Kodaline pamit, LemoList—dan rasanya kamu pun pasti ikut nyesek mendengarnya. Band asal Irlandia yang diisi Steve Garrigan, Vincent May, Mark Prendergast, dan Jason Boland ini ngumumin rencana bubar lewat video penuh emosi di Oktober 2025.
Kisahnya bittersweet: mereka bakal nutup perjalanan dengan album kelima sekaligus terakhir, lalu ngasih salam perpisahan lewat konser di Dublin dan Cork.
Padahal musik Kodaline sudah mendunia, dari capai lebih dari satu miliar streams di Spotify sampai nongol di Grey’s Anatomy dan The Vampire Diaries. Jadi wajar kalau kabar ini bikin banyak hati ikut runtuh.
Table of Contents
Rekomendasi Lagu Kodaline yang Akan Selalu Dikenang Versi Lemo Blue

Sebelum LemoList masuk ke tiap cerita di balik lagu Kodaline, coba tarik napas dulu. Perjalanan musik mereka panjang, emosional, dan tiap track punya fragmen kecil dari hidup anak-anak Dublin ini.
1. All I Want — Patah Hati yang Menyembuhkan
Di sini Garrigan cerita jujur tentang ditinggal orang yang ia sayang. Rasa kehilangan, bingung, sampai titik depresi ia tumpahin semua. Lagu ini jadi anthem karena membawa harapan kecil: hidup terus jalan, dan kamu bakal nemu cinta yang tepat.
2. High Hopes — Lagu dari Titik Terendah
Garrigan nulis ini pas hidupnya lagi gak jelas arah. Drop out, bingung, tapi tetap maksa diri berpikir positif. Musik jadi ruang pelarian, dan build-up piano sampai klimaks vokalnya bikin lagu ini kerasa seperti tangan yang menarik kamu keluar dari gelap.
3. The One — Lagu Pernikahan Paling Jujur
Lagu Kodaline ini lahir dari momen personal—hadiah pernikahan buat sahabat dekat Garrigan. Gak heran vibe-nya hangat, sederhana, dan tulus banget.
4. Brand New Day — Ajak Kabur dari Kenyataan
Ini soundtrack yang pas saat kamu pengen lari jauh dan mulai hidup baru. Liriknya ngajak seseorang buat berpetualang bareng, dan musiknya rapi banget: pop yang paling presisi dari era debut mereka.
5. Coming Alive — Ketika Cinta Datang Secara Tiba-Tiba
Energi lagu Kodaline ini langsung meledak. Kodaline mulai nyoba synth dan elemen elektronik, dan hasilnya kerasa seperti cinta yang datang tanpa aba-aba.
6. All Comes Down — Jiwa Gospel di Dalam Rock

Track ini jadi titik paling soulful di album pertama. Aransemen elektro-stomp dan choir gospel bikin rasanya seperti penyembuhan yang penuh tenaga.
7. Brother — Saudara Sehidup Semati
Meski tanpa makna spesifik di sumber, lagu ini jelas tentang ikatan yang dalam. Banyak fans nganggepnya sebagai janji setia yang cuma bisa kamu bagi dengan seseorang yang kamu anggap keluarga.
8. Everything Works Out in the End — Optimisme ala Kodaline
Judulnya sudah menjawab semuanya. Lagu ini membawa napas lega bahwa apapun kekacauan hari ini, ada kemungkinan untuk selesai dengan baik.
9. Love Like This — Soundtrack Cinta yang Rumit
Ritmenya ringan, tapi rasanya seperti cerita cinta yang agak berantakan. Banyak LemoList juga jatuh cinta pada versi akustiknya karena terasa lebih dekat dan raw.
10. Moving On — Lagu untuk Melanjutkan Hidup
Kalau kamu lagi coba membuka bab baru, lagu Kodaline ini jadi teman yang pas. Cocok banget dengan fase perpisahan Kodaline.
11. Wherever You Are — Cinta yang Tetap Ada Meski Jauh
Track era modern mereka yang penuh rindu. Seperti ngomong ke seseorang: “Aku gak di dekatmu, tapi hatiku tetap ke situ.”
12. Follow Your Fire — Ketika Penyesalan Bertemu Realita
Suasana lagunya seperti mundur selangkah untuk lihat keputusan hidup sendiri. Ada unsur refleksi yang bikin kamu mikir ulang hal-hal yang pernah lepas.
13. Honest — Kodaline yang Paling Lugas
Ini lagu Kodaline yang paling direct. Performa live-nya selalu kuat, dan vibe-nya terasa seperti pengakuan tanpa filter.
Baca Juga, Yah! Spotify Wrapped 2025 Manual, Kita Denger Lagu yang Sama Mungkin (?)
Kenangan yang Tetap Hidup Bersama Lagu Kodaline

Pada akhirnya, perjalanan Kodaline mungkin sudah selesai, tapi cerita yang mereka sisipkan lewat setiap lagu masih terus hidup di hati banyak orang.
Dari patah hati paling sunyi sampai harapan yang muncul dari titik gelap, mereka ninggalin katalog musik yang bisa kamu putar kapan aja buat nemenin berbagai fase hidup. Setiap lagu Kodaline selalu punya cara sendiri buat nyentuh kamu—pelan, tapi ngena.
Dan sebelum kamu nutup halaman ini, LemoList, jangan berhenti di sini. Masih banyak berita musik yang bisa kamu jelajahi di Lemo Blue. Yuk lanjut eksplorasi, biar soundtrack hidupmu selalu punya warna baru.

