“Bad Guy” dari Billie Eilish punya kisah gila di balik proses kreatif yang super jujur dan nyeleneh. Lagu ini direkam di kamar masa kecil Billie, lengkap dengan speaker yang ditumpuk asal di rak terbuka.
Awalnya Billie mikir lagu ini bakal gagal total karena chorus-nya bahkan nggak punya lirik yang jelas. Tapi dari situ justru lahir karya paling ikonik yang dia cintai.
Dengan bantuan Finneas, mereka nyampurin bunyi funky, suara nyeleneh kayak sinyal penyeberangan di Australia, sampai synth ala Wizards of Waverly Place, ngebentuk karakter “bad guy” yang aneh, gelap, tapi bikin nagih.
Table of Contents
Makna Lagu Bad Guy Billie Eilish

Di balik beat-nya yang ringan dan hook “duh” yang viral di mana-mana, lagu Bad Guy ternyata punya lapisan makna yang dalam. Ini adalah sindiran tajam buat dunia sosial yang suka main topeng dan sok kuat.
1. Sindiran untuk Dunia Sosial — “Tough Guy” dan Topeng Persona
Lagu Bad Guy sebenarnya kayak candaan ke orang-orang yang sibuk tampil garang, padahal isinya rapuh. Billie terang-terangan bilang lagu ini “ngejek semua orang dan persona mereka, termasuk aku sendiri.” Pesannya simpel:
Kalau kamu perlu ngumumin ke dunia kalau kamu “bad,” berarti kamu nggak sebad itu.
Lewat lirik So you’re a tough guy / Like it really rough guy, Billie ngeledek cowok-cowok yang sok kuat, lalu ngebalik peran—kalau kamu bisa pura-pura, aku juga bisa.
2.. Main Peran — Saat Billie Jadi Si “Bad Guy”
Billie selalu nganggep nulis lagu kayak main peran. Di sini, dia pakai topeng karakter “si jahat” yang sinis dan genit, meski di dunia nyata dia jauh dari itu.
Lagu Bad Guy adalah ruang buat Billie mengekspresikan sisi gelap yang nggak bisa dia tunjukin sehari-hari. Buat dia, ini permainan identitas, bukan pengakuan diri.
3. Tema Kuasa dan Seksualitas yang Subtil
Di balik nada nyelenehnya, Billie juga nyentuh isu kuasa dan relasi dominasi. Lirik I like it when you take control / Even if you know that you don’t kedengerannya pasrah, tapi justru menegaskan kendali ada di tangannya. Dia biarkan si “tough guy” merasa berkuasa, padahal semua itu permainan yang dia atur.
Baca Juga, Yah! ‘Six Feet Under Billie Eilish’: Judulnya Horror, Maknanya Nyesek
4. Lirik Simbolik dan Sentuhan Sarkasme

Kalimat pembuka White shirt now red, my bloody nose bisa dibaca simbolis—tentang kepolosan yang ternoda. Lalu muncul line paling iconic: Might seduce your dad type, yang ngegas norma “good girl” dan bikin karakter Billie makin liar.
Semua dibungkus dengan nada “Duh,” yang menandai kalau lagu ini bukan pesan serius, tapi satire yang sadar diri. Billie tahu dia sedang bermain-main dengan ekspektasi publik.
5. Sisi Personal — Billie dan Momen Jujur untuk Ibunya
Bagian My mommy likes to sing along with me… jadi titik refleksi. Di sini Billie keluar dari karakter, seakan bilang, “lihat deh, aku tahu lirikku gelap.”
Ibunya nggak bisa ikut nyanyi karena tahu isi lagunya provokatif. Momen kecil ini bikin Bad Guy terasa lebih manusiawi—bahwa di balik persona liar itu, masih ada Billie yang sadar dampak dari setiap kata yang dia ucapkan.
Baca Juga, Yah! ‘listen before i go’ Billie Eilish: Cuma Pengen Dimengerti Aja!
“Bad Guy” Itu Lebih Dalam dari Sekadar Lagu Catchy

Lagu Bad Guy adalah refleksi jujur tentang dunia yang suka pura-pura. Billie Eilish ngasih tamparan halus buat siapa pun yang terlalu sibuk jadi “tough” di luar tapi kosong di dalam.
Dengan gaya nyentriknya, dia ngajak kita ngeliat sisi lain dari “si jahat”—bukan soal jadi kejam, tapi tentang nguasain diri dan sadar peran yang dimainkan di dunia sosial yang penuh topeng.
Kalau kamu suka ngebongkar makna lagu kayak gini, stay tuned bareng Lemo Blue! Masih banyak berita musik dan analisis seru yang bisa bikin kamu makin paham gimana musisi kayak Billie Eilish nyelipin pesan dalam setiap nadanya.

