Dari Sudut Pandang Lemo Blue, Makna Lagu Nina .Feast Tentang…

‘Nina’ .Feast: Tenang, Tapi Maknanya Bikin Orang Tua Nelen Ludah

feast memperlihatkan sisi paling manusiawinya lewat lagu “Nina”, trek kedelapan di album Membangun & Menghancurkan yang rilis pada 5 Juli 2024. 

Lagu ini terasa seperti cerita pelan yang disampaikan tanpa teriak—tenang, tapi menghantam. Diproduksi oleh Vega Antares dan ditulis oleh para personel .Feast, “Nina” berdiri sebagai pesan orang tua untuk anaknya, lahir dari realitas jarak, waktu, dan tanggung jawab. 

Lewat lirik yang sederhana, feast nggak sedang menggurui, tapi bercerita soal pergi demi masa depan, rindu yang ditahan, dan harapan agar sang anak tumbuh lebih baik dari orang tuanya.

Dari Sudut Pandang Lemo Blue, Makna Lagu Nina .Feast Tentang…

Curhat seorang orang tua ke anaknya. Isinya soal orang tua yang sering harus pergi—kerja, mengembara, meninggalkan rumah—dan sadar betul bahwa waktu bersama anak nggak bisa diulang. 

Ada rasa bersalah karena sering absen, tapi juga keyakinan bahwa semua itu dilakukan demi masa depan sang anak. Lagu ini juga bicara tentang harapan sederhana: anaknya tumbuh lebih baik, lebih kuat, dan nggak mengulang hidup orang tuanya.

Di bagian akhirnya, “Nina” jujur soal kenyataan pahit: dunia nggak selalu baik, anak pasti akan terluka saat dewasa, dan orang tua nggak bisa melindungi selamanya. Yang bisa dilakukan cuma menemani, mendoakan, lalu perlahan belajar melepaskan.

Makna Lagu Nina .Feast

Pergi Saat Anak Tertidur  (Verse 1)

Di awal lagu, lirik lagu Nina langsung bicara soal pergi diam-diam. Kalimat “saat engkau tertidur, aku pergi menghibur” menggambarkan realitas orang tua yang harus bekerja ketika anaknya sedang pulas. 

Ini terasa dekat dengan kehidupan pekerja modern—terutama musisi—yang harus berpindah kota demi tanggung jawab. 

Dalam arti lagu Nina, rindu nggak hilang, tapi ditunda. Kehadiran diganti layar, wajah anak cukup ditemui lewat video call, sambil berharap jarak ini punya alasan yang masuk akal di masa depan.

Waktu yang Diam-diam Mencuri Usia  (Verse 2)

Tanpa terasa, waktu bergerak cepat. Lirik tentang lima tahun pertama yang berlalu begitu saja menegaskan bahwa tumbuh kembang anak sering dilewatkan dalam diam. 

Makna lagu Nina di bagian ini terasa pahit: orang tua sadar waktu tak bisa diulang. “Cenderamata” yang dijanjikan bukan sekadar oleh-oleh, tapi simbol permintaan maaf—bukti fisik bahwa kepergian itu benar-benar pernah ada dan akan selalu kembali.

“Tumbuh Lebih Baik” sebagai Kalimat Paling Tulus (Pre-Chorus)

Di pre-chorus dan chorus, arti lagu Nina mencapai inti terdalamnya. Orang tua tidak ingin anaknya mengikuti jejak yang sama. 

Harapannya jelas: tumbuh lebih baik, menemukan jalan sendiri, dan melampaui kehidupan orang tuanya. Ini bukan tuntutan, tapi doa yang jujur. 

Lirik lagu Nina menyiratkan keinginan untuk melihat sang anak menjadi versi yang lebih utuh, lebih berani, dan lebih bebas.

Mengembara Demi Masa Depan (Chorus)

arti lagu Nina

Kata “mengembara” mempertegas bahwa absennya orang tua bukan tanpa alasan. Dalam makna lagu Nina, pergi adalah taruhan. 

Janji “besok pagi” yang diulang jadi jangkar emosional—penanda bahwa seberapa jauh pun perjalanan, rumah tetap tujuan akhirnya. Ini bentuk perlindungan sederhana: pulang.

Menerima Kematian dengan Tenang (Verse 3)

Verse ketiga membawa arti lagu Nina ke wilayah yang lebih eksistensial. Orang tua menyadari usia berjalan, dan kemungkinan pergi lebih awal bukan hal yang menakutkan. 

Ada penerimaan yang tenang, juga harapan akan pertemuan ulang di kehidupan setelahnya. Makna ini menunjukkan kedewasaan: cinta yang tidak posesif, bahkan pada hidup sendiri.

“Untukmu Kujual Dunia” (Verse 4)

Verse keempat adalah pengakuan paling jujur. Perjalanan orang tua tidak selalu mulus, penuh debat dan kesalahan. 

Tapi lirik “untukmu kujual dunia” menegaskan inti makna lagu Nina: pengorbanan total. Dunia yang dijual bukan harta, melainkan ambisi, ego, dan kenyamanan pribadi demi satu nama—Nina.

Tertawa Sebelum Dunia Mengajarkan Luka (Bridge)

Di bridge, orang tua menyadari dunia tidak ramah. Anak didorong untuk tertawa sebebas mungkin sekarang, karena dewasa membawa luka yang tak terhindarkan. 

Dalam arti lagu Nina, masa kecil adalah ruang aman terakhir sebelum realitas mengambil alih.

“Saat Dewasa Kau Kan Mengerti” ( Outro)

Outro menutup dengan kalimat yang terdengar sederhana, tapi berat. Orang tua tahu perlindungan punya batas. Suatu hari, sang anak akan terluka dan akhirnya memahami semua keputusan yang dulu terasa membingungkan. 

Di situlah makna lagu Nina selesai—bukan dengan jawaban, tapi dengan pengertian yang datang terlambat, seperti hidup itu sendiri.

Baca Juga, Yah! ‘silent’ Yunha: Mulutku Diam, Hatiku Berisik

Saat Cinta Orang Tua Disampaikan Tanpa Banyak Kata

lirik lagu Nina

“Nina” berdiri sebagai lagu yang jujur dan dewasa. feast tidak membungkusnya dengan metafora berlebihan, tapi membiarkan liriknya berjalan apa adanya—tentang pergi demi tanggung jawab, rasa bersalah yang dipendam, dan harapan agar seorang anak tumbuh lebih kuat dari orang tuanya. 

Lagu ini terasa seperti surat yang tidak pernah benar-benar dikirim, namun isinya hidup di setiap bait. Makna “Nina” baru sepenuhnya terasa ketika kamu mendengarkannya dengan pengalaman, atau saat hidup mulai menuntut pengertian lebih dalam.

Kalau kamu ingin terus membaca cerita di balik lagu, makna tersembunyi karya musisi, dan update berita musik yang relevan dan personal, Lemo Blue selalu siap jadi tempat pulang buat rasa penasaranmu.