Dirilis pada 11 November 2016 dan disutradarai oleh Denis Villeneuve, Arrival bukan cuma film sci-fi tentang alien datang ke bumi. Film ini justru lebih fokus pada bahasa, waktu, dan cara manusia memahami kehilangan.
Ditulis oleh Eric Heisserer dan diadaptasi dari novella Story of Your Life karya Ted Chiang, Arrival berhasil jadi salah satu film sci-fi paling emosional dan mind-blowing di era modern.
Film ini dibintangi Amy Adams sebagai profesor linguistik Louise Banks, bersama Jeremy Renner sebagai fisikawan Ian Donnelly.
Selain sukses secara kritik, Arrival juga meledak di box office dengan pendapatan sekitar $200 juta dari budget kurang dari $50 juta, serta memenangkan Oscar untuk Best Sound dan mendapat tujuh nominasi lainnya.
Table of Contents
Film Arrival Tentang Apa?
Arrival menceritakan tentang kemunculan 12 pesawat alien raksasa di berbagai negara yang langsung membuat dunia panik dan hampir memicu perang global.
Untuk mencari tahu tujuan kedatangan makhluk asing tersebut, militer Amerika merekrut Louise Banks, seorang ahli linguistik, dan Ian Donnelly, seorang fisikawan, untuk mencoba berkomunikasi dengan alien yang disebut Heptapods.
Namun berbeda dari kebanyakan film invasi alien, Arrival tidak berfokus pada peperangan atau aksi besar-besaran. Film ini justru lebih menyoroti bagaimana bahasa bisa mengubah cara manusia memahami dunia.
Saat Louise mulai mempelajari bahasa unik milik Heptapods yang berbentuk simbol melingkar dan tidak mengikuti konsep waktu linear, cara pikirnya perlahan berubah.
Ia kemudian mulai melihat masa lalu, masa kini, dan masa depan secara bersamaan, seolah waktu tidak lagi berjalan lurus seperti yang dipahami manusia.
Penjelasan Ending Ending Arrival

Mungkin (pasti) kamu mengira kalau potongan kehidupan Louise bersama putrinya, Hannah, hanya flashback.
Tapi di ending film Arrival, semua adegan Hannah sebenarnya adalah kilasan masa depan yang mulai dilihat Louise setelah ia memahami bahasa Heptapods.
Karena bahasa alien tersebut membuat manusia memandang waktu secara non-linear, Louise akhirnya bisa melihat masa depan, masa kini, dan masa lalu secara bersamaan.
Jadi, sejak pertengahan film, Louise sebenarnya sedang “mengingat” masa depan yang belum terjadi.
Bahasa Heptapods Mengubah Cara Louise Melihat Waktu
Bahasa Heptapods ditulis dalam simbol melingkar yang merepresentasikan satu pemikiran utuh sekaligus, bukan kata per kata seperti bahasa manusia. Karena itulah, cara berpikir mereka juga tidak linear.
Saat Louise semakin mahir memahami bahasa tersebut, otaknya perlahan berubah mengikuti pola pikir alien itu. Ia tidak lagi melihat waktu sebagai urutan
“masa lalu → sekarang → masa depan”.
Sebaliknya, semua momen dalam hidupnya terasa terjadi secara bersamaan. Itulah alasan Louise bisa mengetahui hal-hal yang bahkan belum terjadi.
Bagaimana Louise Berhasil Menghentikan Perang Dunia?
Di bagian klimaks, berbagai negara mulai panik dan menganggap kedatangan Heptapods sebagai ancaman. China bahkan bersiap menyerang pesawat alien, yang bisa memicu perang global.
Namun Louise tiba-tiba mengalami visi masa depan saat menghadiri sebuah acara diplomatik. Dalam momen itu, Jenderal Shang mengatakan bahwa Louise pernah meneleponnya tepat sebelum perang terjadi dan mengucapkan kata-kata terakhir istrinya yang telah meninggal.
Kata-kata itulah yang membuat Shang membatalkan serangan. Masalahnya, percakapan itu sebenarnya belum terjadi di timeline sekarang.
Karena Louise sudah bisa melihat masa depan, ia akhirnya mengetahui nomor telepon Shang dan pesan yang harus diucapkan. Di masa kini, ia langsung menelepon Shang dan mengatakan kalimat tersebut, sehingga perang berhasil dicegah.
Ini menjadi salah satu twist terbesar filmnya: Louise menyelamatkan dunia menggunakan informasi dari masa depan yang ia alami sendiri.
Apa Tujuan Sebenarnya Kedatangan Heptapods?
Setelah konflik mereda, Heptapods akhirnya menjelaskan alasan mereka datang ke bumi. Mereka tidak ingin menjajah manusia, melainkan memberikan “hadiah” berupa bahasa mereka.
Alasannya karena 3.000 tahun di masa depan, para Heptapods akan membutuhkan bantuan manusia.
Dengan memberi manusia kemampuan memahami waktu seperti mereka, hubungan kerja sama antara kedua spesies akhirnya bisa terjalin.
Jadi seluruh kedatangan alien di film ini sebenarnya adalah investasi jangka sangat panjang.
Apa Arti Tragis di Balik Hannah?
Setelah memahami masa depan, Louise sadar bahwa ia nantinya akan menikah dengan Ian dan memiliki seorang anak bernama Hannah. Ia juga tahu Hannah akan meninggal muda karena penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
Lebih menyakitkan lagi, Louise tahu bahwa suatu hari Ian akan meninggalkannya setelah mengetahui Louise sebenarnya sudah tahu nasib anak mereka sejak awal.
Artinya, Louise sadar seluruh rasa sakit itu tidak bisa dihindari. Namun ia tetap memilih menjalani semuanya.
Kenapa Louise Tetap Memilih Memiliki Hannah?
Meski tahu hidupnya akan dipenuhi kehilangan dan kesedihan, Louise tetap memilih mencintai Ian dan melahirkan Hannah. Baginya, kebahagiaan yang ia rasakan bersama putrinya selama 12 tahun tetap lebih berarti dibanding rasa sakit karena kehilangannya nanti.
Film ini pada akhirnya menyampaikan pesan bahwa hidup tidak harus sempurna untuk terasa berharga.
Kadang manusia tetap memilih menjalani cinta, kebahagiaan, dan hubungan, meskipun tahu semuanya suatu hari akan berakhir menyakitkan.
Review Ending Arrival: Karena Kebahagiaan Tetap Layak Dijalani
Dari sudut pandang Lemo Blue, ending film Arrival ingin berbicara tentang penerimaan terhadap hidup.
Film ini mempertanyakan satu hal sederhana: kalau manusia bisa melihat seluruh hidupnya dari awal sampai akhir, apakah kita akan mencoba mengubah semuanya… atau tetap menjalaninya karena setiap momen bahagianya masih layak untuk dirasakan?
Louise memilih pilihan kedua. Dan di situlah letak keindahan sekaligus tragedi dari ending Arrival.
Alien Datang Bukan Untuk Menyerang
Arrival menunjukkan kalau hidup tetap layak dijalani meski kita tahu akan ada rasa sakit di akhirnya. Denis Villeneuve berhasil membuat kisah filosofis, di mana bahasa bukan cuma alat komunikasi, tetapi sesuatu yang bisa mengubah cara manusia memahami hidup itu sendiri.
Buat kamu yang suka membaca penjelasan ending film mind-blowing, teori tersembunyi, sampai rekomendasi film Netflix viral, film jadul, maupun box office yang penuh plot twist, kamu juga bisa eksplor lebih banyak artikel lainnya di Lemo Blue.

