Jujur aja—kalau dengar kata lagu Thailand viral, yang kebayang di kepala tuh seringnya bukan yang serius-serius amat.
Lebih ke arah lagu lawak yang sengaja dibikin absurd: mulai dari “Maling Kingkong”, remix APT versi Thai yang entah kenapa selalu muncul di FYP, sampai sound “wok wok” yang rasanya kayak dengerin backsound angkot ngebut jam pulang kerja.
Makanya wajar kalau ekspektasi kita langsung rendah. Kayak, “ah paling lucu doang, terus lewat.” Tapi tunggu dulu—lagu yang satu ini beda.
Nggak cuma enak didengar, tapi juga punya rasa, emosi, dan vibe yang diam-diam nusuk. Serius, ini tipe lagu Thailand yang bikin kamu mikir ulang dan bilang, “oh… ternyata gue salah sangka.”
Table of Contents
8 Lagu Thailand Viral yang Enak Didengar Versi Lemo Blue

Kalau ditarik benang merahnya, 8 lagu viral Thailand ini bicara soal pengabdian, proses sembuh, takdir, dan kenangan yang manis tapi nyeri—tema-tema yang biasanya cuma bisa kena kalau kamu lagi diem, malam, dan kepikiran seseorang.
Nggak heran kalau banyak dari lagu ini jadi OST series Thailand, karena liriknya hidup lewat metafora: hujan, mantra, badai, sampai “gambar terakhir” yang nempel di ingatan. Ini bukan lagu buat ketawa—ini lagu buat ngerasa.
1. Ever-Forever (หยงหย่วน) – Billkin
Lagu ini pelan, hangat, dan intim. Billkin nggak teriak soal cinta besar, tapi justru fokus ke hal kecil: waktu yang dihabiskan bareng, napas yang seirama, dan keinginan buat tetap di samping orang yang sama, selama mungkin.
Rasanya kayak duduk berdua tanpa ngomong apa-apa, tapi hatinya penuh. Kenapa harus denger? Karena lagu ini cocok buat kamu yang lagi belajar menghargai momen hidup—yang sederhana tapi berharga.
2. Rain Wedding (เหมือนวิวาห์) – Jeff Satur
Jeff Satur datang dengan gambaran dunia yang awalnya dingin: hati terinjak, hujan kesepian, hidup yang capek. Tapi begitu ada satu orang itu, semuanya berubah. Badai masih ada, tapi rasanya kayak pesta pernikahan yang diberkati.
Kenapa harus denger? Ini lagu tentang ketahanan emosi—tentang cinta yang nggak ngilangin masalah, tapi bikin kamu kuat ngadepinnya.
3. Why Don’t You Stay (แค่เธอ) – Jeff Satur
Masih Jeff, tapi nuansanya lebih menyembuhkan. Hidup digambarkan kayak loop kosong sampai akhirnya ada seseorang yang bikin luka lama pelan-pelan nutup.
Bahkan di dunia tanpa bintang pun, asal bareng, rasanya masih bisa jalan. Kenapa harus denger? Karena lagu ini ngingetin: kadang yang kita butuhin cuma satu orang yang mau tinggal.
4. Mantra (มนตรา) – Keng Harit
Di lagu ini, cinta digambarkan kayak mantra dan sihir. Keng Harit minta ke angin, bulan, apa pun—asal cintanya jangan dipisahin. Intens, nekat, dan dramatis. Ini cinta yang siap ngorbanin segalanya.
Kenapa harus denger? Cocok buat kamu yang suka tema romantis dengan taruhan tinggi—cinta yang hampir obsesif tapi jujur.
5. The Theory of Love (ทฤษฎีไหน) – Sonya Saranphat
Ini lagu buat yang pernah mikir, “Kenapa sih cinta nggak pernah sesuai teori?” Sudah berusaha, sudah sayang, tapi tetap dingin dibalas. Meski sakit, si tokoh di lagu ini tetap memilih mencintai sepenuh hati. Kenapa harus denger? Karena lagu ini real. Cinta memang sering nggak logis dan nggak adil.
6. Last Twilight (ภาพสุดท้าย) – William Jakrapatr
Lagu ini pahit tapi indah. Tentang mimpi yang nggak kejadian, masa depan yang berubah, tapi kenangan terakhir—tatapan lembut itu—tetap jelas dan hangat.
Dari situlah dia belajar bernapas lagi. Kenapa harus denger? Ini lagu buat move on yang jujur: bukan lupa, tapi hidup sambil membawa kenangan baik.
7. More Than Words (มากกว่าที่รัก) – Emi Thasorn
Emi Thasorn bilang kalau kata “cinta” aja nggak cukup. Hubungan ini lebih dari sekadar takdir—ini pilihan sadar, keyakinan bahwa nggak ada orang lain yang bisa gantiin. Kenapa harus denger? Lagu ini uplifting, cocok buat merayakan cinta yang yakin dan tenang.
8. Destined (ไม่ใช่บังเอิญ) – Tui Chayatorn
Pertemuan mereka bukan kebetulan. Ada cerita pahit-manis yang ngebentuk dua hati sampai akhirnya mutusin: menghadapi badai bareng-bareng. Takdir mungkin mempertemukan, tapi pilihan yang bikin bertahan. Kenapa harus denger? Karena lagu ini kayak penutup sempurna—tentang sejarah bersama dan masa depan yang dipilih.
Ketika Lagu Thailand Bicara Lebih Dalam dari Dugaan

Delapan lagu ini jadi bukti kalau lagu Thailand viral nggak selalu soal lucu dan absurd. Buat Playlist Pakai Spotify Premium mulai dari 19K-an aja! Di balik melodi yang tenang dan lirik yang puitis, ada cerita tentang pengabdian, penyembuhan, takdir, sampai kenangan yang tertinggal lama di kepala.
Justru karena hadir tanpa gimmick berlebihan, lagu-lagu ini terasa jujur—kayak ngobrol pelan dengan perasaan sendiri, dan diam-diam bikin kita berhenti sejenak dari hiruk pikuk tren.
Kalau kamu ngerasa musik bukan cuma hiburan tapi juga tempat pulang, daftar ini bisa jadi pintu masuk yang pas.
Dan buat LemoList yang pengin terus nemuin lagu-lagu underrated, OST series yang ngena, sampai insight segar seputar rekomendasi musik, jangan berhenti di sini—masih banyak cerita dan rekomendasi lain yang siap kamu jelajahi bareng Lemo Blue.

