Sinopsis Danyang Wingit Jumat Kliwon

Danyang Wingit Jumat Kliwon (2025): Si Pembuat Wayang “Kulit”

Danyang Wingit Jumat Kliwon langsung narik kamu ke dunia gelap ambisi manusia yang kelewat batas. Dari pedalangan Jawa sampai dunia sinden, semuanya diracik jadi kisah wingit yang bikin kita  kayak lagi ditarik masuk ke legenda lama yang akhirnya bangun lagi. 

Ceritanya lahir dari folklore Dusun Gendakan di lereng Merbabu—tentang seorang sinden malang yang konon kulitnya dijadikan wayang kulit. 

Film horor okultisme garapan Agus Riyanto ini resmi tayang 20 November 2025, diproduksi Khanza Film Entertainment, dengan naskah dari Dirmawan Hatta. Dari awal aja udah kerasa aura gelapnya, kan?

Sinopsis Danyang Wingit Jumat Kliwon

Danyang Wingit Jumat Kliwon sinopsis

Ki Mangun Suroto dikenal sebagai dalang legendaris. Orang-orang hormat karena dia dianggap penjaga tradisi. Tapi di balik wayang-wayang indah itu, ada ambisi yang lebih gelap dari malam tanpa bulan. 

Ki Mangun memeluk ilmu hitam kuno dan terobsesi hidup abadi, kekuasaan tanpa batas, dan energi gaib yang bisa dia kontrol sesuka hati.

Untuk ngedapetin kekuatan itu, Ki Mangun mencari energi Danyang—penjaga tempat sakral dan pusaka. Caranya? 

Menguliti manusia dan menjadikan kulit mereka sebagai wayang ritual. Setiap wayang menyimpan jiwa korbannya, dipaksa ngasih kekuatan mistis setiap kali Ki Mangun menabuh gamelan dan memulai lakon.

Di tengah semua ini, datanglah Citra. Dia cuma pengin jadi sinden dan ngumpulin uang demi biaya pengobatan adiknya, Dewi. 

Mbok Ning, bibinya yang sekaligus asisten Ki Mangun, nggak pernah nyangka kalau Citra justru jadi tumbal terakhir yang dicari Ki Mangun buat nyempurnain ritual keabadian.

Begitu sampai, Citra mulai ngalamin teror yang sulit dijelaskan. Aura mistis yang menekan dadanya, bayangan yang nggak punya wujud jelas, dan jeritan yang muncul dari tempat kosong. Perlahan Citra sadar: dia bukan tamu, dia incaran.

Di sisi lain ada Bara, penjaga padepokan yang jujur. Dari dulu dia curiga ada hal buruk yang disembunyiin Ki Mangun. Saat lihat Citra mulai terjebak, Bara milih ngelawan bosnya sendiri. Diam-diam dia nyari celah buat nyelamatin Citra dari ritual maut.

Semakin dekat malam Jumat Kliwon, semakin kuat tekanan gaib yang muncul. Keduanya berpacu sama waktu, sementara Ki Mangun menyiapkan ritual puncak yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Merah—malam yang dia percaya jadi kunci keabadiannya.

Baca Juga, Yah! Pesugihan Sate Gagak (2025): Pesugihan Emang Semenggoda Itu!

Bagaimana Akhir Film Danyang Wingit Jumat Kliwon? (Spoiler Tipis-Tipis)

Bagaimana Akhir Film Danyang Wingit Jumat Kliwon?

Malam Jumat Kliwon yang jadi pusat segalanya—malam ketika padepokan berubah jadi arena terakhir antara hidup, mati, dan ambisi yang kelewat gelap.

Klimaks Ritual Jumat Kliwon

Di puncak malam itu, Citra sudah siap dijadikan tumbal. Ki Mangun berdiri dengan keyakinan penuh kalau ritualnya bakal sempurna. 

Bara datang tepat saat semuanya hampir terlambat. Suasana wingit berubah jadi pertempuran sengit ketika Bara mencoba narik Citra keluar dari lingkaran gaib yang sudah terlanjur terbentuk.

Kemenangan yang Tidak Sepenuhnya Jelas

Setelah perjuangan mati-matian, Bara berhasil nyelamatin Citra. Ki Mangun tumbang di tengah ritual yang gagal total. Untuk sesaat, kamu merasa seperti semua tenaga gelap yang mengurung padepokan akhirnya padam.

Misteri yang Dibiarkan Menggantung

Tapi Danyang Wingit Jumat Kliwon nggak ngasih kamu akhir yang benar-benar tenang. Ada rasa mengganjal—seolah kekuatan Ki Mangun belum sepenuhnya hilang. 

Film menutup cerita dengan kesan samar kalau sesuatu mungkin masih tertinggal, menunggu waktu untuk bergerak lagi. Di titik ini, kamu sadar terornya belum tentu selesai.

Baca Juga, Yah! Hotel Sakura (2025): Traumanya Dibawa Sampai Mati

Review Danyang Wingit Jumat Kliwon – Worth It atau Skip?

Review Danyang Wingit Jumat Kliwon – Worth It atau Skip?

Antusiasme penonton terhadap Danyang Wingit Jumat Kliwon udah kedengeran dari jauh bahkan sebelum filmnya tayang. 

Film ini sempat trending #1 di X saat mendekati tanggal rilis. Warganet heboh nge-tag, bilang mereka belum siap nonton tapi nggak sabar pengin masuk bioskop. 

Tiket gala premiere 3.000 kursi ludes hanya dalam hitungan jam. Hype-nya terasa banget, kayak semua orang udah bersiap masuk ke dunia wingit Ki Mangun.

Kekuatan Film

Danyang Wingit Jumat Kliwon punya daya tarik dari atmosfer budaya Jawa yang kental sejak awal. Ritual, pusaka, sampai mitos danyang dipadukan dengan cerita tentang ambisi manusia yang gelap. 

Agus Riyanto nggak ngejar jump scare instan, tapi fokus ke horor okultisme yang tumbuh dari tradisi dan sisi terdalam karakter-karakternya. Pendekatannya bikin teror terasa lebih meresap dan nggak cepat hilang.

Poin yang Mungkin Kurang

Sebagian penonton bakal ngerasa ending-nya agak ngegantung. Bukan masalah besar, tapi cukup buat bikin kamu mikir lama setelah credits muncul. Apakah ancaman benar-benar selesai atau hanya berhenti sebentar? Tergantung selera, bisa bikin nagih atau bikin gemes.

Kalau Menurut Lemo Blue Sih… 

Buat kamu yang suka horor Nusantara dengan nuansa budaya yang kuat dan teror okultisme yang dibangun perlahan, film ini worth it. Penyajiannya rapi, ceritanya gelap tanpa berlebihan, dan atmosfernya berhasil bikin bulu kuduk berdiri. 

Danyang Wingit Jumat Kliwon jadi pilihan pas kalau kamu nyari horor yang punya ‘rasa lokal’ sekaligus menegangkan dari awal hingga akhir.

Daftar Pemain Danyang Wingit Jumat Kliwon

Ini dia wajah di balik karakter-karakter Danyang Wingit Jumat Kliwon: 

Pemeran Utama

  • Celine Evangelista sebagai Citra
  • Whani Darmawan sebagai Ki Mangun Suroto
  • Fajar Nugra sebagai Bara
  • Djenar Maesa Ayu sebagai Mbok Ning
  • Nathalie Holscher sebagai Putri Kusuma Ratih
  • Aisyah Kanza sebagai Dewi

Pemeran Pendukung

  • Norma Cinta
  • Dimas Tedjo
  • Putri Maya Rumanti
  • Angga Wijaya
  • Keona Cinta
  • Bilqis Hafsa

Teror yang Menetap Setelah Lampu Bioskop Padam

Danyang Wingit Jumat Kliwon ninggalin kesan kuat tentang bagaimana ambisi manusia bisa berubah jadi sumber kegelapan yang lebih menyeramkan dari wujud makhluk gaib mana pun. 

Film ini berhasil bikin kamu tenggelam ke dunia yang wingit tapi tetap penuh cerita. Semua elemennya bekerja untuk nunjukkin satu hal: 

Kadang bahaya terbesar datang dari manusia yang kehilangan batas dirinya sendiri.

Kalau LemoList masih pengin lanjut eksplorasi cerita-cerita seru lain, langkahmu belum berhenti di sini. Kamu bisa mampir ke berbagai berita film yang sudah nunggu di Lemo Blue, biar perjalanan kamu di dunia sinema makin lengkap dan nggak kehabisan rekomendasi menarik.