The Believers Season 2 kembali hadir di Netflix, dan kali ini LemoList diajak masuk lagi ke dunia gelap penuh tipu-daya, ambisi, dan drama kriminal yang dibungkus nuansa religius khas Thailand.
Kamu bakal ngikutin perjalanan serial crime-thriller ini yang digarap Wattanapong Wongwan bareng tim penulisnya, yang memang jago banget ngeracik ketegangan jadi cerita yang nagih.
Dengan total 8 episode berdurasi sekitar 50 menit, season baru ini berasa kayak kamu lagi naik roller coaster yang nggak pernah berhenti di trek lurus—selalu ada tikungan tajam yang siap bikin deg-degan. Dan di sinilah perjalanan itu dimulai.
Table of Contents
The Believers Season 2 Tentang Apa?

Sinopsis The Believers Season 2 kembali melanjutkan dunia penipuan berkedok agama di Thailand, dan makin-makin menunjukkan sisi gelapnya.
Serial ini ngikutin tiga sahabat—Win, Game, dan Dear—yang awalnya cuma pakai skill marketing untuk nyari cuan lewat proyek “keagamaan”.
Tapi perjalanan mereka berubah total begitu Ae, seorang pebisnis sekaligus anggota dewan lokal yang bikin merinding, menyeret mereka ke dalam Mega Merit Project.
Setelah aksi lama mereka diketahui Ae, trio ini dipaksa ngerjain proyek donasi raksasa senilai 1 miliar baht untuk membangun rumah sakit. Semua tampak seperti proyek amal, tapi sebenarnya jadi topeng untuk operasi ilegal dan pencucian uang.
Di sinilah ketegangan naik. Win, Game, dan Dear nggak cuma kejar target absurd, tapi juga harus menjaga keluarga masing-masing dari ancaman orang-orang Ae. Setiap langkah mereka terasa kayak jalan di atas api—salah sedikit, semuanya bisa habis.
Season ini berubah jadi thriller penuh adrenalin. Fokusnya nggak lagi sekadar bagaimana mereka menipu publik, tapi bagaimana mereka bertahan hidup. Bahaya datang dari segala arah, dan trio ini dipaksa memilih: kabur atau melawan balik.
Baca Juga, Yah! Rekap The Abandons: Drama Perebutan Wilayah, Kamu Dukung Siapa?
Rekap The Believers Season 2 (Episode 1–8 Lengkap)

Biar makin kebayang The Believers season 2 tentang apa, kita masuk ke perjalanan paling kacau trio Win–Game–Dear. Setiap episodenya selalu ada sesuatu yang bikin mereka makin terjebak, jadi mari kita susun langkah demi langkah.
Episode 1–2 — Dipaksa Main Lebih Besar dari Sebelumnya
Kita mulai dari titik paling menekan. Win dan Game tiba-tiba jatuh ke dalam genggaman Ae, perempuan berkuasa yang ngeliat potensi scam mereka dan langsung ambil alih hidup keduanya.
Targetnya ngeri: galang 1 miliar baht dalam enam bulan untuk proyek rumah sakit yang sebenarnya cuma kedok bisnis gelapnya. Sementara itu Dear berhasil kabur ke Amerika, tapi kaburnya pun harus pakai negosiasi hidup-mati dari Win dan Game.
Episode 3–4 — Lahirnya Golden Pho Tree & Penipuan Loteri
Setelah tekanan makin ketat, Win bikin strategi besar. Di sinilah Golden Pho Tree lahir—instalasi raksasa tempat orang bisa beli daun tembaga, perak, dan emas sebagai bentuk donasi.
Untuk nge-boost pemasukan, Win bikin ilusi keberuntungan lewat tiket loteri yang sudah ia beli duluan. Para donatur terlihat “diberkahi”, dan uang masuk deras. Tapi makin deras uang, makin tajam mata Ae.
Episode 5 — Rencana Bocor & Awal Malapetaka
Sekarang ketegangannya naik. Win mulai kerja sama diam-diam dengan polisi Yod, sambil pelan-pelan mindahin dana donasi untuk kabur di waktu yang tepat. Tapi arus transaksi mencurigakan bikin Ae pasang telinga. Dari sini, semuanya mulai retak.
Episode 6 — Pho Tree Runtuh dan Kehancuran Dimulai
Puncak pertama datang waktu Pho Tree roboh saat upacara peletakan batu pertama. Kekacauan pecah: orang terluka, korban jiwa berjatuhan, dan publik langsung teriak soal karma. Bagi Ae, ini pertanda ada sesuatu yang nggak beres di belakang layar. Amarahnya berubah jadi ancaman nyata.
Episode 7 — Penculikan Game dan Win Melawan Nasib
Ae akhirnya gerak. Game diculik, disiksa, dan keponakannya dijadikan sandera. Win punya pilihan untuk kabur sendiri, tapi dia milih balik untuk temannya.
Dia tipu kakaknya Ae—Aun—pakai cerita donatur besar, lalu bikin kekacauan besar di pabrik tempat Game disekap dengan cara memulai kebakaran. Di momen ini, keluarga Ae pecah, dan Aun tertembak oleh tangan Ae sendiri.
Episode 8 — Konfrontasi Berdarah & Dua Nyawa Hampir Hilang
Semua pecah jadi perang kecil. Win masuk neraka itu demi nyelametin Game, tapi peluru tetap menghantam keduanya. Mereka selamat, namun tubuh penuh luka bukan akhir masalah.
Ayah Ae, Wut, datang mengambil alih proyek dan menjadikan Win serta Game tahanan di rumah sakit. Win memilih pura-pura tak sadarkan diri demi dapat waktu menyusun jalan keluar terakhir.
Baca Juga, Yah! Rekap Stranger Things Season 5: Volume 1: Yuhu.. Vecna, Di Manakah Dirimu?
Penjelasan Ending The Believers Season 2 (Spoiler!)

Sekarang masuk ke bagian paling nyesek dari The Believers season 2. Setelah perjalanan panjang yang penuh tipu daya, ending-nya beneran ngehajar emosi karena semua karakter dipaksa ngambil langkah terakhir untuk menjatuhkan Wut dan Ae.
Dear Kembali, Misi Baru Dimulai
Kita mulai dari titik ketika Dear pulang diam-diam ke Thailand. Win dan Game butuh satu hal penting: bukti tertulis peninggalan mantan abbot yang dulu mencatat semua aktivitas kotor Wut dan Ae. Dokumen itu disimpan di loker perpustakaan kuil Nong Khan.
Dear nggak sendirian. Dol, yang udah meninggalkan jubah biar bisa hidup bareng Dear, ikut turun tangan.
Dengan bantuan Ekachai, mereka berhasil membuka loker itu. Ekachai sebenarnya lagi incar posisi abbot baru, tapi Wut membuatnya tersingkir. Membantu Dear jadi jalan baginya buat menendang Wut dari pengaruh kuil.
Kunci Bukti — Abbot, Dokumen, dan Ayah Win yang Masih Hidup
Dari sini, lingkaran masa lalu mulai kebuka. Win akhirnya tahu kalau ayahnya, Anuwat, ternyata masih hidup. Selama 18 tahun, Anuwat bersembunyi di biara terpencil karena pernah jadi target pembunuhan Wut setelah membongkar pencucian uang di yayasan kuil.
Dengan bantuan ibunya Win dan petugas pemakaman, Anuwat ditemukan dan setuju memberikan kesaksian. Gabungan dokumen abbot lama dan kesaksian Anuwat membentuk bukti terakhir yang mereka butuhkan.
Penangkapan Wut & Momen Kemenangan yang Tidak Benar-Benar Menang
Setelah operasi besar itu siap, Win bangun dari “pura-pura koma” dan mengembalikan 1 miliar baht ke rekening Wut. Transfer itu jadi palu terakhir yang memastikan Wut nggak bisa kabur dari keterlibatan langsung.
Yod dan timnya langsung menyerbu rumah sakit, menahan Wut dan anak buahnya dengan bukti lengkap: dokumen kuil, uang yang masuk, dan kesaksian Anuwat. Tapi suasananya nggak terasa seperti kemenangan—bebannya masih menggantung.
Nasib Ae: Kabur Tapi Balas Dendam
Saat semua pihak ikut tumbang, Ae justru lolos. Dia kabur sebelum polisi bergerak. Bagi Ae, yang terpenting adalah memastikan Win dan Game ngerasain balas dendamnya, meski dia harus melakukannya dari luar negeri.
Kematian Dear — Twist Paling Menyakitkan
Inilah pukulan terbesar. Ketika Dear dan Dol hendak menyerahkan bukti ke polisi, salah satu anak buah Ae memburu mereka.
Dear ditembak mati di dalam mobil tanpa ampun. Itu bentuk balasan Ae untuk mencegah trio ini bangkit lagi. Dol terpukul berat, dan kemungkinan besar kembali ke kehidupan lamanya sebagai biksu.
Sistem Korup yang Tidak Pernah Benar-Benar Runtuh
Setelah kekacauan, wajah baru menduduki posisi abbot—Ekachai berhasil mendapat kursi yang ia incar.
Tapi end-credit menunjukkan kenyataan pahit: dia cuma boneka. Wut masih punya pengaruh besar dari balik penjara lewat jaringan senior kuil. Proyek rumah sakit tetap dipaksakan berjalan, dan sistem yang seharusnya runtuh ternyata tetap berdiri.
Daftar Pemain The Believers Season 2
Mari kita kenalan dulu sama para wajah yang bakal muterin konflik di The Believers Season 2. Ini semacam “roll call” sebelum badai dimulai — biar kamu siap ngikutin intrik mereka satu per satu.
Para Pemeran Utama
- Win — diperankan oleh James-Teeradon Supapunpinyo
Sosok penggerak di antara trio entrepreneur yang terjebak makin dalam di dunia proyek keagamaan penuh manipulasi. - Game — diperankan oleh Peach-Pachara Chirathivat
Masih jadi otak yang sering bikin keputusan nekat, terutama saat ambisi mulai bentrok sama moral. - Dear — diperankan oleh Ally-Achiraya Nitibhon
Pemain kunci yang selalu berada di tengah pusaran masalah—kadang jadi penyeimbang, kadang malah pemantik.
Karakter Antagonis & Figur Politik
- Ae — diperankan oleh Donut-Manatsanun Phanlerdwongsakul
Politisi licik yang semakin kuat cengkeramannya. Dia musuh besar yang bikin kamu gregetan sejak season sebelumnya. - Wut — aktor tidak disebutkan
Ayah Ae, seorang politikus berpengaruh yang gerak-geriknya selalu menyimpan agenda. - Aun — aktor tidak disebutkan
Saudara Ae yang ikut terlibat dalam pusaran kekuasaan keluarga mereka.
Figur Pendukung Dunia Biara
- Monk Dol — diperankan oleh Pup-Patchai Pakdeesusuk
Mantan biksu yang memutuskan turun dari kehidupan monastik, memicu konflik baru lewat masa lalunya. - Ekachai — diperankan oleh Paophet Charoensook
Biksu yang bersaing memperebutkan posisi Abbot, membawa tensi dan drama ke dalam kehidupan biara.
Akhir yang Bikin Kamu Makin Penasaran
Setelah ngelihat siapa aja yang balik di The Believers Season 2, kamu pasti kerasa kalau dunia mereka bakal makin ruwet, makin gelap, dan makin seru buat diikutin.
Para karakter lama hadir dengan luka baru, sementara tokoh-tokoh pendukung siap ngegoyang stabilitas yang selama ini mereka perjuangkan. Semua dinamika ini bikin season baru terasa lebih matang dan penuh jebakan emosional.
Dan kalau LemoList masih pengin nyelam lebih dalam ke cerita serta drama lain yang vibes-nya sama menegangkannya, kamu bisa santai lanjut jalan-jalan ke koleksi rekap series di Lemo Blue.

