Run Away langsung mencuri perhatian sejak tayang perdana di Netflix pada 1 Januari 2026, dan mungkin kamu juga termasuk Lemolist yang ikut terseret ke dalam misterinya.
Serial terbatas bergenre drama misteri dan thriller ini diadaptasi dari novel karya Harlan Coben, dengan total 8 episode berdurasi sekitar 480 menit.
Berlatar Inggris Barat Laut, mulai dari Manchester Raya hingga Sefton Park di Liverpool, ceritanya dibangun perlahan tapi konsisten.
Menariknya, Run Away sempat menduduki posisi puncak tontonan Netflix, bahkan menggeser dominasi Stranger Things, membuktikan kekuatan ceritanya yang gelap, emosional, dan penuh fakta mengejutkan.
Table of Contents
Sinopsis Run Away Tentang Apa? (Premis Cerita)
Semua kekacauan di Run Away Netflix berawal dari satu momen sederhana yang berubah jadi mimpi buruk. Kisah Run Away mengikuti Simon Greene, seorang ayah dari keluarga mapan yang hidupnya runtuh saat putrinya, Paige, menghilang akibat kecanduan narkoba.
Pencarian itu membawa Simon ke sebuah taman, tempat ia menemukan Paige bersama Aaron Corval. Emosi yang tak terkendali membuat Simon menyerang Aaron, dan Paige kembali melarikan diri.
Masalah membesar ketika Aaron ditemukan tewas tak lama setelah kejadian tersebut. Simon pun terseret sebagai tersangka utama dan masuk ke pusaran gelap berisi sekte rahasia, pembunuh bayaran, serta rahasia keluarga yang selama ini terkubur rapat.
Sesuai gaya cerita Harlan Coben, setiap petunjuk justru membuka luka lama yang mengarah pada kebenaran yang sulit diterima.
Rekap Run Away Season 1 Lengkap

Dari episode awal sampai penutup, Run Away Netflix terus mempersempit jarak antara pencarian Paige dan rahasia kelam keluarga Greene.
Awal Pencarian Paige dan Kesalahan Fatal Simon
Cerita dibuka saat Simon Greene menemukan Paige mengamen di sebuah taman. Harapan singkat itu langsung runtuh ketika Simon kehilangan kendali dan menyerang Aaron Corval, pria yang bersama Paige.
Insiden ini membuat Paige kembali melarikan diri, sementara Simon tanpa sadar memicu rangkaian tragedi yang lebih besar. Kalau direnungkan sinopsis Run Away mulai menegaskan bahwa satu keputusan impulsif bisa berdampak panjang.
Ingrid, Apartemen Aaron, dan Insiden Penembakan
Simon dan Ingrid menelusuri apartemen Aaron untuk mencari petunjuk, lalu bertemu Cornelius Faber, tetangga yang menyimpan informasi penting.
Upaya mereka berlanjut ke Rocco, seorang pengedar narkoba. Pertemuan ini berujung penembakan brutal yang membuat Ingrid jatuh koma, mengubah pencarian Paige menjadi perjuangan hidup dan mati bagi Simon.
Elena Ravenscroft dan Pola Anak-anak yang Hilang
Di tengah keputusasaan, Simon bekerja sama dengan Elena Ravenscroft, detektif swasta yang juga menyelidiki kasus orang hilang.
Mereka menemukan pola mengerikan: para pria muda yang tewas atau menghilang, termasuk Aaron, berasal dari agensi adopsi yang sama dan terhubung lewat situs genealogi. Gaya misteri khas Harlan Coben mulai terasa kuat di fase ini.
Sekte Beacon of the Shining Truth
Penyelidikan membawa mereka pada sekte Beacon of the Shining Truth, dipimpin sosok misterius bernama “The One”.
Motif utamanya berkaitan dengan warisan dan anak-anak biologis yang disembunyikan. Dari sini, Run Away berubah dari drama keluarga menjadi konspirasi berdarah.
Ash & Dee Dee, Pembunuh Bayaran yang Memburu Darah
Tanpa diketahui Simon dan Elena, pembunuh bayaran Ash dan Dee Dee menjalankan misi menghabisi para putra biologis sang pemimpin sekte.
Saat Elena semakin dekat dengan kebenaran, nyawanya pun melayang. Kekerasan tak lagi tersembunyi, melainkan menjadi bagian inti cerita.
Menuju Akhir Musim yang Berdarah
Menjelang akhir musim, Ash tewas dalam baku tembak dengan kaki tangan Rocco. Dee Dee menyusul setelah didorong dari balkon oleh Mother Adiona, anggota sekte yang berusaha melindungi anaknya sendiri.
Polisi menyimpulkan Ash dan Dee Dee sebagai pelaku kematian Aaron, menutup musim pertama Run Away dengan jawaban yang terasa lengkap, namun menyisakan keganjilan besar.
Penjelasan Ending Run Away — Semua Terungkap, Tapi Tidak Pernah Benar-Benar Usai

Penjelasan ending Run Away ini memang tenang di permukaan, tapi dampaknya pelan-pelan menghantam. Dan warning juga kalau bagian ini mengandung spoiler, jadi kalau masih sementara nonton skip aja boleh heheh. Dan, yang belum nonton samsek, nonton di Netflix ya Lemolist! Cuma 18k-an kok.
Paige Tidak Pernah Benar-Benar Hilang
Paige akhirnya muncul di rumah sakit, menemui Ingrid dengan kondisi jauh lebih stabil. Lewat pengakuannya, terungkap bahwa ia menghilang untuk masuk pusat rehabilitasi dan memutus lingkaran narkoba. Run Away Netflix menegaskan bahwa pelarian Paige adalah upaya bertahan hidup, bukan pengkhianatan keluarga.
Siapa Pembunuh Aaron yang Sebenarnya?
Spoiler Run Away: Ingrid Greene adalah pembunuh Aaron. Aksinya dipicu naluri melindungi Paige setelah mengetahui Aaron menyuntikkan narkoba secara paksa dan melakukan kekerasan. Bukan balas dendam, melainkan keputusan ekstrem seorang ibu.
Twist Paling Kelam — Aaron adalah Anak Ingrid
Melalui situs genealogi, Simon menemukan fakta yang lebih mengerikan: Aaron adalah putra biologis Ingrid dari masa lalunya di sekte Shining Haven. Ingrid selama ini percaya bayinya meninggal saat lahir. Gaya khas Harlan Coben terasa kuat—satu kebenaran membuka luka lama yang lebih dalam.
Tatapan Terakhir Simon dan Makna Ending Ambigu
Paige meminta Simon menyimpan rahasia itu. Serial ditutup dengan tatapan Simon ke kamera saat makan malam keluarga. Diam, penuh beban. Ending Run Away bukan soal jawaban final, tapi tentang rahasia yang kini hidup bersama mereka.
Daftar Pemain Run Away (Full Cast)

Lemolist, cerita gelap Run Away berdiri kuat berkat jajaran aktor yang menghidupkan setiap rahasia keluarga Greene.
- James Nesbitt sebagai Simon Greene
- Minnie Driver sebagai Ingrid Greene
- Ellie de Lange sebagai Paige Greene
- Thomas Flynn sebagai Aaron Corval
- Ruth Jones sebagai Elena Ravenscroft
- Alfred Enoch sebagai Detektif Isaac Fagbenle
- Amy Gledhill sebagai Detektif Ruby Todd
- Lucian Msamati sebagai Cornelius Faber
- Jon Pointing sebagai Ash
- Maeve Courtier-Lilley sebagai Dee Dee
- Annette Badland sebagai Lou
- Marcus Fraser sebagai Rocco
Run Away dan Rahasia yang Tak Pernah Benar-Benar Pergi
Lewat alur yang rapat dan twist khas Harlan Coben, Run Away menutup ceritanya dengan satu pesan jelas: pelarian tidak selalu membawa kebebasan.
Setiap karakter menyimpan luka, dan keluarga Greene menjadi gambaran rumah megah dengan fondasi rapuh yang siap runtuh kapan saja.
Ending-nya sengaja dibiarkan ambigu, memaksa kamu ikut memikul rahasia yang sama beratnya dengan yang ditanggung Simon.
Lanjut cari rekap series terbaru, favorit kamu, atau series dengan ending ambigu di Lemo Blue yah!

