Anthology 4 akhirnya rilis juga! Dan jujur, rasanya kayak nemu kotak harta karun yang selama ini disembunyiin The Beatles. 36 rekaman langka dari tahun 1963 sampai 1969, termasuk 13 track yang sebelumnya nggak pernah didengar siapa pun.
Album ini awalnya cuma mau dijadiin bonus eksklusif di box set Anthology Collection, tapi karena fans protes, akhirnya dirilis terpisah juga—syukurlah!
Dari outtakes yang penuh tawa sampai aransemen baru “Free as a Bird” dan “Real Love” yang direstorasi pakai teknologi 2025, semuanya terasa kayak cerita yang kembali hidup. Dan ketika “Now and Then” muncul sebagai penutup… ya, kamu bakal ngerasa Beatles hadir lagi, meski cuma lewat gema masa lalu.
Table of Contents
Daftar Lagu & Makna Setiap Track di Anthology 4 The Beatles— CD Disc One

Pintu kebuka, dan The Beatles mulai ngetes mic sambil becanda. Dari sini, tiap take jadi potongan cerita hidup mereka.
1. I Saw Her Standing There (Take 2)
Kamu langsung disambut energi early-Beatles. Take album Anthology 4 ini terasa seperti konser kecil dalam studio—liar, muda, penuh semangat.
2. Money (That’s What I Want) – RM7 Undubbed
Beatles ngulik ulang lagu R&B ini dengan vibe mentah yang terasa lebih dekat dengan akar musik yang mereka idolakan.
3. This Boy (Takes 12 & 13)
Lennon mencoba meniru Smokey Robinson, tapi malah kebanyakan ngakak. Momen ini bikin lagu terasa lebih manusiawi dan rapuh.
4. Tell Me Why (Takes 4 & 5)
Di balik harmoni yang manis, ada realita: Lennon & McCartney sempat salah nada. Take 5 akhirnya ngasih rasa jujur tentang kebingungan cinta yang mereka nyanyikan.
5. If I Fell (Take 11)
Lennon serius banget di sini. Nada-nadanya pelan, hati-hati, kayak seseorang yang lagi ngomong hal penting tanpa ingin salah sedikit pun.
6. Matchbox (Take 1)
Ringo akhirnya punya panggung. Vibe rockabilly-nya raw, terasa seperti panggung bar kecil yang penuh asap.
7. Every Little Thing (Takes 6 & 7)
Lagu cinta yang manis di Anthology 4, tapi take-nya kacau karena McCartney tiba-tiba bilang, “I burped.” Kehangatan yang nggak pernah kamu dengar di versi rilis.
8. I Need You (Take 1) – George Harrison
George muda, gugup, tapi tetap maju. Temponya lebih cepat, energinya mirip Buddy Holly—dan kamu bisa ngerasain pencarian suara musikalnya.
9. I’ve Just Seen a Face (Take 3)
McCartney lagi jatuh cinta sama Jane Asher. Take ini berlari cepat, penuh country shuffle dan Lennon sampai putus senar saking semangatnya.
10. In My Life (Take 1)
Versi paling polos dari lagu paling personal Lennon di Anthology 4. Tanpa harpsichord dan harmoni, vokalnya terasa seperti seseorang yang lagi buka album kenangan di kepalanya.
11. Nowhere Man (First Version – Take 2)
Take awal ini memotret sisi introspektif Lennon yang merasa tersesat. Nada dan suasananya lebih sepi, lebih mentah.
12. Got to Get You into My Life (Second Version)
Gitar fuzz Harrison jadi pemandu awal aransemen. McCartney sendiri bilang lagu ini adalah surat cinta kecil untuk… ganja. Tapi enak kok.
13. Love You To (Take 7)
George mulai ngerangkul musik India sepenuh hati. Take ini terasa seperti gerbang kecil menuju eksplorasi spiritualnya.
14. Strawberry Fields Forever (Take 26)
Lennon menyerahkan dirinya pada eksperimen studio. Versi ini lebih cepat, ceria, lalu tiba-tiba ambrol dalam kekacauan ritmis yang memukau.
15. She’s Leaving Home (Take 1 – Instrumental)
Tanpa vokal, kamu bisa lebih fokus pada kisah melankolis tentang seorang gadis yang kabur demi mencari kebebasan.
16. Baby, You’re a Rich Man (Takes 11 & 12)
Rekaman enam menit di album Anthology 4 ini penuh tawa dan candaan soal skandal publik. Ada aroma satir yang jadi dasar kritik Beatles pada budaya selebritas.
17. All You Need Is Love (Rehearsal)
Lennon latihan vokal live bareng orkestra untuk siaran internasional. Deg-degannya kerasa, tapi pesannya tetap universal.
18. The Fool on the Hill (Take 5 – Instrumental)
Instrumennya membiarkanmu fokus pada filosofi tentang orang yang dianggap “bodoh”, padahal justru paling mengerti dunia.
19. I Am the Walrus (Take 19 – Orchestral Overdub)
Kejeniusan absurd Lennon meledak di sini. Orkestra menambahkan lapisan surreal yang bikin lagu semakin liar dan enigmatic.
Baca Juga, Yah! 9 Lagu di ‘Malibu Nights’ LANY: ‘Kitab Suci’ Patah Hati Para Gen-Z
Daftar Lagu & Makna Track — CD Disc Two

Di disc kedua album Anthology 4 ini, kamu bakal menyusuri perjalanan emosional The Beatles lewat versi-versi yang lebih mentah, lebih jujur, dan lebih manusiawi.
1. Hey Bulldog (Take 4 – Instrumental)
Take ini berakhir chaos, lalu John nyeletuk sambil tertawa. Energinya liar, nunjukkin semangat eksperimen yang lahir dari sesi Yellow Submarine.
2. Good Night (Take 10)
Keempat Beatle harmonisasi lembut bareng—momen langka. Versi ini terasa kayak pelukan hangat sebelum tidur.
3. While My Guitar Gently Weeps (Take 27)
George membawa kesedihannya ke ruang rekaman. Take ini jadi potret emosinya di tengah retaknya hubungan band.
4. Baby I Don’t Care (Studio Jam)
Jamming spontan yang muncul begitu saja. Kamu bisa denger kebahagiaan sederhana: empat orang cuma pengin main musik bareng.
5. Helter Skelter (Take 17)
Paul gaspol di versi cepat ini. Setelah selesai, dia ngos-ngosan dan bilang, “Mark it fab!”—energi rock yang mentah dan penuh ambisi.
6. I Will (Take 29)
Kesederhanaan jadi kekuatan lagu ini di album Anthology 4. Take ini nunjukkin betapa manisnya lagu cinta tanpa perlu banyak instrumen.
7. Can You Take Me Back? (Take 1)
Suasananya misterius, hampir kayak suara hantu yang tersesat di lorong-lorong White Album.
8. Julia (Rehearsals)
John membangun lagu untuk ibunya sambil menahan getir. Rehearsal ini terasa seperti bisikan paling pribadi dari dirinya.
9. Get Back (Take 8)
Beatles kembali ke akar rock sederhana mereka. Energinya santai tapi hidup, seperti sesi latihan yang berubah jadi jam session asik.
10. Octopus’s Garden (Rehearsal)
Ringo lagi pengin kabur dari dunia. Rehearsal ini terasa penuh imajinasi dan tawa ringan yang menular.
11. Don’t Let Me Down (Rooftop)
Cinta Lennon ke Yoko di panggung rooftop ini terdengar mentah, rapuh, tapi jujur banget.
12. You Never Give Me Your Money (Take 36)
Cerita tentang kekacauan manajemen band mengalir lewat take yang masih kasar, namun perasaannya tajam.
13. Here Comes the Sun (Take 9)
George membawa matahari ke studio. Versi ini hangat, lahir dari satu hari cerah yang akhirnya bikin dia tersenyum lagi.
14. Something (Take 39 – Strings Only)
Tanpa vokal, kamu cuma ketemu bagian paling emosional: string section yang mengalun lembut, penuh perasaan cinta.
15. Free as a Bird (2025 Mix)
Teknologi baru bikin suara John terdengar lebih jelas dan hidup. Rasanya di album Anthology 4 ini kayak Beatles menyatu lagi di tengah zaman modern.
16. Real Love (2025 Mix)
Restorasi ini bikin pesan cinta John mengalir lebih bening. Rasanya intim, seolah dia lagi bicara langsung ke kamu.
17. Now and Then
Penutup yang menyentuh di album Anthology 4: lagu terakhir yang akhirnya selesai puluhan tahun setelah ide awalnya lahir. Kayak salam perpisahan yang akhirnya menemukan bentuknya.
Baca Juga, Yah! 16 Lagu di Album ‘EVERYONE’S A STAR!’: 5SOS Era Baru
Jejak Terakhir yang Bikin Kamu Makin Dekat dengan The Beatles

Kamu mungkin sudah sering dengar lagu-lagu The Beatles, tapi anthology 4 membuka pintu baru yang lebih intim—penuh take mentah, tawa spontan, hingga momen pribadi yang biasanya cuma terjadi di balik pintu studio.
Setiap track di disc ini membawa kita ke ruang kecil tempat empat musisi legendaris itu masih saling mencari, bereksperimen, dan tumbuh bareng di tengah semua tekanan yang mereka hadapi. Rasanya kayak membaca catatan harian yang akhirnya diizinkan untuk dibuka.
Sambil menutup perjalanan ini, kamu mungkin sadar betapa kayanya warisan musik mereka dan betapa jarangnya kesempatan buat mendengar sisi paling manusiawi dari The Beatles.
Kalau kamu masih penasaran dan pengin menyelam lebih jauh ke dunia musik, cerita artis, atau rilisan-rilisan terbaru, LemoList bisa lanjut eksplor berita musik lainnya bareng Lemo Blue.

