Sinopsis In Your Dreams (2025)

In Your Dreams (2025): “Keluarga Sempurna” Beneran Ada atau Cuma Akal-Akalan? 

In Your Dreams ngajak kamu masuk ke dunia mimpi yang absurd, penuh petualangan, dan diam-diam nyentuh hati. Ceritanya dimulai saat film animasi garapan Alex Woo dan Erik Benson ini tayang terbatas di bioskop pada 7 November 2025, lalu streaming di Netflix mulai 14 November 2025. 

Dengan durasi 90 menit dan rating PG, film ini hadir sebagai paket lengkap: animasi, komedi, fantasi, sampai sci-fi ringan yang ramah keluarga. Dari balik layar, tim Netflix Animation dan Kuku Studios ikut menyulap kisahnya jadi pengalaman yang hangat. 

Sinopsis In Your Dreams: Ketika Mimpi Tidak Selalu Indah

In Your Dreams sinopsis

Stevie—anak yang cuma ingin keluarganya tetap utuh. Dari sini perjalanan mulai belok ke arah yang nggak pernah ia duga. Stevie mulai sadar ada sesuatu yang berubah dari cara orang tuanya bersikap. 

Kekhawatiran itu makin besar saat ibunya mempertimbangkan pindah ke kota lain untuk pekerjaan baru. Di matanya, tanda-tanda perpisahan terasa nyata, dan in your dreams tiba-tiba bukan lagi sekadar ungkapan… tapi harapan yang ingin ia genggam.

Karena takut kehilangan kehangatan keluarga, Stevie nekat mengajak Elliot menyelinap ke area terlarang. Di sanalah Elliot menemukan sebuah buku aneh bernama “Sandman”. 

Mereka mencoba membacanya, berharap bisa mengubah takdir. Tanpa mereka sadari, kalimat itu memicu sihir yang membawa mereka masuk ke dunia mimpi yang kacau, lengkap dengan ranjang berkaki panjang sebagai kendaraan.

Begitu masuk ke alam mimpi, tujuan mereka sederhana: menemukan Sandman dan meminta satu hal—keluarga yang sempurna. Perjalanan itu jauh dari mudah. Mereka harus menghadapi Nightmara, ratu mimpi buruk yang muncul menghalangi langkah mereka. 

Untungnya Elliot punya sekutu kocak: Baloney Tony, jerapah boneka yang selalu muncul dengan komentar ajaib di waktu yang pas.

Sinopsis ini membuka pintu ke dunia mimpi Stevie dan Elliot—tempat segala hal tampak lucu, liar, dan penuh makna tersembunyi yang menunggu mereka pecahkan.

Baca Juga, Yah! Dopamin (2025): Uang Kaget yang Bikin Beneran Kaget (Sambil Kabur)

Penjelasan Ending In Your Dreams: Saat Mimpi Manis Berubah Jadi Bahaya Nyata

Penjelasan Ending In Your Dreams

Di momen ini ketika Stevie merasa hampir mendapatkan “keluarga sempurna”. Dari sini, semuanya pelan-pelan kebalik arah dan bikin kamu sadar betapa liciknya dunia mimpi ini.

Sandman Ternyata Manipulator — Bukan Penolong

Awalnya Sandman terlihat seperti sosok baik hati yang siap mewujudkan harapan Stevie. Tapi saat ia menawarkan trik jam pasir, niat aslinya kebuka. Ia bilang ke Stevie dan Elliot kalau keluarga sempurna bisa tercapai ketika butir terakhir pasir jatuh saat mereka masih bermimpi. 

Kenyataannya, Sandman nggak bisa bikin mimpi jadi kenyataan. Ia hanya menjebak siapa pun di limbo, ruang antara mimpi dan kenyataan yang bikin penghuninya nggak bisa bangun lagi. 

Nightmara, yang sempat terlihat jahat, justru memberi sinyal bahwa mimpi buruk itu penting supaya seseorang tetap kuat dan siap menghadapi dunia nyata.

Stevie Terjebak dalam Mimpi “Keluarga Sempurna”

Masuk ke babak ini, Stevie sudah terlalu larut dalam ilusi Sandman. Ia merasa semua keinginannya terkabul, sampai ia sadar satu hal besar hilang: Elliot. 

Mimpi itu sengaja “membersihkannya”, membuat Stevie percaya keluarga ideal tidak butuh adiknya. Di dunia nyata, tubuh Stevie terbaring dalam tidur dalam yang nggak bisa dibangunkan.

Momen Emosional Saat Stevie Ingat Elliot

Sebelum masuk ke pertarungan besar, ada satu titik balik yang bikin hati meleleh. Saat keluarganya masuk ke dunia mimpi untuk menjemputnya, Stevie masih terikat kuat pada ilusi Sandman. 

Baloney Tony lah yang menyentuh memorinya—membawa Stevie mengingat kembali momen saat ia dan Elliot memenangkan boneka itu di Polly’s Pizzeria. Ingatan kecil tapi penuh kehangatan ini jadi kunci yang membuka kesadarannya.

Aksi Penyelamatan Keluarga & Pertarungan Terakhir

Setelah Stevie tersadar, keluarga ini harus keluar dari sarang Sandman sebelum pasir terakhir jatuh. Mereka berhadapan dengan Sandman dan para Sandlings yang terus mengejar. 

Momen Stevie dan Elliot saling menggenggam tangan jadi penguat ritme cerita, memberi mereka dorongan terakhir untuk menghancurkan jam pasir dengan “dynamite fists”. Jam pasir pecah, dan mereka semua bangun kembali ke dunia nyata.

Akhir yang Pahit-Manis: Pindah Kota & Realita Baru

Setelah bencana mimpi itu selesai, keluarga ini kembali utuh, meski kenyataan tetap berjalan. Ibu Stevie tetap menerima pekerjaan di kota lain dan keluarga harus pindah. Ayahnya memutuskan mengejar peluang baru dengan membentuk band. 

Stevie belajar menerima hal yang sulit: ia tidak bisa mengatur perasaan orang dewasa. Yang bisa ia jaga hanyalah hubungan dan cintanya pada Elliot.

Mid-Credit Scene: Nasib Buku Sandman

Sebagai penutup, ada adegan kecil yang nunjukin buku Sandman terjatuh dari truk saat mereka pindahan. Joon-Bae—sosok yang tampak tak punya minat pada hal spektakuler—menemukannya. 

Alih-alih penasaran, ia cuma membuangnya begitu saja. Ini jadi tanda bahwa perjalanan mimpi Stevie dan Elliot sudah selesai, tanpa pintu terbuka untuk kekacauan berikutnya.

Baca Juga, Yah! Tee Yai: Born To Be Bad (2025): Bestie-an Sama Kriminal? Risiko Tanggung Sendiri!

Review In Your Dreams: Worth It atau Skip?

Review In Your Dreams: Worth It atau Skip?

In Your Dreams dibuat sebagai tontonan keluarga, dan itu kerasa dari detik pertama sampai akhir.

Kenapa Film Ini Layak Ditonton (Kelebihan)

Kekuatan film ini ada pada pesan emosionalnya. Banyak kritikus bilang In Your Dreams berhasil merangkum tantangan keluarga dengan sentuhan lembut. 

Ceritanya terasa bijak, visualnya hidup, dan tema seperti perubahan serta ketakutan anak terhadap perpisahan dieksekusi dengan penuh empati. 

Humor yang muncul juga bikin suasana lega, memberi ruang bernapas di tengah konflik emosional. Anak-anak bakal menikmati petualangannya, sementara orang dewasa bisa menangkap makna yang lebih dalam.

Kritik & Kekurangan dari Penonton dan Reviewer

Masuk ke bagian ini, beberapa catatan muncul dari penonton. Ada yang merasa cerita film terlalu mirip dengan karya Pixar, sampai disebut berasa “turunan” dari Inside Out. Beberapa adegan mimpi juga dinilai tidak punya arah kuat. 

Soal animasi, sebagian bilang tampilannya kurang nyaman dilihat, terutama saat karakter masuk wilayah semi-fotorealistik yang bikin kesan uncanny. Beberapa penonton dengan latar religius juga memberi catatan terkait penggambaran Sandman yang terasa terlalu “spiritual”.

Kalau Menurut Lemo Blue Sih.. 

Secara keseluruhan, In Your Dreams cocok buat kamu yang suka tontonan keluarga dengan konflik emosional yang membumi. 

Anak-anak dapat petualangannya, orang dewasa dapat refleksinya. Kalau kamu cari animasi yang hangat, lucu, dan punya pesan kuat soal menerima kenyataan, film ini layak masuk daftar tontonmu.

Daftar Pengisi Suara In Your Dreams

Siapa aja yang menghidupkan karakter-karakter unik di dunia mimpi Stevie dan Elliot? Ini dia!

Pemeran Utama

  • Stevie — Jolie Hoang-Rappaport
  • Elliot — Elias Janssen
  • Baloney Tony — Craig Robinson
  • Dad — Simu Liu
  • Mom — Cristin Milioti
  • Sandman — Omid Djalili
  • Nightmara — Gia Carides

Pemeran Pendukung & Cameo Menarik

  • Four-Year-Old Stevie — Hailey Magpali
  • Joon Bae — Zachary Noah Piser
  • Chad — SungWon Cho
  • Blue Clown Pacifier — Bob Bergen
  • Cereal Kid — Maisie Benson
  • Sausage Dog — Jorge Diaz
  • Blueberries — Quinn Minichino Eakins
  • Delilah — Erik Benson
  • Sandling 1 — Lizzie Freeman
  • Sandling 2 — Kellen Goff
  • Sandling 3 — Scott Menville

Petualangan Mimpi yang Manis dan Berkesan

LemoList, setelah menyusuri dunia penuh imajinasi dari In Your Dreams, kamu pasti menangkap satu hal: film ini sangat hangat dan seru. 

Dari karakter-karakternya yang unik sampai dinamika di dunia mimpi, semuanya terasa hidup dan mudah dinikmati siapa pun yang suka kisah keluarga dengan sentuhan fantasi. Ini tipe tontonan yang bikin kamu tersenyum sambil mikir, 

“Kayaknya gue harus nonton ulang mimpi gue sendiri deh.”

Kalau kamu masih penasaran atau lagi cari rekomendasi lain yang vibe-nya asik, pelan-pelan aja geser ke artikel berita film lainnya di Lemo Blue. Siapa tahu ada judul lain yang bakal jadi pelarian favoritmu buat weekend nanti.