul lebih sering. 

Prosesnya jadi katarsis; makin dia nyanyikan lagu itu dan lihat dampaknya ke orang lain, makin dia percaya pesan yang ia ciptakan sendiri.

3. “Exposure Therapy” Lewat Musik

Meghan menyebut lagu ini sebagai “exposure therapy”-nya. Dalam terapi, ia sadar selama ini memberi terlalu banyak kekuatan ke orang asing di internet. 

Menulis liriknya nggak mudah—capek secara mental, terasa seperti sesi terapi yang berat—tapi dari situ ia mulai membangun ruang aman baru bagi dirinya.

4. Pilih Joy, Bukan Perfection

Dari proses itu, Meghan dapet perspektif baru. Ia mulai fokus pada diri bagian dalam, bukan standar kesempurnaan luar. 

Ia belajar melepas obsesi perfection dan lebih milih hal-hal yang bikin hati tenang. Joy lebih penting, negativity harus digeser pelan-pelan.

Begitulah lagu Still Don’t Care lahir—bukan dari ketidakpedulian tiba-tiba, tapi dari keberanian untuk berhenti mengizinkan dunia mengatur nilai dirinya.

Baca Juga, Yah! ‘If It Only Gets Better’ Joji: Sabar Sabar Sabar! Ada Hikmahnya Kok

Analisis Lirik Still Don’t Care Meghan Trainor

Still Don't Care Meghan Trainor makna

Lirik ini adalah potongan paling jujur dari pengalaman Meghan yang terasa kayak catatan harian yang dibacakan lantang tanpa filter.

Body-Shaming yang Nggak Ada Habisnya

Lirik “Said I was too thick, then I got way too thin” nunjukkin betapa panjangnya komentar soal tubuh yang harus Meghan dengar sejak dulu. Lagu Still Don’t Care jadi tempat ia menumpahkan semua rasa capek menghadapi standar orang yang berubah-ubah.

Komentar Pedas dan Kontradiktif

Kalimat seperti “you’re a little too loud,” “stretch marks on your skin,” sampai “where have you been?” menggambarkan suara-suara yang selalu merasa punya hak menilai hidup orang lain. Liriknya langsung dan lugas, kayak Meghan bilang, 

“Ya ini loh, omongan yang gue dengar terus.”

Penguatan Diri yang Savage & Confident

Saat Meghan menyanyikan “I’m too cool to cry, I’m too hot to stress,” vibe-nya berubah total. Di sini kamu bisa lihat proses ia membangun pertahanan baru—lebih tenang, lebih yakin, dan nggak mau lagi kasih ruang buat orang yang cuma mau meruntuhkan. Lagu ini jadi mantra buat berdiri tegak meski dunia ribut sendiri.

Baca Juga, Yah! ‘NOT OK!’ 5 Seconds of Summer: “I Love You” tapi Boong!

Makna Lagu Still Don’t Care Meghan Trainor dari Visual & Simbol di Music Video

Still Don't Care Meghan Trainor makna lagu

Video musik ini dibuat sebagai perpanjangan rasa percaya diri Meghan—layaknya versi visual dari perjalanan emosional yang ia ceritakan di lagunya.

Purple Power yang Ngejreng dan Pede

Di video yang rilis 14 November itu, Meghan tampil dengan purple gown sekaligus bodysuit yang langsung nyita perhatian. 

Ia jalan dan nari keliling Los Angeles dengan vibe penuh keyakinan, ditambah momen-momen clumsy yang sengaja dibiarkan natural. Tampilan ini ngasih pesan kalau pede itu nggak harus sempurna.

Dance Mob Moments yang Nularin Energi Positif

Semakin jauh ia melangkah, makin banyak orang yang ikut nari di belakang dan sampingnya. Crowd ini kayak simbol energi yang kebangun saat seseorang berani nunjukin diri apa adanya. Lagu Still Don’t Care terasa makin hidup saat visual itu muncul.

Terbang Tinggi di Akhir, Simbol Bangkit dari Kritik

Video ditutup dengan Meghan terangkat dan melayang tinggi di atas kota. Adegan ini jadi metafora jelas tentang bagaimana ia memilih berdiri di atas kritik, bukan tenggelam di dalamnya. Meghan bahkan ngajak kamu buat merasain hal yang sama—play lagunya tiap pagi dan teriakin sampai kamu percaya diri kamu sendiri.

Ajak Diri Buat Lebih Cuek dan Lebih Bebas

Lagu Still Don’t Care adalah bentuk keberanian Meghan Trainor untuk mengambil kembali kendali atas hidupnya setelah lama dibayang-bayangi komentar orang. 

Dari lirik sampai video musiknya, semuanya terasa seperti ajakan buat kamu atau LemoList yang sering diraguin atau dinilai berlebihan untuk akhirnya berdiri tegak dan milih kebahagiaan versi diri sendiri.

Setiap bagian dari lagu ini terasa seperti mantra penyembuhan yang bisa kamu ulang tiap pagi, sambil ngingetin diri bahwa pendapat orang nggak harus jadi penentu arah hidupmu. 

Kalau kamu suka bahasan seperti ini, LemoList bisa lanjut jelajah berita musik lainnya di Lemo Blue dengan cara yang santai dan seru.