Sinopsis My Secret Santa

My Secret Santa (2025): Penyamaran yang Berujung Cinta (dan Kekacauan)

My Secret Santa jadi salah satu film liburan untuk kamu suka cerita yang hangat, tapi tetap dibumbui kekacauan lucu khas musim Natal. Seorang ibu tunggal yang lagi terjepit kondisi hidup, terus nekat nyamar jadi… Santa. 

Yes, literally Santa, lengkap dengan janggut, perut buncit palsu, dan suara berat ala reverse Mrs. Doubtfire

Film holiday romcom berdurasi 1 jam 30 menit ini digarap Mike Rohl—yang juga bikin The Princess Switch—dan tayang eksklusif di Netflix. Dari sini aja, kamu pasti sudah kebayang dramanya bakal sejauh apa.

Film My Secret Santa tentang Apa? (Plot Lengkap)

Film My Secret Santa tentang Apa? (Plot Lengkap)

Kamu bakal ketemu Taylor Jacobson, ibu tunggal yang ceria tapi lagi kepepet parah. Dia baru kena PHK dari pabrik kue, tagihan numpuk, dan Zoey—putrinya yang jago snowboard—diterima di Sun Peaks Snowboard Academy yang jelas nggak murah. Taylor butuh uang, cepat.

Saat tahu karyawan Sun Peaks Resort dapat diskon gede buat biaya sekolah, Taylor langsung gerak. Masalahnya cuma satu: lowongan yang tersedia cuma jadi Santa musiman. 

Dibantu kakaknya dan pasangan kakaknya yang jago kostum, Taylor berubah total jadi “Hugh Mann”—dari wig sampai prostetik, semua dipasang rapi.

Sebagai Santa, dia langsung lolos wawancara Matthew Layne, manajer resort yang baik hati tapi clueless, dan Natasha, manajer marketing yang super tajam. 

Masalah baru muncul ketika Matthew mulai sering curhat ke Santa, sementara dia juga tanpa sadar makin dekat dengan Taylor versi asli—mantan vokalis band punk Screaming Kittens. 

Begitulah awal perjalanan kacau dan seru dalam sinopsis My Secret Santa yang bikin kamu ikut deg-degan dan ngakak sekaligus.

Taylor harus pintar kabur, muncul, hilang, ganti suara, dan main dua peran tanpa ketahuan siapa pun.

Baca Juga, Yah! Jingle Bell Heist (2025): Malam Natal Kita Ngerampok Yuk!

Ending My Secret Santa (Spoiler Alert!)

Ending My Secret Santa (Spoiler Alert!)

Musik meriah, lampu kelap-kelip, dan Taylor yang lagi repot menjaga dua identitas sekaligus. Dari titik ini, akhir cerita My Secret Santa mulai memanas.

Identitas Santa yang Terbongkar

Di tengah keriaan pesta, Natasha yang sejak awal curiga akhirnya menyerang “Hugh Mann” di depan banyak orang. Suasana makin kacau ketika kabar Zoey kecelakaan datang tiba-tiba. 

Taylor kabur dari pesta masih dengan kostum Santa. Saat berusaha menenangkan Zoey, dia lupa menjaga perannya dan dipaksa melepaskan topeng Santa. Semua orang—termasuk Matthew—melihat siapa Santa sebenarnya.

Konflik, Viral Moment, dan Patah Hati

Kejutan itu langsung menyebar cepat. Berita tentang Santa perempuan viral, dan Matthew memilih menjauh karena merasa dibohongi habis-habisan. Taylor harus menanggung rasa bersalah sambil menahan patah hati yang makin berat.

Momen Rekonsiliasi dan Pengakuan Cinta

Di acara Christmas Eve, Matthew sedang bicara soal arti Santa yang sebenarnya. Taylor datang bersama Zoey dan akhirnya naik ke panggung. Dia minta maaf, jelasin semuanya, dan jujur bahwa dia jatuh cinta pada Matthew. Momen ini jadi titik balik yang manis di ending My Secret Santa.

Epilog: Hidup Baru di Sun Peaks

Keesokan paginya, hidup Taylor berubah lagi. Dia resmi ditawari posisi sebagai direktur acara keluarga di Sun Peaks. Natasha pun luluh setelah tahu anaknya merasa dipahami oleh Taylor versi Santa. 

Dia menerima tawaran kerja di London agar dekat dengan ayah anaknya. Film menutup semuanya dengan manis lewat ciuman Taylor dan Matthew—penutup hangat untuk akhir cerita My Secret Santa.

Baca Juga, Yah! Troll 2 (2025): Ada yang Lagi “Main-Main Api” Nih 

Review My Secret Santa: Worth It atau Skip?

Review My Secret Santa: Worth It atau Skip?

Dari sini, kita mulai lihat sisi baik dan sisi goyah dari My Secret Santa. Layakkah ditonton? 

Yang Bikin Film Ini Layak Ditonton

Alexandra Breckenridge jadi magnet utama film ini. Gaya konyolnya, termasuk momen spontan kayak teriak “Jingle bells!” saat gugup, bikin Taylor terasa hidup. Chemistry-nya dengan Ryan Eggold juga enak diikuti. 

Ada momen-momen emosional ketika Taylor sebagai Santa benar-benar nyambung sama anak-anak, bikin film ini tetap punya kehangatan khas Natal. Kalau kamu cari tontonan manis yang nggak bikin mikir keras, film ini lumayan nyaman.

Yang Bikin Orang Bilang “Skip It”

Premis penyamaran Santa sulit diterima secara logis, apalagi Taylor harus menipu orang yang kenal dia cukup dekat. Beberapa karakter terasa aneh, termasuk obsesi Matthew pada Santa. 

Humor fisik dan suara berat ala penyamaran kadang terasa dipaksa. Perbandingan dengan Mrs. Doubtfire nggak terhindarkan, dan emang sih My Secret Santa kalah jauh dalam eksekusi.

Kalau Menurut Lemo Blue Sih… 

Kalau kamu butuh tontonan liburan yang ringan, mudah diikuti, dan lagi kangen Alexandra Breckenridge, film ini bisa masuk list. 

Tapi kalau kamu berharap cerita yang rapi, komedi yang mulus, atau romansa yang kuat, My Secret Santa mungkin terasa kurang nendang. Cocok buat penonton yang cuma ingin suasana hangat di malam Natal tanpa ekspektasi tinggi.

Daftar Pemain My Secret Santa

Yuk langsung lihat siapa aja yang meramaikan My Secret Santa.

  • Alexandra Breckenridge sebagai Taylor Jacobson – ibu tunggal, mantan vokalis Screaming Kittens, dan Santa penyamar bernama “Hugh Mann”.
  • Ryan Eggold sebagai Matthew Layne – General Manager Sun Peaks Resort sekaligus love interest Taylor.
  • Tia Mowry sebagai Natasha Burton – Marketing Manager yang tajam dan jadi ‘villain’ dalam cerita.
  • Madison MacIsaac sebagai Zoey Jacobson – putri remaja Taylor yang jago snowboard.
  • Diana Maria Riva sebagai Doralee – landlady galak yang selalu mengawasi Taylor.

Hangatnya Cerita, Ramainya Drama Natal

My Secret Santa menutup ceritanya dengan rasa manis khas film liburan—penuh kekacauan identitas, cinta yang pelan-pelan tumbuh, dan momen keluarga yang bikin hati adem. 

Dari perjuangan Taylor sampai rekonsiliasi dengan Matthew, film ini memberi napas ringan untuk kamu yang butuh hiburan tanpa beban. Semua elemen—humor, drama, dan sentuhan emosional—bercampur jadi satu paket tontonan Natal yang sederhana tapi tetap charming.

Kalau kamu merasa cocok dengan vibe film seperti ini, berarti kamu ada di tempat yang tepat. Di Lemo Blue, kamu bisa eksplor lebih banyak berita film dan series yang lagi ramai, unik, ataupun underrated.