Makna Lagu Romantic Homicide ‘D4vd’

Makna Lagu Romantic Homicide ‘D4vd’: Curhatan Patah Hati atau Tragedi itu?

Oke LemoList! Lagu “Romantic Homicide” dari D4vd mungkin sudah sering mampir di FYP kamu sejak 2022, apalagi sempat jadi super viral di TikTok dan bikin nama D4vd meledak di dunia musik indie-pop. 

Awalnya lagu ini dikenal karena nuansanya yang gloomy tapi relatable banget soal patah hati. Tapi siapa sangka, beberapa tahun kemudian, lagu ini kembali jadi sorotan dengan cara yang jauh lebih tragis. 

Setelah kasus penemuan jenazah Celeste Rivas Hernandez di dalam Tesla yang terhubung dengan D4vd, orang-orang mulai mempertanyakan lagi makna lagu Romantic Homicide, cuma tentang move on, atau ada sisi gelap yang kebetulan nyambung dengan realita?

Makna Lagu “Romantic Homicide” Menurut D4vd

makna lagu Romantic Homicide tentang

Kalau kamu penasaran kenapa banyak orang bilang makna lagu Romantic Homicide itu dalam banget, jawabannya ada di cara D4vd sendiri menjelaskan liriknya. Ia sering bilang kalau lagu ini lebih ke permainan pikiran dan perasaan yang diungkap dengan bahasa puitis. 

1. “Membunuh di Dalam Pikiran”

D4vd pernah cerita di wawancaranya bareng Genius tentang makna lagu Romantic Homicide, dia bilang kalau kalimat “In the back of my mind, I killed you” itu bukan soal kekerasan nyata. Menurutnya, beda banget rasanya bilang “you died” dengan “I killed you.” 

Yang pertama terdengar pasif, sementara yang kedua adalah keputusan sadar: ia memilih menghapus bayangan seseorang dari pikirannya. Buat D4vd, ini bentuk “pembunuhan” versi metafora—semua aman di kepala, nggak ada tindakan fisik sama sekali.

Baca Juga, Yah! Lirik Lagu Billie Eilish Birds of a Feather Serta 6 Makna Pentingnya!

2. Lirik Sebagai Puisi & Interpretasi Bebas

Kalau kamu dengerin detail, makna lagu Romantic Homicide memang terbuka buat banyak tafsir. D4vd percaya kalau setiap kata bisa dibaca beda-beda oleh orang lain. Inspirasi itu datang dari manga Jepang dan novel grafis yang penuh simbol. 

Beberapa fans bahkan merasa bait “dying in the back of my mind” cocok dengan pengalaman mereka: ada yang merasa versi lama dirinya mati, ada yang merasa berhasil sembuh dari kecanduan, ada juga yang menganggapnya proses tumbuh jadi pribadi baru. Buat D4vd, itu justru kekuatan terbesar dari lagunya.

3. Cerita Patah Hati & Melepaskan

Di balik semua metafora, inti dari makna lagu Romantic Homicide tetap soal patah hati. Lagu ini memotret rasa kecewa saat sadar kalau pasangan sudah nggak peduli lagi. D4vd ingin pendengar benar-benar merasakan momen saat ia berani bilang “I hate you.” 

Itu bukan sekadar emosi, tapi tanda kalau ia sudah selesai—nggak lagi sedih, nggak menyesal, dan bisa melepaskan. Dalam sudut pandangnya, cinta memang selalu naik turun, dan saat berakhir, rasanya seperti menutup satu bab kehidupan.

Baca Juga, Yah! Makna & Lirik Lagu Billie Eilish Wildflower: Tetap Temenan atau …?

4. Imaji Kuat di Video Musik

Selain lirik dan makna lagu Romantic Homicide, visualnya juga siap-siap merinding. Video musik Romantic Homicide yang sudah ditonton ratusan juta kali di YouTube menampilkan adegan dramatis: badai petir, koper yang diseret, hingga sosok wanita dengan gaun putih berlumuran merah di atas ranjang. 

Ada juga pisau penuh darah, mawar putih yang jatuh bernoda, dan adegan seperti pemakaman. Semua simbol ini jelas dibuat untuk memperkuat cerita patah hati yang ekstrem. Setelah kasus tragis Celeste mencuat, banyak yang salah kaprah mengaitkan imaji itu dengan kejadian nyata. Menurut LemoList gimana? 

Kasus Celeste Rivas Hernandez yang Menghebohkan

makna lagu Romantic Homicide, sekarang cerita jadi makin kompleks karena kasus Celeste Rivas Hernandez

Kalau tadi kita sudah ngobrolin soal makna lagu Romantic Homicide, sekarang cerita jadi makin kompleks karena kasus Celeste Rivas Hernandez ikut menyeret nama D4vd. Kejadian ini bikin banyak orang ngehubungin lirik lagu dengan tragedi nyata. 

1. Penemuan Mayat di Tesla

Terlepas dari makna lagu Romantic Homicide, berita pada tanggal 8 September 2025, publik dikejutkan dengan penemuan jenazah Celeste Rivas Hernandez, remaja 15 tahun yang sudah hilang sejak 2024. Tubuhnya ditemukan di bagasi Tesla yang ternyata terdaftar atas nama D4vd. 

Identifikasi dilakukan lewat tato di jarinya, sementara kondisi jenazah yang membusuk bikin proses otopsi jadi rumit. Polisi Los Angeles menegaskan kasus ini masih dikategorikan sebagai death investigation, bukan pembunuhan. Sampai sekarang, belum ada tersangka dan D4vd disebut bekerja sama penuh dengan penyelidikan.

2. Spekulasi & Misinformasi Online

Setelah berita itu pecah, makna lagu Romantic Homicide langsung dibanjiri komentar baru. Banyak rumor bermunculan, salah satunya klaim kalau lagu ini dirilis tepat di ulang tahun Celeste. Tapi faktanya, lagu tersebut keluar pada 20 Juli 2022—jauh sebelum kasus ini—dan tanggal lahir Celeste pun tak pernah diumumkan secara resmi. 

Polisi sudah menekankan kalau tidak ada bukti yang menghubungkan perilisan lagu dengan kematian Celeste, tapi tetap saja, teori konspirasi di internet menyebar lebih cepat daripada klarifikasi.

3. Detail Tambahan yang Bikin Geger

makna lagu Romantic Homicide memang terbuka buat banyak tafsir

Kalau itu belum cukup, ada detail lain yang bikin netizen makin heboh. Pertama, D4vd ternyata juga pernah rekam lagu dengan judul “Celeste.” Kedua, cuplikan livestream dari Januari 2024 memperlihatkan dia meminta moderator untuk menghapus semua rekaman setelah streaming bareng seseorang bernama “Celeste R.” 

Meski alasan pastinya belum jelas, potongan fakta ini jadi bahan bakar spekulasi. Ditambah lagi, imaji di video musik Romantic Homicide yang penuh simbol darah dan kematian bikin orang merasa kebetulan ini terlalu “pas.” Banyak komentar di YouTube bilang lagu itu terasa seperti “nggak menua dengan baik” setelah tragedi ini.

Antara Makna Lagu & Realita Tragis

Kalau dilihat dari timeline, jelas banget kalau makna lagu Romantic Homicide lahir jauh sebelum kasus Celeste Rivas Hernandez terjadi. Lagu ini rilis di tahun 2022, sementara Celeste baru dilaporkan hilang di 2024 dan jasadnya ditemukan setahun kemudian. Tapi, who knows kan!

Tapi, semua kebetulan yang sekarang ramai dibicarakan nggak bisa dipukul rata sebagai sesuatu yang direncanakan. Hanya saja, judul yang provokatif plus visual video musik yang penuh simbol berdarah memang bikin orang merasa ada “aura menyeramkan” saat melihatnya kembali setelah tragedi itu.

Peristiwa ini akhirnya jadi pengingat buat kita, LemoList, kalau karya seni sering kali membuka banyak tafsir yang bisa berubah sesuai konteks.  Tapi, internet dengan segala kecepatan gosipnya membuat banyak spekulasi liar muncul tanpa dasar. 

Jadi, biar nggak kebawa arus, mending kita nikmati musiknya dari sisi artistik sembari tetap kritis sama informasi yang beredar.  Dan kalau kamu mau eksplor lebih banyak cerita musik dan film lain yang penuh warna, yuk lanjut baca bareng di Lemo Blue!