Pesugihan Sate Gagak jadi salah satu film yang bikin penasaran sejak detik pertama dengar judulnya.
Dari awal, vibe-nya sudah terasa nyeleneh: horor komedi yang diramu Etienne Caesar dan Dono Pradana, ditulis Nugra Agung, dan digarap bareng rumah produksi besar seperti Cahaya Pictures sampai BASE Entertainment.
Rilis nasional pada 13 November 2025 dengan durasi 105 menit dan rating 13+, film ini kayak ngajak kamu ikut numpang duduk di warung sate paling aneh sedunia. Yuk, masuk dulu ke ceritanya, karena perjalanan gila ini baru mau dimulai.
Table of Contents
Sinopsis Pesugihan Sate Gagak

Perjalanan Trio Gagak ini dimulai dari masalah sederhana: hidup yang makin menghimpit. Dari sinilah cerita pesugihan sate gagak mulai memutar nasib mereka ke arah yang tak pernah mereka bayangkan.
Anto, Dimas, dan Indra hidup dalam tekanan yang terus menekan dada. Anto butuh uang buat mas kawin supaya bisa nikah dengan Andini.
Dimas berusaha menyelamatkan usaha ibunya yang hampir tutup. Indra terjebak pinjaman online yang makin mencekik. Mereka merasa kalah sebelum bertarung, dan di titik itu, mereka hampir menyerah pada hidup.
Di tengah putus asa, Indra menemukan buku mantra pesugihan peninggalan kakeknya. Dari situ muncul gagasan paling ngawur: melakukan pesugihan tanpa tumbal manusia.
Mereka memilih jalan lain—berjualan sate dari daging burung gagak untuk para demit. Ide konyol ini terasa sempurna saat itu, seolah jadi jalan keluar tercepat dari segala beban.
Awalnya, bisnis mereka laris manis. Genderuwo, pocong, kuntilanak, semua antre seperti pelanggan setia. Mereka bayar mahal, membuat Trio Gagak mendadak tajir.
Hutang lunas, hidup berubah, hubungan Anto dan Andini ikut membaik. Mereka merasa menang, seperti akhirnya dunia memihak.
Ketenangan itu cepat berubah jadi mimpi buruk. Para makhluk gaib makin agresif, makin tak terkendali, dan terus menuntut sate.
Sekali mereka ketagihan, tak ada yang bisa menghentikan. Trio Gagak terseret ke dalam lingkaran teror yang mereka buat sendiri. Jalan pintas yang awalnya tampak manis berubah jadi kutukan, memaksa mereka mencari cara keluar sebelum semuanya terlambat.
Baca Juga, Yah! Jodoh 3 Bujang (2025): Drama Panai’ 3 M yang Bikin Ngakak dan Nyesek!
Penjelasan Ending Pesugihan Sate Gagak (Ada Spoiler-Spoilernya)

Ceritanya membawa kita ke titik di mana semua keputusan Trio Gagak akhirnya menagih harga yang harus dibayar.
Konsekuensi dari Jalan Pintas
Ketenangan yang sempat mereka rasakan mendadak runtuh. Kekayaan yang datang cepat terbuka sebagai hasil pesugihan yang gelap, membuat hubungan mereka retak. Para demit yang dulu terlihat “ramah” kembali dengan sifat asli: rakus dan agresif.
Mereka terus menuntut sate, menjebak Trio Gagak dalam lingkaran yang mengerikan. Jalan pintas yang mereka pilih berubah menjadi jerat tanpa ruang kabur.
Konflik Moral Trio Gagak
Di titik ini, dilema besar muncul. Mereka harus memilih: tetap menjalankan bisnis yang menguntungkan tapi berbahaya, atau berhenti dan menghadapi kemarahan para makhluk gaib yang sudah mereka layani.
Setiap keputusan sama-sama membawa risiko. Ketakutan dan rasa bersalah mulai menggerogoti mereka, membuat persahabatan yang sebelumnya kuat terasa rapuh.
Pesan Moral yang Disampaikan Film
Akhir cerita pesugihan sate gagak menyimpan pesan yang cukup jelas. Setiap pilihan yang terlalu mudah selalu menyimpan konsekuensi yang sulit. Hidup yang dibangun dari jalan instan tidak pernah menawarkan kedamaian.
Film ini menutup kisah Trio Gagak dengan pengingat sederhana: kebahagiaan yang bertahan datang dari kerja keras dan rasa syukur, bukan dari kesepakatan gelap yang kelihatannya menguntungkan.
Baca Juga, Yah! Hotel Sakura (2025): Traumanya Dibawa Sampai Mati
Review Pesugihan Sate Gagak — Worth It atau Skip?

Pesugihan sate gagak termasuk film yang langsung mencuri perhatian sejak awal penayangannya. Banyak yang bilang ini salah satu pilihan horor-komedi paling segar di tahun 2025.
Keunikan Cerita dan Horror-Comedy yang Segar
Film ini menawarkan pengalaman yang terasa berbeda. Ceritanya berani, pintar, dan punya cara tersendiri dalam mengajak penonton tertawa sekaligus tegang. Humor yang dilempar terasa baru, sementara nuansa horornya tetap menjaga adrenalin tetap naik.
Performa Trio Komika yang Jadi Kekuatannya
Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benedictus Siregar tampil dengan chemistry yang alami. Energi mereka hidup, membuat hubungan persahabatan ketiganya terasa meyakinkan. Ada momen ekstrem yang menuntut mereka tampil tanpa ragu, dan di situlah terlihat profesionalisme yang melampaui gimmick komedi.
Sentilan Sosial dan Kritik Hidup Modern
Lewat kisah “berbisnis dengan demit,” film ini menyampaikan kritik tentang tekanan hidup yang membuat orang tergoda mencari jalan instan. Absurdnya cerita justru memantulkan kenyataan pahit: banyak orang terjebak keinginan kaya cepat karena himpitan ekonomi dan tuntutan sosial.
Kalau Menurut Lemo Blue Sih…
Sketsa komedi, tensi horor, dan pesan moralnya menyatu dengan rapi. Nonton film ini terasa stabil dari awal sampai akhir. Secara keseluruhan, pengalaman menontonnya dapat dan cukup untuk bikin kamu betah sampai kredit terakhir. Kalau menurut Lemo Blue, ini worth it!
Daftar Pemain Pesugihan Sate Gagak
Setiap karakter punya energi yang pas dengan kekacauan cerita.
- Ardit Erwandha sebagai Anto
- Yono Bakrie sebagai Dimas
- Benedictus Siregar sebagai Indra
- Yoriko Angeline sebagai Andini
- Nunung
- Arief Didu
- Firza Valaza
- Ence Bagus
Ketika Jalan Pintas Menagih Balasan
Pesugihan Sate Gagak menutup kisahnya dengan nada yang mengingatkan kamu atau LemoList bahwa setiap pilihan instan selalu punya bayangan panjang di belakangnya.
Film ini memadukan horor dan komedi dengan cara yang cerdas, lalu menyusupkan pesan tentang tekanan hidup modern, godaan kekayaan cepat, dan betapa rapuhnya manusia ketika merasa terdesak. Dari awal hingga akhir, perjalanan Trio Gagak terasa seperti cermin yang memantulkan kecemasan banyak orang hari ini.
Akhirnya, film ini memberi kesimpulan sederhana: kebahagiaan yang tumbuh dari proses terasa jauh lebih damai daripada hasil yang datang dari kesepakatan gelap. Kalau kamu menikmati cerita yang nyeleneh tapi tetap punya makna, judul ini wajib masuk daftar tontonanmu.
Dan kalau kamu atau LemoList ingin lanjut menjelajah berita film lain yang seru, ringan, dan tetap informatif, kamu bisa lanjut eksplorasi dunia Lemo Blue!

