‘drunk’ keshi rilis pada 18 September 2020 sebagai single terakhir dari EP always, lagu ini kemudian masuk sebagai track ke-12 dalam proyek trilogy milik keshi.
Menariknya, “drunk” ternyata berawal cuma dari latihan gitar dengan progresi chromatic “walk down” yang sengaja dibuat punya nuansa manis dan folksy.
Tapi di balik instrumental yang lembut itu, keshi menyimpan cerita tentang seseorang dari masa lalu yang pernah begitu berarti.
Ia bahkan menulis dan memproduksi hampir seluruh lagu ini sendiri, mulai dari gitar, piano, bass, sampai engineering, bikin emosi di dalam “drunk” terasa makin personal dan dekat dengan pendengar.
Table of Contents
Makna Lagu ‘drunk’ keshi

Kalau diartikan secara harfiah ke bahasa Indonesia, “drunk” sendiri berarti “mabuk”. Dari sudut pandang Lemo Blue, makna lagu “drunk” keshi sebenarnya bukan cuma tentang mabuk atau patah hati.
Lagu “drunk” keshi tentang seseorang yang masih hidup di dalam kenangan hubungan lamanya, meski dunia di sekitarnya terus berjalan.
Ada rasa kosong yang muncul ketika semua orang terlihat bahagia, sementara dirinya malah pulang sendirian sambil memikirkan seseorang yang sudah pergi.
Yang bikin lagu ini ngena adalah cara keshi menggambarkan kesepian secara diam-diam. Ia tidak menangis berlebihan atau marah, tapi justru terdengar pasrah.
Awalnya ia mencoba meyakinkan diri lewat kalimat “Don’t need nobody else”, seolah bilang kalau dirinya baik-baik saja sendirian.
Tapi di akhir lagu, kalimat itu berubah jadi “I got nobody else”, yang artinya ia akhirnya sadar kalau sebenarnya ia memang kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya.
Detail Makna Lagu ‘drunk’ keshi Per Bagian
- Chorus: Teman-temannya mabuk dan menikmati malam, sementara narrator justru pulang sendiri. Kalimat “Don’t need nobody else” terdengar seperti usaha meyakinkan diri kalau ia baik-baik saja, meski sebenarnya kosong.
- Verse 1: Keshi menyebut aroma asap dan parfum Nuit De L’Homme, seolah ada sosok yang masih tertinggal jelas di kepalanya. Ia juga menyinggung hubungan mereka yang sudah lama renggang lewat lirik “It’s been a while since we last spoke”.
- Verse 2: Ada rasa penyesalan dan capek emosional karena hubungan itu ternyata meninggalkan luka yang masih terus dibawa sampai sekarang.
- Final Chorus: perubahan kecil di bagian ini justru jadi momen paling menyakitkan. Lirik “Don’t need nobody else” berubah menjadi “I got nobody else.” Dari yang awalnya terdengar seperti pura-pura kuat, akhirnya sadar ia benar-benar sendirian.
- Outro: Tidak ada penyelesaian yang benar-benar jelas di akhir lagu, dan justru itu yang bikin “drunk” terasa realistis. Kadang, beberapa kenangan memang tidak selesai begitu saja.
‘drunk’ keshi Lirik Terjemahan Bahasa Indonesia (By Meaning)
All my friends are drunk again
Semua temanku lagi mabuk lagi
And I’m stumblin’ back to bed all by myself
Sementara aku pulang sempoyongan ke tempat tidur, sendirian tanpa siapa-siapa.
Don’t need nobody else
Aku terus bilang ke diri sendiri kalau aku nggak butuh siapa pun lagi.
All my friends are drunk again
Mereka masih tertawa dan menikmati malam
And I’m stumblin’ back to bed all by myself
Sementara aku pulang sempoyongan ke tempat tidur, sendirian tanpa siapa-siapa.
Don’t need nobody else
Aku terus bilang ke diri sendiri kalau aku nggak butuh siapa pun lagi.
Smell like smoke, Nuit De L’Homme
Aroma asap dan parfum De L’Homme langsung bikin aku ingat sama kamu.
It’s been a while since we last spoke
Padahal sudah lama sejak terakhir kali kita ngobrol.
So tell me, how’s it go?
Tapi di kepalaku, aku masih penasaran bagaimana hidupmu sekarang.
Still love blues, nothin’ new
Masih suka lagu blues seperti dulu, ya? Rasanya nggak banyak yang berubah.
Careless love, I’ve had a few
Aku juga sempat mencoba hubungan lain yang datang tanpa arah jelas.
How ’bout you?
Kalau kamu sendiri gimana sekarang?
All my friends are drunk again
Semua temanku lagi mabuk lagi
And I’m stumblin’ back to bed all by myself
Sementara aku pulang sempoyongan ke tempat tidur, sendirian tanpa siapa-siapa.
Don’t need nobody else
Aku terus bilang ke diri sendiri kalau aku nggak butuh siapa pun lagi.
All my friends are drunk again
Mereka masih tertawa dan menikmati malam
And I’m stumblin’ back to bed all by myself
Sementara aku pulang sempoyongan ke tempat tidur, sendirian tanpa siapa-siapa.
Don’t need nobody else
Aku terus bilang ke diri sendiri kalau aku nggak butuh siapa pun lagi.
I never thought when you’re gone
Aku nggak pernah nyangka kehilanganmu bakal seberat ini.
I’d find it hard to carry on
Ternyata melanjutkan hidup tanpa kamu jauh lebih sulit dari yang kubayangkan.
And it’s probably ’cause
Mungkin karena…
I fell in love way back then
Aku udah jatuh cinta terlalu dalam sejak dulu.
And I think about us when
Dan setiap ada hal kecil yang mengingatkanku padamu…
I think about us when
Aku selalu kembali memikirkan kita lagi.
All my friends are drunk again
Semua temanku lagi mabuk lagi
And I’m stumblin’ back to bed all by myself
Sementara aku pulang sempoyongan ke tempat tidur, sendirian tanpa siapa-siapa.
Don’t need nobody else
Aku terus bilang ke diri sendiri kalau aku nggak butuh siapa pun lagi.
All my friends are drunk again
Mereka masih tertawa dan menikmati malam
And I’m stumblin’ back to bed all by myself
Sementara aku pulang sempoyongan ke tempat tidur, sendirian tanpa siapa-siapa.
Don’t need nobody else
Aku terus bilang ke diri sendiri kalau aku nggak butuh siapa pun lagi.
Ooh-ooh, ooh-ooh, ooh-ooh, no-no
Ooh, ooh, ooh-ooh, ooh
‘drunk’ keshi dan Perasaan Sepi yang Tidak Pernah Benar-Benar Pergi
“drunk” keshi menggambarkan rasa kesepian yang muncul setelah kehilangan seseorang yang pernah begitu dekat. “drunk” juga jadi salah satu lagu keshi yang paling relatable karena menggambarkan perasaan sendirian di tengah keramaian dengan sangat jujur.
Kalau Lemolist suka membahas rekomendasi musik dan makna lagu dari sudut pandang interpretasi lirik, jangan lupa eksplor lebih banyak artikel musik lainnya di Lemo Blue, sekaligus dengarkan full “drunk” keshi menggunakan Spotify Premium biar vibesnya terasa makin dapet.
