Makna Lagu Heathens Twenty One Pilots

‘Heathens’ Twenty One Pilots: Bukan untuk Orang-Orang Kafir!

“Heathens” Twenty One Pilots dirilis Juni 2016 sebagai single pertama setelah era Blurryface, lagu ini memang melejit karena jadi soundtrack film Suicide Squad

Tapi faktanya, Tyler Joseph nulis “Heathens” bukan cuma buat film—melainkan untuk fans mereka sendiri, The Clique, sekaligus jadi “pemanasan” kreatif setelah vakum. 

Dengan nuansa moody dan tempo pelan hasil produksi bareng Mike Elizondo, lagu ini bahkan punya cerita unik: chorus-nya berubah setelah Tyler denger seseorang bersiul di lorong tur. Bahkan MV “Heathens” Twenty One Pilots pun direkam di penjara asli.

Makna Lagu “Heathens” Twenty One Pilots

Lirik Lagu Heathens Twenty One Pilots Terjemahan Bahasa Indonesia

Kalau diterjemahkan secara literal ke bahasa Indonesia, arti Heathens = orang kafir / orang luar (yang tidak ikut kepercayaan atau kelompok tertentu).

Dari sudut pandang Lemo Blue, makna lagu “Heathens” Twenty One Pilots tentang rasa jadi “orang luar” yang pengen dimengerti, tapi juga takut disalahpahami. 

Lagu ini kayak ngajak kamu masuk ke sebuah circle yang kelihatannya dingin, penuh kecurigaan, dan agak “berbahaya”—padahal sebenarnya itu cuma bentuk proteksi diri. 

Mereka bukan jahat, mereka cuma pernah terluka. Jadi wajar kalau mereka nggak langsung terbuka sama orang baru.

Lagu “Heathens” Twenty One Pilots juga nyentil soal dinamika komunitas—khususnya fandom. Ada fase di mana orang lama jadi defensif, takut “rumah” mereka berubah karena orang baru. 

Detail Makna Lagu“Heathens” Twenty One Pilots Per Bagian

  • Chorus: Ada pesan buat pelan-pelan dulu sebelum benar-benar diterima. “Take it slow” dan “who you know” nunjukin kalau kepercayaan itu harus dibangun, bukan langsung dikasih. Ditambah lirik “you don’t know the half of the abuse,” yang ngingetin kalau setiap orang punya luka yang nggak kelihatan dari luar.
  • Verse 1: “Room of people” bisa dimaknai sebagai orang-orang yang nyimpen bagian diri atau masa lalu mereka rapat-rapat. Lalu “brains like hand grenades” ngegambarin kondisi mental yang bisa meledak kapan aja, meskipun kelihatannya tenang.
  • Verse 2: masuk ke dinamika komunitas. Ada rasa curiga ke orang baru, seolah mereka bisa “mencium niat” seseorang. Ini relate sama fans lama yang mulai mempertanyakan apakah pendatang baru benar-benar paham makna musiknya atau cuma ikut tren.
  • Bridge & Outro: “Watch it” diulang-ulang sebagai sinyal untuk tetap waspada. Tapi di akhir, nadanya berubah—dari yang awalnya menjaga jarak, jadi menerima. “You might be one of us” nunjukin kalau pada akhirnya, outsider tetap bisa menemukan tempatnya.

Lirik Lagu “Heathens” Twenty One Pilots Terjemahan Bahasa Indonesia (By Meaning)

[Chorus]

All my friends are heathens, take it slow (In the city, boy, in the city)
Semua temanku itu “outsider”, jadi kalau kamu masuk ke sini… pelan-pelan aja, ini bukan tempat yang gampang dimengerti.

Wait for them to ask you who you know
Tunggu sampai mereka yang mulai nanya kamu kenal siapa—karena di sini, kepercayaan nggak datang duluan.

Please don’t make any sudden moves
Jangan gerak aneh atau terlalu cepat, nanti kamu malah bikin suasana jadi tegang.

You don’t know the half of the abuse
Kamu belum tahu setengah dari luka yang mereka simpan di dalam diri mereka.

All my friends are heathens, take it slow
Iya, semua temanku seperti itu… jadi tetap pelan-pelan ya.

Wait for them to ask you who you know
Biarkan semuanya berjalan natural, sampai mereka sendiri yang membuka pintu.

Please don’t make any sudden moves
Jangan terburu-buru, di sini semuanya sensitif.

You don’t know the half of the abuse
Karena apa yang kamu lihat sekarang, itu cuma permukaan dari semuanya.

[Verse 1]

Welcome to the room of people who have rooms of people
Selamat datang di tempat orang-orang yang di dalam dirinya masih menyimpan “ruangan” lain… penuh kenangan.

That they loved one day, locked away
Orang-orang yang dulu pernah mereka sayang… sekarang cuma jadi bagian yang dikunci rapat.

Just because we check the guns at the door
Meskipun kami terlihat “meninggalkan senjata” di luar…

Doesn’t mean our brains will change from hand grenades
Bukan berarti isi kepala kami nggak bisa meledak kapan saja.

You’ll never know the psychopath sitting next to you
Kamu nggak akan pernah tahu siapa sebenarnya orang yang duduk di sampingmu.

You’ll never know the murderer sitting next to you
Atau sisi gelap apa yang mereka sembunyikan selama ini.

You’ll think, “How’d I get here, sitting next to you?”
Nanti kamu bakal mikir sendiri, “kok bisa gue ada di sini, bareng mereka?”

But after all I’ve said, please don’t forget
Tapi setelah semua yang aku bilang… jangan sampai kamu lupa.

[Chorus]

All my friends are heathens, take it slow
Semua temanku tetap sama… jadi hati-hati kalau mau masuk.

Wait for them to ask you who you know
Tunggu sampai mereka yang ngajak kamu lebih dekat.

Please don’t make any sudden moves
Jangan gegabah.

You don’t know the half of the abuse
Karena kamu belum benar-benar tahu cerita mereka.

[Verse 2]

We don’t deal with outsiders very well
Kami memang nggak terlalu ramah sama orang luar.

They say newcomers have a certain smell
Katanya, orang baru itu gampang “ketahuan”—ada aura yang beda.

You have trust issues, not to mention
Di sini semua orang punya masalah percaya sama orang lain.

They say they can smell your intentions
Dan mereka merasa bisa baca niatmu, bahkan sebelum kamu ngomong.

You’ll never know the freak show sitting next to you
Kamu nggak akan sadar seberapa “unik” orang di sebelahmu.

You’ll have some weird people sitting next to you
Orang-orang yang mungkin terasa aneh… tapi itu dunia mereka.

You’ll think “How did I get here, sitting next to you?”
Dan lagi-lagi kamu bakal nanya hal yang sama dalam hati.

But after all I’ve said, please don’t forget
Tapi ingat semua yang sudah aku bilang tadi.

(Watch it)
Hati-hati.

(Watch it)
Serius, hati-hati.

[Chorus]

All my friends are heathens, take it slow (In the city, boy, in the city)
Tempat ini nggak berubah—tetap penuh orang-orang yang berbeda, jadi masuknya pelan-pelan.

Wait for them to ask you who you know
Biarkan mereka yang menentukan kapan kamu boleh lebih dekat.

Please don’t make any sudden moves
Jangan bikin langkah yang salah.

You don’t know the half of the abuse
Kamu masih belum tahu semuanya.

[Bridge]

All my friends are heathens, take it slow (Watch it)
Mereka tetap sama—dan kamu tetap harus hati-hati.

Wait for them to ask you who you know (Watch it)
Tunggu, jangan maksa masuk.

Please, all my friends are heathens, take it slow (Watch it)
Ini bukan tempat yang bisa kamu pahami dalam sekali lihat.

Wait for them to ask you who you know
Semua butuh waktu di sini.

[Outro]

Why’d you come? You knew you should have stayed (It’s blasphemy)
Kenapa kamu tetap datang, padahal kamu tahu seharusnya kamu menjauh?

I tried to warn you just to stay away (Wouldn’t listen to me)
Aku sudah coba ngingetin kamu… tapi kamu nggak dengerin.

And now they’re outside, ready to bust (And guess what?)
Sekarang semuanya sudah di luar sana… dan siap menarikmu masuk lebih dalam.

It looks like you might be one of us
Dan anehnya… sekarang kamu malah jadi bagian dari kami.

“Heathens” Twenty One Pilots adalah Rasa Ingin Diterima di Dunia yang Penuh Label

“Heathens” Twenty One Pilots tentang bagaimana rasanya jadi “orang luar” di tengah dunia yang cepat menghakimi. 

Buat kamu yang suka ngulik lebih dalam soal lirik dan cerita di balik lagu, masih banyak banget rekomendasi musik dan makna lagu dari sudut pandang dan interpretasi lirik yang bisa kamu eksplor di Lemo Blue. 

Siapa tahu, kamu juga bisa nemuin lagu baru yang relate banget sama ceritamu—dan langsung dengerin full lagu “Heathens” Twenty One Pilots pakai Spotify Premium biar vibes-nya makin dapet.