sinopsis Now You See Me 3

Now You See Me 3 (Now You Don’t): Atlas Ngambek dan Ketemu Tim Baru

Now You See Me 3 akhirnya resmi hadir dengan judul Now You See Me: Now You Don’t, dan LemoList pasti udah penasaran banget sama kelanjutan aksi gila para ilusionis ini.

Bayangin, kamu lagi duduk di bioskop, lampu meredup, lalu tiba-tiba dunia sulap bertemu dengan kejahatan terorganisir. Serius, bukan sekadar trik kartu atau disappearing act biasa—kali ini Four Horsemen bakal berhadapan dengan sindikat kriminal yang menguasai berlian.

Film bergenre crime thriller ini tayang eksklusif di bioskop pada 14 November 2025. Baca sinopsis dan plotnya dulu yuk!

Kalau kamu ngefans sama trik sulap penuh plot twist, Now You See Me 3 bakal bikin penasaran sejak awal. Disutradarai oleh Ruben Fleischer, film ini menjadi bagian ketiga dari waralaba Now You See Me yang terkenal dengan perpaduan aksi pencurian dan sulap.

Ceritanya berlangsung sekitar 10 tahun setelah peristiwa di Now You See Me 2, mengangkat tema reuni dan regenerasi, di mana dua generasi pesulap dipertemukan untuk sebuah misi global berisiko tinggi.

Para Four Horsemen asli kini hidup terpisah dan sebagian besar sudah “pensiun” dari dunia ilusi. Namun, mereka kembali dipanggil beraksi ketika muncul tiga pesulap muda generasi Z yang terinspirasi oleh mereka.

Reuni yang Dinantikan:
Aksi ini menarik perhatian para Horsemen asli—Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Merritt McKinney (Woody Harrelson), Jack Wilder (Dave Franco), dan Henley Reeves (Isla Fisher) yang akhirnya kembali bergabung.

Atlas, yang sempat bersembunyi, kemudian merekrut trio muda tersebut. Film ini juga menghadirkan kembali Thaddeus Bradley (Morgan Freeman), sosok yang sudah lama menjadi bagian misterius dari waralaba ini.

Trio Baru:
Charlie (Justice Smith), June (Ariana Greenblatt), dan Bosco (Dominic Sessa) adalah pesulap muda idealis asal New York. Mereka merupakan penggemar berat Horsemen dan menggunakan kemampuan sulap mereka untuk membongkar ketidakadilan finansial.

Pertunjukan Palsu:
Di awal film, ketiganya menggelar sebuah pertunjukan “palsu” menggunakan teknologi deepfake dan hologram untuk meniru aksi Four Horsemen. Dalam ilusi tersebut, mereka mencuri cryptocurrency dari pemilik bursa yang mencurigakan dan membagikan uang itu kepada penonton.

Misi dan Penjahat Utama

Gabungan dua generasi pesulap ini—tujuh orang dalam satu tim—dipanggil oleh organisasi rahasia “The Eye” untuk menjalankan misi berbahaya berskala global.

  1. Target Utama:
    Mereka harus mencuri Heart Diamond, berlian terbesar di dunia yang menjadi simbol keserakahan dan kekuasaan.
  2. Musuh Besar:
    Pemilik berlian tersebut adalah Veronika Vanderburg (Rosamund Pike), pewaris keluarga berlian kaya raya yang diam-diam menjadi pedagang senjata dan pencuci uang internasional. Beberapa sumber bahkan menyebutnya sebagai keturunan Nazi.
  3. Tujuan Akhir:
    Pencurian ini bukan semata demi harta, melainkan misi moral untuk membongkar kejahatan Vanderburg, jaringan kriminalnya, dan penyalahgunaan kekayaan di lingkaran elit dunia.

Aksi dan Eksekusi Misi

Berbeda dengan film sebelumnya yang lebih kompleks, Now You See Me: Now You Don’t mengambil pendekatan “team on a mission”—sebuah aksi kelompok dengan ritme cepat, meskipun tetap dipenuhi trik-trik rumit khas franchise ini.

Para pesulap harus menjalankan rangkaian ilusi multi-tahap dengan strategi yang memadukan sihir, teknologi, dan kecerdikan. Film ini juga mengeksplorasi dinamika baru antara anggota lama dan rekrutan muda, menghadirkan kombinasi karakter yang menarik.

Sebagian besar aksi berlangsung di sebuah mansion raksasa yang berfungsi layaknya escape room penuh teka-teki. Di sinilah mereka berhadapan dengan berbagai jebakan, ilusi, dan permainan pikiran demi menuntaskan misi mereka.

Pada akhirnya, film ini menggambarkan bagaimana dua generasi ilusionis bekerja sama untuk menentang keserakahan, mengungkap kebenaran, dan menunjukkan bahwa keajaiban sejati terletak pada kerja sama dan keberanian melawan kekuasaan.

Baca Juga, Yah! Rekap Money Heist Season 1 (2017): Awal Perampokan Sang Profesor & Bestie-Bestienya

Penjelasan Ending Now You See Me: Now You Don’t — (Klimaks)

Mengikuti trik demi trik di film Now You See Me memang kadang seperti ikut dalam pertunjukan sulap yang tak berkesudahan. Versi terbaru, Now You See Me: Now You Don’t, masih mempertahankan gaya khasnya—penuh tipu muslihat dan ilusi besar-besaran—tapi kali ini dengan misi dan penjahat baru.

Misi dan Musuh Utama

Para Horsemen yang tampak sudah “pensiun” kembali beraksi bersama trio pesulap muda atas perintah The Eye, organisasi rahasia para pesulap dunia. Tujuan mereka ada dua:

  1. Mencuri berlian raksasa, yang disebut-sebut sebagai yang terbesar di dunia.
  2. Menjatuhkan sang penjahat utama, yaitu Veronika Vanderburg (Rosamund Pike), seorang pedagang senjata yang juga keturunan Nazi.

Trik terakhir mereka dirancang untuk mengekspos identitas gelap Vanderburg di depan dunia—dengan gaya pertunjukan spektakuler khas franchise ini.

Klimaks yang Penuh Ilusi (dan Logika yang Aneh)

Seperti biasa, akhir film menampilkan trik berlapis-lapis yang membuat penonton terperangah. Tapi, banyak kritikus menilai akhir film ini terlalu rumit dan tidak masuk akal:

  • Dibanding dua film sebelumnya, Now You See Me: Now You Don’t terasa lebih “liar” dan tidak realistis.
  • Plotnya tipis dan sering kali hanya menjadi pengantar menuju trik berikutnya.
  • Twist akhirnya dianggap “semakin tidak logis”, bahkan dibanding film pertama yang sudah terkenal karena kejutan absurdnya.

Salah satu momen yang paling banyak dibahas adalah ketika sebuah minuman kaleng mendapat adegan penutupnya sendiri—contoh nyata betapa kuatnya unsur product placement dalam film ini.

Review Now You See Me: Now You Don’t

review Now You See Me 3

Secara keseluruhan, film ini mendapat ulasan yang campur aduk. Banyak yang menilai film ini tetap menghibur dan ringan, tapi juga menunjukkan tanda-tanda kelelahan waralaba (franchise fatigue) dan kehilangan fokus pada daya tarik utamanya: chemistry antara para Horsemen.

Kritik Utama: “Requel” yang Membingungkan

Banyak kritikus menyebut film ini sebagai “reboot yang menyamar sebagai sekuel” alias requel.
Janji menghadirkan kelanjutan cerita lama ternyata berujung pada perkenalan trio pesulap Gen Z—Justice Smith, Ariana Greenblatt, dan Dominic Sessa—yang seolah mengambil alih panggung dari para Horsemen asli.

Sayangnya, fokus pada generasi baru ini justru membuat interaksi khas kuartet lama—yang dulu jadi kekuatan utama film—terasa hilang.

Plot yang Terlalu Rumit

Beberapa pengulas menilai jalan ceritanya terlalu absurd dan berputar-putar:

  • Separuh film dihabiskan di dalam sebuah mansion yang berfungsi seperti escape room besar.
  • Trik-trik sulap digantikan dengan teka-teki yang lebih cocok untuk video game ketimbang film aksi.
  • Banyak yang merasa film ini dibuat hanya untuk mempertahankan IP, tanpa memahami inti pesonanya: keajaiban sulap itu sendiri.

Nilai Plus: Chemistry dan Hiburan Ringan

Meski begitu, film ini tetap punya daya tarik tersendiri. Para pemain karismatik dan tone ringan membuatnya masih menyenangkan untuk ditonton sebagai tontonan hiburan.
Beberapa catatan positif datang dari:

  • Jesse Eisenberg dengan sikapnya yang sinis dan pintar.
  • Rosamund Pike yang tampil memukau sebagai penjahat utama—membawa energi baru yang segar.
  • Trio pendatang baru yang tampil menjanjikan dan mampu menyesuaikan diri dengan para veteran.

Momen terbaik film ini justru ada di pertengahan, saat para karakter bersaing menampilkan trik-trik sulap di dalam Magic Castle—adegan penuh gaya yang mengingatkan kita pada pesona awal waralaba ini.

Kalau Menurut Lemo Blue Sih…

Now You See Me: Now You Don’t adalah tontonan penuh gaya—penuh trik, visual keren, dan karisma para pemainnya—meski ceritanya tak selalu masuk akal. Ia mungkin bukan sekuel yang diharapkan, tapi cukup berhasil menghibur penonton yang rindu melihat para pesulap karismatik mencuri dari orang jahat.

Dan jika rumor soal film keempat benar adanya, mungkin inilah trik terbesar film ini: membuat kita masih penasaran ingin melihat pertunjukan selanjutnya.

Baca Juga, Yah! Rekap Money Heist Season 5 (2021): Pengorbanan & Penghianatan

Daftar Pemain Now You See Me: Now You Don’t

pemain Now You See Me 3

Kalau ngomongin now you see me 3, nggak lengkap tanpa bahas siapa aja yang bakal balik ke panggung sulap paling heboh ini. Yuk kenalan lagi sama wajah lama sekaligus para pemain baru yang siap bikin cerita makin rame.

Para Horsemen yang Kembali

Kabar baik buat kamu yang udah kangen dengan aksi Four Horsemen, mereka semua balik lagi di now you see me 3.

  • Jesse Eisenberg jadi J. Daniel Atlas, si otak di balik trik besar dan perekrut generasi baru.
  • Woody Harrelson hadir lagi sebagai Merritt McKinney, si mentalis yang selalu punya komentar pedas.
  • Dave Franco kembali sebagai Jack Wilder, sang ahli trik cepat tangan.
  • Isla Fisher akhirnya balik sebagai Henley Reeves, setelah absen di film kedua.

Karakter Pendukung yang Familiar

Selain Horsemen, beberapa karakter pendukung favorit juga ikut meramaikan layar.

  • Morgan Freeman hadir lagi sebagai Thaddeus Bradley, sang pembongkar ilusi.
  • Mark Ruffalo kembali sebagai Dylan Rhodes, sosok penuh rahasia di balik FBI.
  • Daniel Radcliffe siap memerankan Walter Mabry lagi, yang tentu aja masih jadi ancaman licik.

Wajah Baru di Dunia Sihir Heist

Nah, inilah yang bikin now you see me 3 terasa fresh: ada trio pesulap muda plus villain baru yang karismatik.

  • Rosamund Pike sebagai Veronika Vanderberg, bos kriminal elegan dengan jaringan berlian kotor.
  • Dominic Sessa jadi Bosco, si wajah depan yang selalu haus sorotan.
  • Ariana Greenblatt memerankan June, pelindung tangguh untuk tim kecilnya.
  • Justice Smith jadi Charlie, otak di balik layar dengan pengetahuan sulap segudang.

Sihir Baru, Cerita Baru

Now You See Me 3 ( Now You Don’t) siap membawa LemoList ke dunia penuh trik, ilusi, dan plot twist yang makin berani. Dengan kembalinya Four Horsemen, hadirnya trio pesulap muda, dan villain karismatik yang berbahaya, film ini jelas bakal jadi salah satu tontonan paling ditunggu.

Dan kalau LemoList pengen terus update soal kabar film, musik, dan cerita seru lain dari dunia hiburan, yuk lanjut eksplor lebih banyak artikel di Lemo Blue!