Oldboy akan nyeret kamu masuk ke lorong gelap penuh dendam dan rahasia. Dari awal, vibe-nya sudah kerasa: sebuah neo-noir thriller dari Park Chan-wook yang bukan cuma dihormati, tapi dianggap salah satu film Korea terbaik sepanjang masa.
Ceritanya mengalir kayak dongeng gelap—terinspirasi dari manga, nyelip di tengah Vengeance Trilogy, dan penuh tema tentang rasa bersalah, identitas, sampai delusi yang kadang terasa terlalu dekat dengan hidup nyata.
Dan tentu saja, ada momen ikonik saat Oh Dae-su makan gurita hidup—adegan yang bikin siapa pun otomatis merem melek. Film ini bahkan sampai diremake Spike Lee, nunjukin seberapa kuat pengaruhnya di dunia.
Table of Contents
Film Oldboy Tentang Apa? (Ringkasan Cerita)

Sinopsis Oldboy dimulai dari hidup Oh Dae-su yang berantakan sejak malam ia mabuk dan ditahan polisi, tepat di hari ulang tahun putrinya.
Dalam perjalanan pulang, Dae-su hilang begitu saja—diculik tanpa alasan jelas. Begitu sadar, ia sudah terkurung di kamar sempit mirip hotel kumuh, yang jadi rumah paksa selama 15 tahun. Dari balik televisi, ia tahu istrinya dibunuh dan dirinya dijebak sebagai pelaku.
Selama belasan tahun itu, Dae-su cuma punya dua hal: makanan yang diselipkan lewat pintu kecil dan pikirannya yang makin menghitam.
Ia latihan fisik, menulis jurnal dosa-dosanya, sampai mencoba bunuh diri. Semua terasa seperti hukuman yang nggak ada ujungnya, membuatnya berubah dari pria biasa jadi seseorang yang haus jawaban.
Tanpa peringatan, Dae-su dilepas begitu saja ke dunia luar. Ia kebingungan, lapar, dan marah, sampai akhirnya mampir ke restoran sushi dan ketemu Mi-do, chef muda yang langsung kebagian rumitnya hidup Dae-su. Dari sinilah hubungan mereka terbentuk, dan Mi-do ikut terseret ke pusaran dendam yang sebenarnya bukan miliknya.
Awal Mula Pencarian Kebenaran
Dae-su mulai menelusuri siapa penculiknya dan alasan di balik penyekapan itu. Satu per satu petunjuk muncul, dan semua mengarah pada seseorang—seorang pria yang seakan menikmati melihat Dae-su berkubang dalam kebingungan. Perjalanan ini makin jelas: ini bukan penculikan acak, tapi sesuatu yang direncanakan dengan dingin.
Siapa Lee Woo-jin dan Dendam yang Dipupuk Bertahun-tahun
Akhirnya, dalangnya muncul: Lee Woo-jin, mantan teman sekolah yang hidup kaya sekaligus menyimpan luka lama.
Dae-su pernah menyebar gosip setelah melihat Woo-jin dan adiknya dalam hubungan terlarang. Rumor itu menghancurkan hidup sang adik hingga berujung kematian. Woo-jin menyimpan amarah itu selama puluhan tahun, merawat dendamnya dengan sabar.
Terungkapnya Skema Kejam dan Rahasia Masa Lalu
Plot balas dendam Woo-jin ternyata jauh lebih kejam dari yang Dae-su bayangkan. Selama ini, hubungan Dae-su dan Mi-do bukan kebetulan—Woo-jin memakai hipnotis untuk membuat mereka jatuh cinta, tanpa Dae-su tahu bahwa Mi-do adalah anak kandungnya sendiri.
Saat rahasia itu terungkap, dunia Dae-su runtuh total. Ia memohon ampun dan menghukum dirinya sendiri dengan memotong lidahnya. Woo-jin, setelah merasa puas dan tetap hancur oleh masa lalu, memilih menembak dirinya.
Oldboy menunjukkan bahwa balas dendam nggak pernah punya pemenang—yang tertinggal cuma luka yang makin dalam.
Baca Juga, Yah! No Other Choice (2025): Nggak Ada Pilihan Lain Selain Gila!
Penjelasan Ending Oldboy

Kamu perlu tahu kalau ending Oldboy memang sengaja dibuat bikin LemoList nggak bisa langsung napas lega. Di titik ini, cerita nggak lagi soal balas dendam, tapi soal pilihan paling pahit yang harus diambil manusia ketika kebenaran terlalu menyakitkan.
Aksi Terakhir Lee Woo-jin
Setelah rencana panjangnya terpenuhi, Woo-jin memilih mengakhiri hidupnya. Dae-su sudah dihancurkan secara emosional, dan bagi Woo-jin, itu penutup dari dendam yang ia rawat sejak masa sekolah.
Bunuh diri itu jadi tanda kalau kemenangan Woo-jin kosong—sesuatu yang tidak pernah benar-benar menyembuhkan lukanya.
Dae-su, Trauma, dan Keputusan Mencari Hipnotis
Begitu rahasia incest terungkap, Dae-su runtuh. Ia nggak sanggup hidup dengan kenyataan bahwa Mi-do adalah putrinya sendiri.
Untuk bertahan, Dae-su mencari hipnotis yang dulu dipakai Woo-jin dan memohon agar ingatannya dipecah.
Ia ingin “bagian dalam dirinya yang tahu kebenaran” dimatikan, supaya ia bisa tetap berada di sisi Mi-do tanpa dihantui rasa bersalah. Di sinilah pertanyaan besar tentang bagaimana akhir film Oldboy mulai mengambang.
Apakah Mi-do Tahu Kebenaran?
Mi-do tidak mengetahui apa pun. Woo-jin sebelumnya sempat memerintahkan agar kebenaran dibuka, tapi ia membatalkannya. Dari penjelasan sutradara, Mi-do benar-benar hidup tanpa mengetahui sejarah kelam itu. Yang memikul semuanya hanyalah Dae-su.
Makna Senyuman Terakhir — Tiga Interpretasi Besar
Di salju yang sunyi, Dae-su dan Mi-do berpelukan. Ekspresi Dae-su berubah cepat—rasa sakit, lalu senyum yang menggantung di antara damai dan kegilaan. Ada tiga cara membaca senyum itu:
- Hipnosis Gagal: Dae-su masih mengingat semuanya. Senyumnya seperti topeng—usaha putus asa untuk terlihat normal demi Mi-do, sementara ia sendiri terkoyak dari dalam.
- Hipnosis Berhasil, Tapi Mengubah Dirinya: Ia lupa kebenarannya, tapi hidup dalam kebohongan manis yang ia pilih sendiri. Senyuman itu lega, sekaligus pahit, karena ia membayar ketenangan dengan kehilangan dirinya yang utuh.
- The Monster Tetap Hidup: Bagian dirinya yang mengetahui semuanya tidak hilang. Dae-su berdamai dengan sisi gelap itu dan memilih tetap bersama Mi-do, sadar bahwa keputusannya moralnya sudah patah.
Tema Besar Penutup: Tidak Ada Pemenang dalam Dendam
Akhirnya, ending Oldboy menegaskan satu hal: semua yang terlibat hancur. Dae-su kehilangan jati dirinya, Mi-do hidup dalam kebohongan, dan Woo-jin mati tanpa ketenangan.
Cerita ini menutup tanpa jawaban pasti—membiarkan kamu berpikir apakah kebodohan itu berkah, atau pelarian dari kebenaran yang terlalu menyakitkan.
Baca Juga, Yah! One Battle After Another (2025): Paranoia, Pertarungan, dan Penebusan
Daftar Pemeran Oldboy

Pemeran Utama & Karakter Kunci Film Oldboy:
- Choi Min-sik sebagai Oh Dae-su
- Kang Hye-jung sebagai Mi-do
- Yoo Ji-tae sebagai Lee Woo-jin
Luka, Dendam, dan Kisah yang Sulit Dilupakan
Film Oldboy meninggalkan jejak yang panjang setelah kredit terakhir muncul—bukan karena aksinya saja, tapi karena cara ceritanya menggiring kamu, masuk ke labirin moral yang gelap dan membuatmu bertanya: seberapa jauh manusia bisa bertahan setelah dihancurkan?
Dari perjalanan brutal Oh Dae-su sampai rahasia terakhir yang memecahkan dirinya, film ini menunjukkan bahwa dendam hanyalah lingkaran tanpa akhir, tempat tidak ada satu pun yang keluar sebagai pemenang.
Di balik semua itu, Oldboy tetap berdiri sebagai karya penting yang layak kamu telusuri ulang, entah untuk memahami detail kecilnya atau sekadar menikmati atmosfernya yang intens.
Kalau kamu suka bahas cerita-cerita begini, LemoList, jangan ragu buat lanjut eksplor berita film dan series terbaru di Lemo Blue—siapa tahu ada dunia gelap lain yang siap kamu masukin.

