Root of all Evil adalah lagu Daniel Caesar ini nyentuh tema moral dan refleksi diri, terinspirasi dari ayat Alkitab 1 Timotius 6:10 tentang “cinta uang sebagai akar segala kejahatan.”
Lagu ini ada di album keempatnya, Son of Spergy, yang sarat dengan tema rekonsiliasi, iman, dan pengampunan.
Dengan beat drum santai dan fokus pada vokal Daniel Caesar, lagu ini jadi medium R&B yang indah untuk eksplorasi konflik batin dan pengakuan diri. Persis kayak obrolan hati ke hati.
Table of Contents
Makna Lagu Root of all Evil Daniel Caesar

Perlu kamu tahu kalau lagu ini lebih dari sekadar R&B santai—ini eksplorasi batin tentang moral, kehilangan, dan pergulatan diri.
1. Konflik Internal dan Godaan
Di sini, Daniel Caesar ngajak kita melihat sisi gelap manusia. Lagu Root of all Evil menggambarkan perjuangan batin antara keinginan tetap baik dan godaan untuk salah langkah.
Ia jujur mengakui ketertarikan pada “kejahatan” meski sadar seharusnya menjauhi. Dia pun menyalahkan diri sendiri atas kelemahan ini: “Forces of evil pull me away from you / I let ’em in, granted them entry.”
Dosa digambarkan sebagai kelemahan yang bisa terlihat dan bahkan dibaca oleh orang dekatnya.
2. Kehilangan dan Krisis Identitas
Konflik batin makin berat setelah kehilangan sosok penting, yang seolah jadi cermin moral atau penuntun.
Daniel Caesar merasa tersesat dan terisolasi: “Now that you’re gone, nobody gets me.” Dari sini muncul pertanyaan eksistensial tentang siapa dirinya sebenarnya: “Am I a man or a beast?” atau “Am I a man or a mouse?”
3. Pengakuan dan Permohonan Disiplin
Lagu ini juga jadi ruang pengakuan dan penyesalan. Ia bilang, “For I’m a sinner, a sinner,” sambil menyeru butuh bimbingan: “Somebody please discipline me.”
Dia terjebak dalam siklus negatif tapi sekaligus siap mengakui kesalahan: “I know that I’ve gone astray, here I am.” Pesan utamanya jelas: pentingnya disiplin diri dan perjuangan abadi menjaga kemanusiaan serta kebaikan.
Baca Juga, Yah! ‘Moon’ Daniel Caesar Ft. Bon Iver: Rasa Sakit Jangan Dipendam!
Refleksi Diri Lewat Lagu Root of all Evil

Lagu Root of all Evil mengajak kita merenung tentang konflik batin, godaan, dan pentingnya disiplin diri. Dari pengakuan dosa hingga pencarian pengampunan, Daniel Caesar menyajikan narasi yang bikin kita sadar akan perjuangan menjaga kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, lagu ini juga ngingetin bahwa introspeksi itu bagian dari perjalanan hidup. Kalau kamu penasaran sama lagu-lagu dengan pesan mendalam lain atau ingin terus update soal musik, jangan lupa eksplor lebih banyak berita musik di Lemo Blue.

