A Merry Little Ex-Mas jadi salah satu rom-com Natal Netflix, yang ngasih vibe hangat penuh drama mantan yang bikin kamu senyum-senyum sendiri. Sebuah liburan musim dingin, rumah penuh kenangan, dan dua orang yang masih nyimpen “rasa” meski udah berpisah.
Disutradarai Steve Carr dan ditulis Holly Hester, film berdurasi 1 jam 31 menit ini rilis di Netflix pada 12 November 2025. Kalau kamu suka cerita ala Christmas Wonderland atau An Unexpected Christmas, siap-siap—film ini bakal nyeret kamu ke cerita yang sama cozy-nya, tapi lebih personal.
Table of Contents
Sinopsis A Merry Little Ex-Mas

Di A Merry Little Ex-Mas, kamu bakal ngikutin perjalanan Kate Holden dan Everett, pasangan yang sebenarnya sudah sembilan bulan berpisah tapi masih berusaha menyelesaikan semuanya dengan kepala dingin.
Mereka sepakat merayakan satu Natal terakhir sebagai keluarga sebelum benar-benar menutup bab itu. Buat Kate, momen ini jadi titik ragu: tetap tinggal di jalan yang sama atau berani mengejar hidup barunya.
Dulu, Kate punya mimpi besar di dunia arsitektur ramah lingkungan di Boston. Namun semuanya berubah saat ia memilih ikut Everett pindah ke Winterlight demi klinik barunya. Everett berkembang jadi dokter kecil kota, sementara Kate jadi tukang serba bisa.
Seiring waktu, Kate merasa hidupnya seperti berhenti, dan pikirannya selalu kembali ke impian yang ia tinggalin. Di sisi lain, Everett menganggap Kate terlalu fokus pada hal-hal yang menurutnya “lebih penting” dari hubungan mereka.
Rencana Kate buat menjual rumah keluarga mereka setelah Natal langsung berantakan begitu Everett datang membawa pacar barunya, Tess Wiley. Tess hadir sebagai sosok yang sempurna: muda, sukses, dan kelihatan sangat “terencana”.
Kate yang kaget dan cemburu akhirnya membuka ruang buat Chet Moore, pendatang baru berusia 28 tahun yang polos dan terang-terangan tertarik padanya.
Dengan Tess, Chet, dua anak mereka—Sienna dan Gabe—ditambah pacar kocak Sienna bernama Nigel, serta ayah Everett, suasana di rumah Holden jadi padat oleh memori, rasa tak selesai, dan kehadiran orang-orang baru.
Di tengah tradisi khas keluarga seperti kado dari barang daur ulang, gingerbread bakeoff, sampai origami ucapan syukur, rumah itu pelan-pelan berubah jadi tempat di mana setiap rasa yang dikubur mulai muncul lagi.
Baca Juga, Yah! Jodoh 3 Bujang (2025): Drama Panai’ 3 M yang Bikin Ngakak dan Nyesek!
Penjelasan Ending A Merry Little Ex-Mas (Spoiler)

Oke LemoList, ini bagian yang paling kamu tunggu—momen ketika semua drama, rasa iri, dan nostalgia akhirnya ketemu titik terang.
New Partners Step Aside
Di penghujung Natal, suasana makin jelas arah tujuannya. Tess, yang dari awal peka, sadar kalau sorot mata Everett selalu berubah setiap kali Kate masuk ruangan.
Ia memilih pergi sebelum makin terseret. Chet pun paham posisi dirinya dan tahu kalau hati Kate masih nempel ke masa lalunya. Dua orang baru yang awalnya bikin situasi makin panas akhirnya mundur dengan elegan.
Realisasi Kate Tentang Tujuan Hidupnya
Kate sempat merasa hidupnya berhenti sejak pindah ke Winterlight. Tapi lewat obrolan dengan putranya, ia mulai melihat hal yang dia capai selama ini. Ia memang nggak kerja di Boston, tapi setiap perbaikan yang ia lakukan di kota kecil itu membawa perubahan nyata.
Dari situ, Kate mulai berdamai dengan dirinya sendiri. Ia bahkan mulai menerima Nigel dan mendukung putranya yang ingin jadi pemadam kebakaran.
Reconciliation & Masa Depan Baru Kate–Everett
Saat semuanya pelan-pelan mengendap, Everett jujur bahwa perasaannya ke Kate nggak pernah hilang. Ia siap ikut Kate pindah ke kota kalau itu yang dibutuhkan hubungan mereka.
Tapi Kate justru memutuskan tinggal di Winterlight. Ia memilih membangun perusahaan keberlanjutan miliknya sendiri dan membantu kota beralih ke energi hijau. Di titik ini, perasaan mereka bertemu lagi di jalan yang sama.
Endingnya Ummmm…
Film ini menutup A Merry Little Ex-Mas dengan Kate dan Everett membatalkan perceraian mereka.
Setahun setelah itu, mereka terlihat bahagia dan kembali selaras. Bagus sih karena akhirnya mereka menemukan jalan masing-masing tanpa meninggalkan satu sama lain.
Tapi endingnya ini tuh terasa aman dan terlalu “template”, seolah menghapus perjuangan Kate soal karier dan kembali ke pola khas film liburan ala Hallmark.
Baca Juga, Yah! In Your Dreams (2025): “Keluarga Sempurna” Beneran Ada atau Cuma Akal-Akalan?
Review A Merry Little Ex-Mas — Worth It atau Skip?

Sebelum kamu klik tombol play, coba lihat dulu bagaimana film ini dinilai dari dua sisi—yang suka cozy vibes dan yang kritis sama detailnya.
Alasan Film Ini Worth It
A Merry Little Ex-Mas hadir sebagai tontonan Natal yang ringan, rapi, dan hangat. Chemistry Alicia Silverstone dan Oliver Hudson terasa natural, kayak dua orang yang lama saling ngerti tanpa harus banyak bicara.
Dinamika mereka dibantu pacing yang stabil dan humor absurd ala Chet yang bikin suasana cair.
Ceritanya menawarkan twist manis pada trope “perempuan kota pindah demi pasangan,” dan semua karakternya digambarkan manusiawi tanpa antagonis yang sengaja dibuat menyebalkan. Timothy Innes dan Pierson Fodé juga mencuri perhatian lewat tingkah lugu dan energinya yang nggak pernah kendor.
Alasan Film Ini Bikin Skip
Walau cozy, film ini nggak lepas dari kritik. Pesona film ini kurang kuat dan terlalu terasa seperti produk liburan Netflix yang sudah formula banget.
Chemistry antarpemain hambar, humor fisiknya tidak efektif, sampai cerita yang dianggap datar tanpa perkembangan karakter berarti. Alurnya juga lemah dan kurang memberi kesan emosional sih.
Kalau Menurut Lemo Blue Sih…
Kalau kamu lagi cari film Natal yang gampang dinikmati, atmosfer hangat, dan cocok ditonton sambil nyeruput cokelat panas, A Merry Little Ex-Mas pas banget buat mood kamu. Tapi kalau kamu tipe yang butuh cerita kuat, humor fresh, atau romansa yang lebih nendang, film ini mungkin terasa terlalu standar.
Film ini kayak gingerbread house kit dari toko—cantik, tapi terasa generik. Sementara penonton yang suka cozy vibes melihatnya sebagai “cocoa movie,” hangat dan nyaman buat nemenin malam dingin tanpa ribet mikir. Gitu sih…
Daftar Pemain A Merry Little Ex-Mas
Kenalan juga sama wajah-wajah yang bikin setiap momen di film ini terasa hidup dan penuh warna.
- Alicia Silverstone sebagai Kate Holden, istri yang sedang dalam proses berpisah dan bekerja sebagai handywoman.
- Oliver Hudson sebagai Everett, dokter kota kecil sekaligus mantan suami Kate.
- Jameela Jamil sebagai Tess Wiley, pacar baru Everett yang stylish, muda, dan sukses.
- Pierson Fodé sebagai Chet Moore, pendatang 28 tahun yang polos dan terang-terangan suka pada Kate.
- Melissa Joan Hart sebagai April, sahabat dekat Kate.
- Emily Hall sebagai Sienna, putri Kate dan Everett yang kuliah di Oxford.
- Wilder Hudson sebagai Gabe, putra mereka yang duduk di bangku SMA.
- Timothy Innes sebagai Nigel, pacar kocak Sienna yang bekerja sebagai pemandu tur Harry Potter.
- Derek McGrath sebagai Mike, salah satu ayah Everett yang penyayang.
- Geoffrey Owens sebagai Daryl, ayah Everett lainnya yang sama suportifnya.
Penutup Manis untuk A Merry Little Ex-Mas
Di akhir cerita, A Merry Little Ex-Mas meninggalkan kamu dengan rasa hangat khas holiday movie yang ringan, rame, dan gampang dinikmati.
Semua karakter berputar pada satu benang merah: keluarga yang berantakan tetap bisa nemuin ritme baru selama semua orang mau jujur soal perasaan mereka.
Film ini nggak sok rumit, cuma nunjukin kalau perubahan—meski nyebelin—kadang datang dengan hadiah kecil yang mengejutkan.
Kalau kamu masih pengin ngulik lebih jauh soal dunia film dan series yang lagi naik daun, LemoList bisa lanjut eksplor berita film lainnya di Lemo Blue. Banyak banget bahasan seru yang bisa nemenin kamu sebelum nentuin tontonan berikutnya.

