Dari Sudut Pandang Lemo Blue, Makna Lagu It Was Love LANY Tentang

‘It Was Love’ LANY: Udah Nge-crush Sejak Kelas 2 SD

It Was Love jadi salah satu lagu LANY yang paling gampang nyangkut di hati, dan kalau kamu suka jatuh tenggelam di nostalgia, lagu ini pasti berasa kayak pintu yang tiba-tiba kebuka ke masa remaja. 

Dari rilisnya di album debut LANY tahun 2017 sampai vibe pop–ambient yang dreamy, semuanya membawa kamu balik ke momen polos penuh deg-degan. 

Paul Klein pernah bilang kalau lagu ini terinspirasi dari crush masa kecilnya, Lauren Morris—kisah yang bahkan sudah dimulai sejak kelas dua SD. 

Dari Sudut Pandang Lemo Blue, Makna Lagu It Was Love LANY Tentang…

… mengenang hubungan remaja yang manis, polos, dan penuh momen kecil yang berarti—dari tukar-tukaran catatan di kelas sampai diam-diam ketemuan malam-malam. 

Tapi cerita itu berakhir pahit, apalagi ketika cewek yang ia cintai akhirnya pacaran dengan sahabatnya.

Walau mereka sudah dewasa dan hidupnya sudah berubah—bahkan sang cewek kini menikah—rasa itu masih tertinggal. Intinya, lagu ini menggambarkan bagaimana cinta pertama bisa terasa seumur hidup, meski cuma tersisa sebagai kenangan.

It Was Love LANY

Verse 1 – Awal Mula: Dari Best Friend ke Something More

Di bagian awal, lagu It Was Love mengajak kamu balik ke masa enam belas tahun, masa ketika semuanya terasa sederhana tapi deg-degannya luar biasa. 

Lirik It Was Love menceritakan dua anak yang sudah kenal sejak kelas dua, tumbuh dari sahabat jadi seseorang yang diam-diam saling naksir. 

Ada momen kecil yang manis—nyelipin catatan di kelas sains, sampai ngumpet berdua di belakang mobil butut. Detail kecil ini bikin ceritanya terasa nyata, kayak kamu pernah ada di situ.

Chorus – Pengakuan yang Terlambat

Sebelum lanjut ke konflik, chorus jadi pengakuan jujur yang terasa telat datangnya. “It was love, I know you know that” jadi titik paling kuat, kayak akhirnya ngaku sama diri sendiri. 

Ada rindu buat kembali ke masa itu, masa ketika nyelinap keluar malam terasa seperti petualangan dan masa depan rasanya panjang banget. Chorus ini memaku perasaan bahwa cinta itu pernah besar, meski akhirnya cuma jadi kenangan.

Verse 2 – Perpisahan yang Nggak Diinginkan

Lanjut sedikit lebih dalam, bagian ini mulai nyampein pahitnya cerita. Hubungan itu nggak bertahan, dan yang bikin makin sesek—dua bulan setelah putus, sahabat sendiri yang maju ngedeketin cewek itu. 

Di lirik It Was Love, rasa patah hatinya kerasa dewasa tapi tetap remaja, campuran kesel, kecewa, dan bingung. Luka ini nempel lama, bukan dramatis, tapi membekas.

Bridge/Ending – Ketika Masa Lalu Tak Mau Diam

Sebelum nutup ceritanya, bagian ending memunculkan emosi yang paling jujur. Walaupun tahu mikirin masa lalu itu “stupid”, dia tetap kepikiran tiap hari. 

Sekarang si cewek sudah menikah, tapi ingatan itu nggak benar-benar hilang. Ini bikin kamu nanya ke diri sendiri: apa cinta pertama memang selalu tersisa? 

Lagu It Was Love menjawabnya lewat rasa: beberapa kenangan nggak pernah selesai, mereka cuma diam di dalam hati, menunggu kamu siap mengingat lagi.

Mungkin ada sedikit penyesalan juga. Tapi, itu muncul bukan karena cinta itu salah, tapi karena semuanya berakhir terlalu cepat. Ada rasa “andai saja” yang nggak diumbar, tapi berdiam di antara baris lirik It Was Love. 

Saat sang mantan crush remaja kini sudah menikah, narator cuma bisa mengingat tanpa menuntut apa pun. Itulah yang bikin lagu ini terasa real—dewasa, getir, tapi tetap hangat.

Baca Juga, Yah! ‘CYANIDE’ Daniel Caesar: Racun Sianida Ternyata Secandu Ini

Jejak Cinta Pertama yang Tetap Hidup di “It Was Love”

It Was Love LANY makna

Lagu It Was Love terasa seperti pintu kecil menuju masa di mana cinta pertama masih polos, spontan, dan penuh degupan yang sulit dijelaskan. 

Dari lirik It Was Love yang manis sampai pahitnya perpisahan, semuanya membentuk potret bagaimana satu hubungan remaja bisa membekas seumur hidup. 

Cerita Paul Klein tentang Lauren Morris membuat lagu ini makin hangat, seolah setiap detailnya diambil dari memori yang belum pernah benar-benar padam.

Dan sebelum kamu lanjut ke playlist galau berikutnya, LemoList, ini momen yang pas buat jelajahi lebih banyak berita musik di Lemo Blue