Ours to Keep adalah lagu yang pelan-pelan ngajak kamu duduk, tarik napas, lalu jujur sama diri sendiri. Pernah nggak sih ngerasa dunia terlalu berisik sampai capek buat sekadar bertahan? Lagu kolaborasi Sonrelee, Kendis, dan Adis ini hadir bukan buat pamer romantisasi cinta, tapi buat cerita.
Cerita tentang hubungan yang jadi tempat aman, saat kepala penuh dan hati hampir menyerah. Dirilis 30 Juli 2025, dengan balutan rap, pop, dan hip-hop, lagu ini terasa intim dan rapuh. Di sini, cinta bukan soal kepemilikan—tapi tentang ruang kecil yang kamu pilih untuk dijaga bersama.
Table of Contents
Dari Sudut Pandang Lemo Blue, Makna Lagu Ours to Keep Adis & Kendis Tentang…
… hubungan yang jadi ruang aman di tengah dunia yang terasa melelahkan. Intinya bukan soal romantis yang manis-manis, tapi tentang dua orang yang saling bertahan saat kondisi mental lagi rapuh.
Lagu ini menyorot kejujuran soal lelah dan kesepian, keinginan menjauh sejenak dari keramaian hidup, lalu menemukan damai lewat kehadiran satu orang yang benar-benar memahami.
“Ours to keep” sendiri menggambarkan dunia kecil emosional yang dibangun berdua—ruang privat yang dilindungi dari tekanan luar, tempat cinta terasa jujur dan menenangkan.

1. Kalimat Jujur yang Menyakitkan
Sebelum bicara soal cinta, lagu ini ngajak kamu jujur dulu sama kondisi diri sendiri.
Ours to keep dibuka dengan pengakuan yang mentah dan nggak dipoles. Kalimat “I feel like I wanna die” bukan sekadar lirik shock value, tapi potret kepala yang terlalu penuh saat sendirian.
Di titik ini, pasangan bukan digambarkan sebagai penyelamat super hero, tapi sebagai satu-satunya tempat bicara yang terasa aman. Hubungan jadi lifeline—bukan karena sempurna, tapi karena ada yang mau mendengar tanpa menghakimi.
2. Keinginan Pergi Bukan untuk Kabur
Setelah rasa sesak itu muncul, lagu ini mulai berbisik soal pergi. Bukan kabur, tapi mencari ruang bernapas. Pertanyaan tentang meninggalkan “crowded place” dan mencari “somewhere we can find some peace” menggambarkan dunia luar yang terlalu ramai—secara mental, bukan geografis.
“World” di sini adalah ruang emosional yang dibangun berdua, tempat kecil yang sengaja dijaga dari suara luar. Itulah makna ours to keep: dunia privat yang hanya dimengerti oleh dua orang di dalamnya.
3. Cahaya di Tengah Rasa Sakit
Rindu hadir lewat mimpi, lewat suara yang hilang saat jauh. Kalimat “wherever you go, I’ll go” bukan janji dramatis, tapi refleksi sederhana: damai itu ada di orangnya, bukan tempatnya. Selama bersama, dunia boleh ribut di luar. Pintu sudah tertutup. Ruang ini—tenang, hangat, dan personal—tetap ours to keep.
Baca Juga, Yah! ‘Lowkey’ NIKI: Orang Lain Nggak Perlu Tahu Kita ini “Apa” dan “Sedang Ngapain”
Kenapa Ours to Keep Relevan untuk Generasi Sekarang?

Ours to keep terasa relevan karena banyak orang hari ini hidup sambil menahan capek yang nggak kelihatan. Tekanan hidup, tuntutan sosial, dan keharusan terlihat “baik-baik saja” bikin banyak perasaan dipendam sendirian.
Lagu ini datang tanpa ceramah, tanpa solusi instan. Ia cuma bilang: wajar kalau kamu lelah, dan wajar kalau kamu butuh satu orang untuk bertahan.
Cerita dalam lagu ini seperti suara hati yang jarang diucapkan. Tentang bangun pagi dengan kepala berat, tentang senyum yang dipaksakan, tentang pikiran yang ribut saat malam.
Ours to keep memotret kelelahan emosional itu apa adanya—tanpa romantisasi berlebihan. Justru di situlah kekuatannya: jujur dan nggak sok kuat.
Di titik ini, musik berhenti jadi hiburan. Lagu ini berubah jadi ruang aman. Tempat kamu bisa diam sebentar, ngerasa dipahami, dan nggak sendirian.
Seperti ruangan kecil yang pintunya bisa kamu tutup dari dunia luar. Dan selama lagu ini diputar, ruang itu tetap ada—tenang, personal, dan benar-benar ours to keep.
Baca Juga, Yah! ‘Did You Like Her In The Morning?’ NIKI: Kamu Sama Mantanmu Pernah Ngapain Aja?
Ruang Kecil yang Layak Dipertahankan

Ours to keep mengingatkan bahwa di tengah dunia yang makin bising, setiap orang berhak punya ruang aman.
Lagu ini tidak menawarkan jawaban besar atau akhir yang sempurna, tapi menghadirkan kejujuran—tentang lelah, tentang rindu, dan tentang bertahan bersama seseorang yang membuat hidup terasa lebih tenang. Di situlah kekuatan lagunya: sederhana, dekat, dan terasa nyata.
Kalau kamu suka membedah makna lagu dengan sudut pandang personal seperti ini, jangan berhenti di sini. Masih banyak berita musik dan cerita di balik lagu-lagu favoritmu yang bisa kamu temukan di Lemo Blue.

