Paraxnormal adalah horor-komedi yang santai, tapi tetap punya bumbu psikologi dan dark humor yang nakal.
Dari awal, film ini memang nggak berusaha jadi karya yang ribet—lebih ke tipe tontonan “popcorn movie” yang kamu nikmati sambil selonjoran, ketawa kecil, lalu lanjut lagi tanpa mikir berat.
Sepanjang cerita, kamu bakal diajak masuk ke konflik pertemanan yang absurd, ditemani suasana Kelantan yang jadi latar penuh karakter dan nuansa lokal yang fresh.
Serunya lagi, produksi film ini juga dibuat buat bantu kru yang kesulitan setelah pandemi—jadi rasanya nonton Paraxnormal itu kayak ikut support senyuman di balik layar.
Table of Contents
Sinopsis Paraxnormal

Kisah Paraxnormal dimulai dengan Yasin, Asri, Fateh, dan Anas yang bersatu lagi setelah terpisah lebih dari 30 tahun.
Reuni ini awalnya terasa biasa saja, tapi cepat berubah jadi petualangan yang bikin mereka harus menghadapi masa lalu, sifat asli masing-masing, dan keputusan nekat yang mengubah arah hidup mereka.
Masuk ke bagian yang mulai memanas, kamu akan melihat bagaimana mereka terseret ke situasi horor setelah mencoba merampok sebuah vila tua yang katanya berhantu.
Vila itu dipercaya menyimpan harta lebih dari RM10 juta, dan niat mereka yang awalnya sederhana langsung berbelok jadi rangkaian kejadian aneh yang bikin bulu kuduk berdiri.
Setelah itu, cerita membawa kamu masuk lebih dalam. Paraxnormal menggabungkan horor dengan komedi spontan yang muncul dari kekacauan mereka sendiri.
Di balik tawa dan teriakan, film ini menyorot sisi gelap manusia: keserakahan, pengkhianatan, dendam, sampai batas antara teman dan sahabat sejati.
Di tengah semua itu, kamu akan melihat bagaimana empat orang ini diuji sampai titik paling rapuh mereka, lalu menemukan kembali arti kebersamaan yang sempat hilang.
Baca Juga, Yah! Tenung (2025): Kutukan yang Menggrogoti Tubuh & Pikiran
Makna dan Penjelasan Ending Paraxnormal (Spoiler Tipis-Tipis)

Makna ending film Paraxnormal adalah potret dari konflik manusiawi yang tabrak-tubruk dengan suasana supranatural. Semua pilihan karakter di akhir selalu kembali ke tiga hal—keserakahan, pengkhianatan, dan makna persahabatan.
Ending Paraxnormal bisa bergerak ke penyadaran besar. Dengan tema persahabatan yang terus disorot para pemain, ada kemungkinan empat sahabat ini akhirnya sadar kalau hubungan mereka lebih berharga daripada harta yang mereka kejar.
Situasi genting bisa membuka siapa yang setia dan siapa yang bermain curang, lalu membuat mereka menutup rencana perampokan dan memilih bertahan sebagai sahabat.
Twist Gelap ala Komedi Horor
Film ini punya karakter dark comedy yang kuat. Akhir ceritanya bisa jadi memutar balik ekspektasi: harta yang mereka cari ternyata tak bernilai, atau “horor” yang mereka takuti cuma trik yang makin memperlihatkan kerakusan mereka sendiri.
Ketegangan supernatural bisa pecah lewat humor spontan, sesuai niat film yang tetap ringan dan menghibur.
Konsekuensi Keserakahan
Setelah perjalanan penuh ego dan ambisi, keserakahan bisa berakhir dengan balasan yang pahit. Empat sahabat ini bisa saja terjebak oleh makhluk yang menghuni vila itu, atau saling menjatuhkan sampai tragedi terjadi. Ending seperti ini menutup cerita dengan ironi yang pas untuk konflik gelap yang sudah dibangun sejak awal.
Baca Juga, Yah! Jabang Mayit (2025): Horor Lokal dengan Luka Ibu dan Ritual Kelam
Review Paraxnormal: Worth It atau Skip?

Paraxnormal hanya sebagai tontonan santai yang memang ditujukan buat hiburan ringan. Dari sini, kamu bisa lebih mudah menimbang apakah film ini sesuai selera kamu atau tidak.
Ada yang menyebut film ini “sampah, ga lucu, garing”, bahkan ada yang bilang nontonnya sambil lipat baju biar lebih tahan. Ini nunjukin kalau eksekusi komedinya terasa murah atau kurang kena untuk sebagian orang.
Tapi, film ini tetap menghibur kalau ditonton bareng keluarga. Azhan Rani sendiri cerita kalau saat preview, penonton ketawa dan responnya positif.
Kombinasi horor dan komedi spontan memang jadi kekuatan film ini, apalagi dengan niat awalnya sebagai popcorn movie yang gampang dinikmati.
Kalau kamu mencari cerita yang dalam, komedi yang cerdas, atau eksekusi yang rapi, Paraxnormal mungkin nggak pas.
Tapi kalau kamu cuma mau hiburan ringan, nggak mau mikir banyak, dan butuh tontonan santai dari horor-komedi Malaysia, film ini masih bisa jadi pilihan yang lumayan buat menemani waktu kosong.
Daftar Pemain Paraxnormal
Ini dia karakter unik yang mereka bawa ke dalam kekacauan horor-komedi ini:
Pemeran dan Karakter
- Joey Daud sebagai Yasin
- Azhan Rani sebagai Asri
- Epy Kodiang sebagai Fateh
- Amir Nafis sebagai Anas
- Ellie Suriaty Omar sebagai Pembantu Villa
- Kamarool Haji Yusoff sebagai Shaman/Bomoh
Paraxnormal dan Kekacauan yang Menghibur
Paraxnormal menawarkan perjalanan horor-komedi yang ringan, penuh spontanitas, dan dibalut drama persahabatan yang kadang manis, kadang berantakan. Dengan konflik yang simple dan vibe “popcorn movie”, film ini cocok buat kamu yang butuh tontonan tanpa beban, cukup dinikmati sambil santai.
Kalau kamu merasa film ini memberi warna baru di daftar tontonanmu, LemoList, masih banyak cerita lain yang bisa kamu gali. Kamu bisa lanjut eksplor berita film dan series lainnya di Lemo Blue—lebih santai, lebih seru, dan pastinya makin lengkap buat nemenin hari-harimu.

