La Perla by ROSALÍA & Yahritza Y Su Esencia di album Lux (2025) terdengar manis dengan petikan gitar lembut, tapi begitu kamu masuk ke liriknya, rasanya kayak diseret masuk ke ruang penuh sindiran tajam tentang seorang mantan yang meninggalkan jejak pahit.
Rosalía bareng Yahritza Y Su Esencia mencampur melodi ceria dengan kata-kata pedas yang memotret sosok “villain” dalam hidupnya. Bahkan Rosalía sempat bilang di NYT Popcast kalau kepercayaannya pada maskulinitas sudah hilang—dan kamu bakal ngerasain itu di setiap bar liriknya.
Table of Contents
Makna Lagu La Perla ROSALÍA & Yahritza Y Su Esencia

Lagu La Perla ini memang terdengar manis tapi penuh sindiran halus—dan tajam. Setiap baitnya bikin kamu ngerti bahwa ada cerita lebih dalam tentang seorang mantan yang nggak bisa disepelekan.
1. “The Pearl” yang Nggak Berharga
Kamu pasti mikir, “La Perla (mutiara)” itu terdengar indah, kan? Tapi Rosalía mainin ironi di sini. Dia nyanyi, “He’s a pearl, no one trusts him”, alias si mantan ini disebut ‘mutiara’ tapi nggak ada yang percaya sama dia.
Kontras banget sama lagu lamanya bareng Rauw Alejandro, PROMESA, di mana dia bilang mantannya itu berharga. Di “La Perla”, mutiara itu malah jebakan batman.
2. Potret Mantan: Manipulatif, Narcissistic, dan Tidak Bertanggung Jawab
Lagu ini memotret mantan dengan detil yang nyeremin tapi lucu juga. Charming tapi bohong terus, sombong, nganggep diri sendiri “center of the world”.
Bahkan disebut sebagai “star of senselessness” dan “mirage”. Dari sini kita bisa lihat, si mantan ini manipulatif, narsis, dan nggak bisa diandalkan—bikin kesel tapi juga bikin ketawa pahit.
3. Ketidaksetiaan, Kebohongan, dan Kekacauan Emosional
Loyalty dan faithfulness? Si mantan nggak ngerti sama sekali. Lagu ini juga nunjukin dia playboy, koleksi bra jadi “masterpiece”-nya, dan suka bohong lebih dari ngomong jujur.
Semua tema ini bikin jelas: Lagu La Perla bukan cuma sindiran, tapi penggambaran kekacauan emosional yang ditinggalin mantan.
4. Kritik tentang Maskulinitas dan “Villains” yang Rosalía Singgung
Selain mantan spesifik, Rosalía juga nyelipin kritik lebih luas soal maskulinitas yang salah arah. Si villain itu nggak cuma satu orang, tapi simbol cowok-cowok yang egois dan nyakitin.
Jadi Lagu La Perla bisa dibaca juga sebagai komentar sosial ringan tapi pedas.
5. Dari “Emotional Terrorist” hingga “Walking Red Flag”
Setiap istilah di lagu ini punya makna ganda. Dari “emotional terrorist”, “walking red flag”, sampai “El rey de la 13-14”, semuanya nunjukin kebohongan, tipu-tipu, dan drama yang bikin mantan ini nggak bisa dipercaya.
Simbolisme ini bikin lagu terasa hidup, bikin pendengar ketawa sekaligus nyesek ngerasain pahitnya pengalaman Rosalía.
Baca Juga, Yah! ‘Chains of Love’ Charli XCX: Hubungan Toxic tapi Susah Putus
Apakah Lagu Ini untuk Seseorang Tertentu?

Rosalía nggak pernah bilang nama mantannya, tapi banyak tanda yang bikin fans berspekulasi keras.
Spekulasi tentang Rauw Alejandro
Yang paling ramai dibahas tentu Rauw Alejandro, mantan tunangan Rosalía. Alejandro lahir di La Perla, Puerto Rico—kebetulan banget sama judul lagu.
Lirik soal “collection of bras” juga bikin heboh karena Rauw memang pernah dikasih pakaian dalam oleh fans di konser, dan punya lagu sendiri berjudul Panties y Brasieres.
Mereka putus di 2023 setelah tiga tahun, dan meski rumor perselingkuhan muncul, Alejandro menegaskan itu nggak benar. Semua ini bikin fans yakin sebagian besar sindiran di lagu ini nempel ke dia.
Dugaan tentang Jeremy Allen White
Selain Rauw, ada juga spekulasi soal aktor Jeremy Allen White, yang dikaitkan dengan Rosalía setelah putus dari Alejandro. Walau bukti nggak sekuat itu, beberapa lirik dianggap bisa nyindir pengalaman singkatnya bareng dia.
Bisa Jadi Campuran Pengalaman, Bukan Satu Orang Doang
Di sisi lain, lagu La Perla mungkin nggak cuma soal satu orang. Banyak tanda yang nunjukin bahwa lagu ini bisa jadi gabungan pengalaman Rosalía dengan beberapa mantan, atau tipe mantan toxic secara umum.
Jadi, lirik pedasnya bisa dirasakan siapa saja yang pernah kena drama serupa—makanya lagu ini terasa relatable tapi tetap personal.
Baca Juga, Yah! ‘NOT OK!’ 5 Seconds of Summer: “I Love You” tapi Boong!
Arti Lirik Paling Savage di Lagu La Perla

Bagian seru dari lagu La Perla ini pasti bikin kamu mikir dua kali: musiknya manis tapi kata-katanya tajam banget. Rosalía kayak ngomong langsung ke mantan dengan istilah yang pedas dan lucu sekaligus.
Lirik Pembuka yang Kontras
Bayangin, lagu dimulai dengan nada lembut, tapi liriknya kayak ini: “Hola, ladrón de paz” alias “Hello, peace thief”. Dari sini kamu langsung ngerti, si mantan ini sumber masalah tapi tetap bikin penasaran.
Lirik lain seperti “Local fiasco, national heartbreaker” dan “emotional terrorist, world-class fuck up” bikin karakter mantan digambarkan jelas—arogan, ngeselin, tapi memorable.
Metafora dan Ungkapan Pedas
Beberapa istilah yang dipakai Rosalía bikin kesan tajam tapi clever:
- “Olympic gold medal for the biggest jerk” → satir banget, kasih gelar prestasi untuk kelakuan buruk.
- “Walking red flag, absolute drag” → simbol peringatan, tanda bahaya, dan drama yang nggak ada habisnya.
- “He’s a pearl, he can’t be trusted” → ironis, judul lagu dipakai untuk sindiran langsung.
Bra Collection dan Simbol Ketidaksetiaan
Lagu ini nggak segan nunjukin sisi absurd mantan, misal “His masterpiece, his collection of bras”. Ini jadi metafora jelas soal ketidaksetiaan dan playboy behavior.
Ditambah lirik soal boros: “Spends the money he has and also the one he doesn’t”, bikin karakter si mantan makin utuh di kepala pendengar.
“La Perla” sebagai Sindiran Pedas dan Cerita Emosional
Lagu La Perla adalah sindiran tajam Rosalía untuk mantan, penuh kritik soal kebohongan, narsisme, dan ketidaksetiaan.
Dari ironinya judul “The Pearl” sampai metafora lucu tapi pedas seperti “bra collection” dan “walking red flag”, semua elemen bikin lagu ini memorable dan relate buat siapa pun yang pernah kena drama asmara.
Selain bercerita soal pengalaman pribadi, lagu ini juga bisa dibaca sebagai komentar sosial ringan tentang karakter toxic.
Buat kamu yang penasaran sama insight lebih banyak tentang musik dan fenomena terkini, jangan lupa terus eksplor berita musik seru lainnya di Lemo Blue!

