Leak 2 (Jimat Dadong) tentang rasa ingin tahu, warisan, dan batas yang tanpa sadar dilanggar. Buat kamu yang ngira horor lokal cuma soal kaget-kagetan, film ini pelan-pelan ngajak masuk ke dunia sakral Bali dengan cara yang lebih dewasa.
Disutradarai, ditulis, sekaligus diproduseri oleh Mimi Jegon, sekuel dari Leak: Penangkeb ini tayang di bioskop Indonesia sejak 20 November 2025 dengan durasi 89 menit dan rating 17+.
Lewat ritme yang tenang tapi menghantui, film ini terasa seperti peringatan halus: nggak semua peninggalan masa lalu siap disentuh sembarang orang.
Table of Contents
Kenapa Leak 2 (Jimat Dadong) Layak Ditonton Menurut Lemo Blue

Dari awal, Leak 2 (Jimat Dadong) sudah jelas mau ngajak kamu masuk dengan cara yang lebih pelan, tapi penuh rasa.
1. Representasi Budaya Bali yang Terasa Hidup
Film ini terasa jujur sejak adegan-adegan awal. Pemilihan aktor lokal Bali bikin dialog, logat, sampai gerakan ritual terlihat natural, bukan tempelan.
Kamu bisa ngerasain kalau setiap gestur dan prosesi di Leak 2 dijalani dengan pemahaman, bukan sekadar properti horor. Ada rasa hormat yang dijaga, dan itu kelihatan jelas di layar.
2. Horor yang Mengandung Pesan Spiritual
Di balik terornya, Jimat Dadong berdiri sebagai simbol peringatan. Film ini ngasih gambaran kalau benda pusaka punya makna dan aturan yang nggak bisa disepelekan.
Ketakutan muncul bukan karena makhluknya saja, tapi dari kesalahan manusia yang nggak paham apa yang mereka sentuh. Di titik ini, Leak 2 (Jimat Dadong) terasa lebih reflektif daripada sekadar menakut-nakuti.
3. Visual Modern dengan Atmosfer yang Tetap Sakral
Secara visual, Leak 2 tampil rapi dan terkontrol. Efek dan teknologi dipakai seperlunya untuk memperkuat suasana, bukan buat pamer. Hasilnya, horor hadir pelan, merayap, dan ninggalin rasa nggak nyaman yang awet
Sinopsis Leak 2 (Jimat Dadong): Ketika Niat Baik Berubah Jadi Teror
Leak 2 (Jimat Dadong) berkisah tentang Putra dan Sandra, pasangan suami istri yang memutuskan meninggalkan Jakarta untuk memulai hidup baru di Bali. Mereka datang dengan satu tujuan personal: mencari ketenangan dan berharap Sandra segera hamil.
Tapi rencana damai itu perlahan retak saat Sandra membawa Jimat Dadong, peninggalan neneknya, tanpa tahu apa yang tersimpan di baliknya.
Sejak saat itu, Leak 2 tentang bagaimana niat baik bisa membuka pintu pada kekuatan gelap ilmu Leak yang mulai mengganggu hidup mereka.
Gangguan demi gangguan muncul dengan intensitas yang makin mengancam nyawa. Putra dan Sandra dipaksa mencari pertolongan spiritual, menyusuri tradisi Bali, dan menjalani ritual yang penuh risiko.
Link Trailer Resmi
Buat Lemolist yang pengin ngerasain atmosfernya lebih dulu, trailer Leak 2 (Jimat Dadong) bisa kamu temukan di kanal YouTube Mimi Jegon, lengkap dengan gambaran visual dan nuansa sakral yang jadi kekuatan utama film ini.
Penjelasan Ending Leak 2 (Jimat Dadong): Teror yang Diselesaikan dengan Cara Sakral
Di bagian akhir, film ini ngajak kamu berhenti berharap pada solusi instan.
Ritual sebagai Titik Penentuan
Penjelasan ending Leak 2 (Jimat Dadong) berpusat pada usaha Putra dan Sandra menghentikan teror lewat jalur spiritual. Mereka akhirnya bergantung pada praktisi yang memahami tradisi Bali dan mengikuti prosesi ritual dengan penuh kepatuhan.
Setiap tahapan dijalani sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan di awal cerita. Ritual ini bukan sekadar penutup konflik, tapi ujian mental dan batin untuk memutus ikatan kutukan Jimat Dadong yang sudah terlanjur bangkit.
Makna Ending Leak 2 (Jimat Dadong) dalam Sudut Pandang Lemo Blue
Filmnya berhenti sekadar nakut-nakutin dan mulai bicara soal sikap manusia. Kalau ditarik ke makna yang lebih dekat, Leak 2 (Jimat Dadong) memperlakukan jimat seperti alat lama yang punya daya besar, tapi dipakai tanpa pemahaman.
Bukan karena bendanya jahat, melainkan karena manusianya sembrono. Ketika jimat disentuh tanpa tahu aturan, batas, dan konsekuensinya, yang muncul justru petaka.
Dari sudut pandang Lemo Blue, horor di film ini lahir dari rasa ingin tahu yang nggak dibarengi tanggung jawab. Sebuah pengingat halus kalau warisan—terutama yang sakral—nggak pernah diciptakan untuk dimainkan sembarang orang.
Baca Juga, Yah! Doti Tumbal Ilmu Hitam (2025): Teror Santet Bugis yang Menghantui Desa Jonjo
Daftar Pemain Leak 2 (Jimat Dadong)
Cerita horor ini terasa hidup karena wajah-wajah yang tepat di dalamnya.
Pemeran Utama
Berikut jajaran pemeran Leak 2 (Jimat Dadong) yang jadi pusat cerita:
- Andrew Andika sebagai Putra
- Putu Sandra sebagai Sandra
Pemeran Pendukung
Deretan karakter pendukung yang memperkuat atmosfer dan nuansa lokal film ini:
- Winda Saskia sebagai pemeran pendukung
- Galuh Bilen sebagai pemeran pendukung
- Astrid Ular sebagai pemeran pendukung
- Yuni Baratha sebagai pemeran pendukung
- Ayu Budhiyani sebagai pemeran pendukung
- Deny Tama sebagai pemeran pendukung
- Arimas sebagai pemeran pendukung
- Eric Minardi sebagai pemeran pendukung
- Mira Baliku sebagai pemeran pendukung
- Ketut Ong sebagai pemeran pendukung
- Linda sebagai pemeran pendukung
Leak 2 (Jimat Dadong), Horor yang Mengajak Kamu Berpikir
Jimat Dadong berdiri sebagai film horor yang memilih jalur tenang tapi menghantui. Ceritanya nggak cuma soal teror, tapi tentang pilihan, warisan, dan konsekuensi dari rasa ingin tahu yang kebablasan.
Dengan pendekatan budaya Bali yang terasa autentik, atmosfer sakral yang dijaga, dan konflik spiritual yang kuat, film ini meninggalkan kesan lebih dalam dibanding horor cepat lupa. Buat Lemolist yang suka horor dengan rasa dan makna, film ini punya daya tinggal yang lama di kepala.
Kalau kamu tertarik menggali lebih banyak cerita di balik layar, ulasan, dan sudut pandang unik seputar dunia sinema, Lemo Blue selalu punya ruang buat kamu. Pelan-pelan saja, lanjutkan eksplorasi berita film dan series terbaru bareng kami.

