Sinopsis Being Eddie

Being Eddie (2025): Ngintip Kehidupan dan Tawa Gokil Eddie Murphy

Being Eddie adalah dokumenter Netflix yang bakal ngajak kamu menyelami kehidupan dan karier legendaris Eddie Murphy. Dari Brooklyn kid sampai jadi ikon komedi dunia, Murphy buka-bukaan soal perjalanan nyentriknya, cerita di balik layar SNL, film-film hits, dan kehidupan pribadi yang jarang terekspos. 

Disutradarai oleh Angus Wall, dua kali pemenang Oscar, film berdurasi 1 jam 43 menit ini santai tapi tetap penuh insight, ngebawa kamu ikut dalam percakapan intim Murphy di rumahnya yang mewah di California. Ini adalah kesempatan lihat sisi manusia di balik tawa legendaris Eddie Murphy.

Sinopsis Being Eddie

Being Eddie sinopsis

Di film ini, Eddie ngobrol panjang lebar soal hampir 50 tahun kariernya, sambil ditemani cuplikan lama dan cerita di balik layar. Kamu bakal lihat perjalanan dia dari penggemar berat Richard Pryor, jadi bintang SNL remaja, menaklukkan Hollywood, hingga jadi sosok yang dihormati di dunia komedi.

Film ini juga mengulik sisi pribadi Murphy:

  • Perjuangan dengan OCD yang unik, dari kebiasaan masa kecil hingga detail observasi komedi.
  • Pilihan hidup sehat tanpa alkohol atau obat-obatan, berbeda dari beberapa rekannya.
  • Hubungan rumit dengan SNL setelah lelucon David Spade di 1995.
  • Kisah emosional membayar pemakaman teman-teman dekatnya, sebagai cara menghadapi kehilangan ayah dan ayah tiri.
  • Cerita legendaris malam-malam di Studio 54 dan tawaran nyeleneh Yul Brynner saat Eddie masih muda.

Baca Juga, Yah! The First Ride (2025): Ikut ke Thailand “tapi Nggak Ikut”

Ending Being Eddie dan Momen Penuh Makna (Spoiler)

Ending Being Eddie

Bagian akhir dari Being Eddie bikin kamu senyum lebar. Dokumenter ini menutup dengan kemungkinan Eddie Murphy balik lagi ke dunia stand-up comedy. 

Para pembuat film ngejut-in Eddie dengan dua ventriloquist puppets yang dibuat khusus mirip idolanya, Richard Pryor dan Bill Cosby—ide yang sebelumnya sempat dia ledek untuk acaranya sendiri kalau kembali ke panggung.

Di kredit penutup, Murphy unjuk kemampuan, mainkan puppet bareng versi foam temannya, Paul Mooney. 

Adegan ini lucu, nakal, tapi hangat, memperlihatkan Murphy meniru suara Pryor dan Cosby sambil bercanda soal pil dan cokelat, sampai menutup dengan reaksi Paul Mooney yang bikin ngakak.

Segmen ini jadi full-circle moment, sekaligus teaser halus kalau mungkin suatu hari Eddie bakal balik ke stand-up.

Baca Juga, Yah! Groom & Two Brides (2025): Mantan Datang Di Waktu yang Salah atau… Tepat?

Review Being Eddie – Worth It atau Skip?

Review Being Eddie

Sebelum memutuskan, kita kupas sisi seru dan sisi kurangnya Being Eddie. Dokumenter ini memang dapat respons campur-campur; ada yang bilang terlalu halus dan reverensial, tapi tetap menarik karena karisma Eddie Murphy dan akses langsung ke kehidupannya serta rekan-rekannya.

Kelebihan (Pros)

Film ini terasa sangat engaging, lucu, dan surprisingly personal. Kamu bakal ngerasa kayak lagi ngobrol langsung sama Eddie Murphy, mendengar cerita-cerita yang jarang diceritakan ke publik, dari masa SNL sampai comeback-nya ke panggung. 

Akses luar biasa ke Murphy dan sit-down dengan komedian besar bikin setiap momen terasa intim; kamu bisa ngerasain chemistry dan candaan natural antara Eddie dan teman-temannya.

Eddie tampil santai, charming, dan piawai bercerita sekaligus meniru suara orang lain, yang bikin setiap adegan nggak cuma informatif tapi juga menghibur. 

Ada momen-momen emosional juga, misalnya saat ia membahas membayar pemakaman teman-teman dekatnya, yang bikin kamu ngerti sisi manusia di balik komedian legendaris ini.

Adegan comeback SNL 2019 juga sukses menampilkan interaksi Eddie dengan Tracy Morgan, Chris Rock, dan Dave Chappelle. Adegan ini bukan sekadar nostalgia, tapi menunjukkan bagaimana Eddie masih relevan dan dihormati di dunia komedi modern.

Kekurangan (Cons)

Di sisi lain, dokumenter ini terlalu reverensial dan over-polished, sehingga potret Eddie Murphy terasa terbatas. Beberapa bagian terasa seperti melihat album kenangan tanpa konteks yang cukup, dan banyak yang dianggap filler. 

Film ini juga nggak membahas sisi gelap kehidupan Murphy, misalnya kasus 1997, pernikahan singkat, atau dinamika keluarga yang rumit, jadi sebagian cerita penting terlewat.

Selain itu, klaim Eddie soal OCD dan metode mengatasinya tidak ditantang, sehingga perspektif yang ditampilkan cenderung satu sisi. 

Konflik dengan SNL juga hanya dari sudut pandang Murphy, tanpa masukan dari David Spade atau Lorne Michaels, jadi beberapa momen terasa kurang objektif.

Kalau Menurut Lemo Blue Sih…

Kalau menurut Lemo Blue, Being Eddie tetap worth it buat kamu yang pengen nostalgia, ketawa, dan kenal lebih dekat sisi manusia Eddie Murphy. Tapi kalau kamu nyari dokumenter yang kritis dan mendalam, mungkin bakal terasa kurang “greget”. Intinya, hiburan dan insight personal menang, jurnalistik investigatif kalah.

Daftar Pemain Being Eddie & Penampilan Tamu

Sebelum lanjut, ini dia siapa saja yang muncul di Being Eddie, baik langsung maupun lewat footage arsip:

  • Eddie Murphy – Self
  • Sutradara – Angus Wall
  • Komedian / Interviewees:
    • Adam Sandler
    • Arsenio Hall
    • Dave Chappelle
    • Chris Rock
    • Jamie Foxx
    • Jerry Seinfeld
    • Kevin Hart
    • Pete Davidson
    • Tracy Morgan
  • Lainnya / Interviewees:
    • Jerry Bruckheimer
    • John Landis
    • Jeffrey Katzenberg
    • Brian Grazer
    • Kenan Thompson
    • Tracee Ellis Ross
    • Michael Che
  • Footage arsip: Charlie Murphy (died 2017, outtakes digunakan)

Kenalan Lebih Dekat Sama Eddie Murphy

Being Eddie berhasil jadi perjalanan intim yang seru buat mengenal Eddie Murphy dari sisi pribadi dan profesional. Meski tidak mendalam secara jurnalistik, film ini tetap menghibur dan memuaskan rasa penasaran fans sejati.

Buat kamu yang pengen terus update soal dunia hiburan, dokumenter, dan komedi, jangan lupa eksplor lebih banyak berita film dan series menarik di Lemo Blue. Siapa tahu, LemoList bakal nemu insight baru yang bikin pengalaman menonton makin lengkap!