Pernah merasa cuma jadi second choice alias pilihan kedua? Perasaan itu sering sulit dijelaskan, tapi lagu-lagu tertentu bisa mewakili apa yang sedang kamu rasakan. Di artikel ini, Lemo Blue bakal kasih rekomendasi lagu tentang menjadi second choice.
Jadi, kamu nggak cuma dapat daftar lagu, tapi juga bisa menemukan mana yang paling relate dengan kondisi kamu saat ini, entah soal cinta, kehilangan, atau belajar menerima kenyataan. Kamu paling relate sama lagu yang mana?
Table of Contents
Rekomendasi Lagu Tentang Menjadi Second Choice yang Paling Relate
Kadang, yang lebih menyakitkan adalah sadar kalau kamu bukan orang yang benar-benar dipilih. Kamu hanya ada ketika dia kesepian, butuh teman, atau saat orang yang sebenarnya dia inginkan nggak ada.
1. “Backburner” – NIKI
Kalau ada satu lagu yang benar-benar menggambarkan rasanya menjadi second choice, Backburner dari NIKI wajib masuk daftar.
Kamu merasa selalu ada untuk seseorang, tetapi dia hanya datang ketika hubungan utamanya sedang bermasalah. Bukan karena kamu lemah atau bego, melainkan karena berharap dia bisa melihat nilai dirimu dan memilihmu tanpa syarat.
2. “Second Best” – Laufey
Kamu memiliki hubungan yang secara fisik masih berjalan, tetapi secara emosional sudah dimenangkan oleh orang lain dari masa lalu.
Pasanganmu mungkin masih menggenggam tanganmu, masih menghabiskan waktu bersamamu, tetapi pikirannya selalu kembali kepada seseorang yang tidak bisa dia lupakan.
Rasanya seperti terus berusaha menjadi yang terbaik, padahal sejak awal kamu sedang bersaing dengan kenangan yang bahkan tidak bisa kamu lawan.
3. “Mean It” – LANY & Lauv
Lagu Mean it menggambarkan situasi second choice ketika kamu sudah memberikan semuanya, sementara dia terus memberi harapan yang setengah-setengah.
Kamu mungkin selalu menjadi orang pertama yang datang saat dia membutuhkan teman, tetapi bukan orang pertama yang dia cari ketika semuanya baik-baik saja.
4. “Sadis” – Afgan
Berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya yang menggunakan metafora tentang second choice, Sadis dari Afgan tentang situasi di mana kamu diberi perhatian, ditemani, bahkan dibuat merasa spesial.
Namun seiring waktu, kamu mulai menyadari bahwa semua itu bukan karena dia benar-benar mencintaimu. Kamu hanya menjadi tempat singgah sementara dia berusaha menyembuhkan luka dan mencari cara untuk kembali kepada orang yang sebenarnya dia inginkan.
5. “Heather” – Conan Gray
Kalau membahas lagu tentang menjadi second choice, rasanya sulit melewatkan Heather. Lagu ini tentang kamu mulai bertanya-tanya, apa yang kurang dari dirimu sampai dia tidak pernah melihatmu seperti dia melihat orang itu.
Yang paling menyakitkan, kamu sebenarnya sudah tahu jawabannya. Bukan karena kamu tidak cukup baik, tetapi karena hatinya memang sudah memilih orang lain.
6. “To Love You More” – Celine Dion
Kamu berusaha memberikan perhatian lebih, mencintai lebih dalam, bahkan rela mengorbankan banyak hal hanya supaya dia sadar kalau kebahagiaan yang dicari sebenarnya sudah ada di depan matanya.
Namun, di balik semua perjuangan itu, tersimpan ketakutan: bagaimana kalau semua usahamu tetap tidak cukup? Itulah yang membuat lagu ini terasa menyayat hati, karena terkadang sebesar apa pun cinta yang kamu berikan, pilihan seseorang tetap tidak bisa dipaksa.
7. “I Hate U I Love U” – gnash ft. Olivia O’Brien
I Hate U I Love U menggambarkan fase second choice setelah kamu kehilangan seseorang. Bukan hanya karena hubungan itu berakhir, tetapi karena kamu harus menyaksikan dia memberikan seluruh perhatian kepada orang lain.
Kamu masih menyimpan perasaan, masih berharap semuanya bisa kembali seperti dulu, tetapi di sisi lain dia sudah sibuk membangun cerita baru bersama orang lain.
Kamu hanya bisa melihat dari kejauhan sambil bertanya-tanya kenapa orang yang selalu kamu pilih justru tidak pernah memilihmu.
8. “She Will Be Loved” – Maroon 5
She Will Be tentang situasi second choice di mana kamu yang selalu hadir untuk orang yang kamu cinta, meski tahu kalau kamu bukanlah orang yang akan dipilih.
Kamu menjadi tempat pulang, pendengar yang baik, sekaligus orang yang siap menghibur kapan saja. Sayangnya, semua itu tidak mengubah kenyataan bahwa hatinya tetap dimiliki orang lain.
9. “Grenade” – Bruno Mars
Grenade menggambarkan situasi kamu yang rela memberikan segalanya, kepada orang yang bahkan tidak menganggapmu sebagai prioritas. Kamu rela melakukan apa pun demi mempertahankan hubungan, bahkan mengorbankan kebahagiaanmu sendiri.
Sayangnya, semua pengorbanan itu tidak pernah dibalas dengan usaha yang sama. Dia menerima semua perhatianmu, tetapi hatinya tetap terbuka untuk orang lain.
10. “You Ruin Me” – The Veronicas
You Ruin Me bercerita tentang situasi second choice saat kamu merasa kecewa, setelah menyadari bahwa hubungan yang kamu anggap tulus ternyata hanya dimanfaatkan untuk memenuhi ego orang lain.
Bukan karena hubungan kalian bermasalah, melainkan karena ada orang lain yang diam-diam mengisi pikirannya. Semua perhatian yang dulu terasa nyata ternyata hanyalah permainan, yang membuatmu percaya bahwa kamu istimewa.
11. “I Have Questions” – Camila Cabello
Lagu ini menggambarkan situasi kamu yang sudah memberikan seluruh kepercayaan, dan cintamu, tetapi justru ditinggalkan dengan begitu mudah. Kamu merasa semua pengorbananmu sia-sia karena orang yang paling kamu percaya ternyata mempermainkan perasaanmu.
Akhirnya, kamu tidak hanya kehilangan seseorang, tetapi juga kehilangan rasa percaya bahwa semua janji yang pernah diucapkan benar-benar tulus.
12. “How Do You Sleep?” – Sam Smith
How Do You Sleep? memperlihatkan momen ketika semua kebohongan akhirnya terbongkar. Kamu menemukan bukti bahwa pasangannya menyembunyikan banyak hal, hingga menyadari dirinya bukan satu-satunya orang dalam hubungan tersebut.
Rasa sakitnya datang dari kesadaran bahwa selama ini cintamu hanya dianggap sebagai permainan. Kamu memberikan kesetiaan sepenuh hati, sementara dia diam-diam membagi perhatian kepada orang lain tanpa rasa bersalah.
13. “Liability” – Lorde
Liability bukan lagu tentang menjadi second choice secara langsung, tetapi tentang perasaan ketika kamu terus dianggap “terlalu berlebihan” untuk dicintai dalam jangka panjang.
Dia menyukai kepribadian kamu, menikmati setiap momen bersama kamu, tetapi ketika hubungan mulai serius, dia justru pergi. Perlahan, kamu mulai berpikir bahwa dirimu hanyalah kesenangan sementara, bukan seseorang yang layak dipilih untuk tetap tinggal.
14. “Cinnamon Girl” – Lana Del Rey
Lewat Cinnamon Girl, Lana Del Rey menggambarkan situasi kamu yang ingin dicintai dengan tulus, tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Dia datang ketika membutuhkanmu, lalu perlahan menjauh saat semuanya kembali baik-baik saja.
Hubungan seperti ini membuatmu terjebak dalam siklus yang melelahkan. Berkali-kali kamu mencoba pergi, tetapi setiap kali dia kembali, kamu memilih membuka pintu lagi karena masih berharap semuanya akan berubah.
15. “Wish You Were Sober” – Conan Gray
Salah satu tanda paling membingungkan saat menjadi second choice adalah ketika seseorang hanya menunjukkan perasaannya pada waktu-waktu tertentu. Itulah yang diceritakan Conan Gray dalam Wish You Were Sober.
Kamu menerima perhatian, rayuan, bahkan kasih sayang, tetapi semuanya hanya muncul ketika dia sedang mabuk. Saat pikirannya kembali jernih, sikapnya berubah seolah tidak pernah terjadi apa-apa.
Saatnya Memilih Orang yang Benar-Benar Memilihmu!
Menjadi second choice memang menyakitkan karena kamu terus berharap seseorang akan melihat nilai dirimu suatu hari nanti.
Namun, lagu-lagu di atas menunjukkan satu hal yang sama: mempertahankan hubungan yang tidak pernah menempatkanmu sebagai prioritas hanya akan membuat luka semakin dalam.
Temukan lebih banyak rekomendasi musik dari sudut pandang yang lebih dalam lewat interpretasi lirik, di Lemo Blue. Setelah menemukan lagu yang paling relate dengan perasaanmu, jangan lupa dengarkan versi lengkapnya menggunakan Spotify Premium!

