From Up on Poppy Hill (2011)

From Up on Poppy Hill (2011): Keluarga Nggak Harus Sedarah

From Up on Poppy Hill bukan sekadar film animasi biasa, LemoList! Di balik gambar-gambar lembut khas Studio Ghibli, ada cerita manis tentang keluarga, cinta, dan kenangan yang bikin hati hangat. 

Film ini, yang berjudul asli Kokuriko-zaka kara, disutradarai oleh Gorō Miyazaki dan ditulis oleh sang maestro Hayao Miyazaki bersama Keiko Niwa. 

Dirilis pertama kali di Jepang pada 16 Juli 2011, film berdurasi 91 menit ini menandai langkah Ghibli yang berbeda—tanpa roh, tanpa sihir—hanya realita, nostalgia, dan keindahan masa muda yang terasa sangat dekat dengan kehidupan kita.

Sinopsis From Up on Poppy Hill

Sinopsis From Up on Poppy Hill

Kadang, hal paling sederhana justru menyimpan cerita paling hangat, LemoList! Begitu juga dengan From Up on Poppy Hill—film yang membawa kita menyusuri Yokohama tahun 1960-an, masa ketika Jepang tengah bersiap menyambut Olimpiade Tokyo. 

Di tengah suasana perubahan itu, cerita ini tumbuh dari kehidupan sehari-hari, keluarga, dan cinta yang pelan-pelan tumbuh di antara deburan ombak dan kenangan masa lalu.

Di atas sebuah rumah di pelabuhan Yokohama, tinggal Umi Matsuzaki—siswi SMA berusia 16 tahun yang sudah terbiasa memikul tanggung jawab besar. Ia tinggal bersama nenek, adik-adiknya, dan beberapa penyewa kamar. 

Setiap pagi, Umi punya ritual kecil yang penuh makna: mengibarkan bendera sinyal di kebun rumahnya, tanda cinta untuk sang ayah, seorang kapten kapal yang gugur di Perang Korea. 

Rutinitas itu jadi caranya menjaga kenangan, sekaligus menunggu sesuatu yang tak ia sadari sedang datang perlahan.

Di sekolah, kehidupan Umi bersinggungan dengan kisah perjuangan lain—sekelompok siswa yang ingin menyelamatkan gedung tua bernama Latin Quarter. Gedung itu menjadi rumah bagi berbagai klub eksentrik seperti astronomi dan filsafat. 

Meski reyot dan berdebu, tempat itu menyimpan semangat masa lalu yang ingin mereka pertahankan. 

Namun, pihak sekolah berencana merobohkannya demi bangunan baru. Dari sinilah From Up on Poppy Hill memperlihatkan konflik antara menjaga sejarah dan menyambut masa depan.

Pertemuan Umi dan Shun

Sinopsis From Up on Poppy Hill Umi dan Shun

Suatu hari, Umi menyadari ada seseorang yang membalas bendera sinyalnya dari kapal yang lewat setiap pagi. Orang itu adalah Shun Kazama, jurnalis sekolah sekaligus penggerak utama penyelamatan Latin Quarter

Mereka mulai bekerja sama membuat artikel untuk koran sekolah, dan di situ, hubungan mereka tumbuh dengan hangat. Bersama Shun, Umi mulai menemukan dunia di luar rutinitas rumah dan kesedihan masa lalunya.

Gotong Royong dan Perubahan

Semangat para siswa akhirnya membawa perubahan besar. Umi dan Shun ikut memimpin gerakan membersihkan dan memperbaiki Latin Quarter. Dengan cat, sapu, dan tawa, mereka mengubah bangunan lusuh itu jadi simbol perjuangan. 

Konflik ini menjadi cermin dari pertarungan ide di Jepang saat itu—antara nilai lama yang ingin dilupakan dan semangat baru yang sedang tumbuh.

Namun, From Up on Poppy Hill tidak berhenti di kisah manis. Di tengah kedekatan mereka, Umi dan Shun dihadapkan pada kenyataan pahit tentang masa lalu keluarga mereka—sebuah rahasia yang membuat hubungan mereka goyah. 

Untuk melangkah maju, mereka harus berdamai dengan masa lalu yang membentuk siapa mereka hari ini.

Baca Juga, Yah! The Secret World of Arrietty (2010): Dunia Mini yang Bikin Hati Gede

Pesan dan Makna Hidup dari From Up on Poppy Hill

Pesan dan Makna Hidup dari From Up on Poppy Hill

Kalau kamu perhatikan, From Up on Poppy Hill bukan cuma kisah tentang dua remaja yang jatuh cinta di Yokohama tahun 60-an. Di balik suasana nostalgia dan warna-warna lembutnya, film ini menyimpan banyak pelajaran hidup yang masih relevan sampai sekarang. 

1. Keluarga Tak Harus Satu Darah

From Up on Poppy Hill ngajarin bahwa keluarga itu bukan sekadar soal hubungan darah. Yang bikin rumah terasa hangat adalah kasih, rasa hormat, dan kepedulian di antara orang-orang yang saling menjaga.

Umi Matsuzaki jadi contoh nyata—tinggal bersama nenek, adik, dan para penyewa rumah, ia tetap mengurus semuanya dengan penuh tanggung jawab. Dari situ, kita belajar bahwa keluarga bisa tumbuh dari keikhlasan berbagi dan rasa saling peduli, bukan dari garis keturunan semata.

2. Hargai Masa Lalu, Jangan Lupakan Akar

Kalau ada satu simbol kuat di From Up on Poppy Hill, itu adalah Latin Quarter—gedung tua yang hampir dihancurkan. Di sanalah Umi dan Shun, bersama teman-temannya, belajar mempertahankan sesuatu yang dianggap “usang”, tapi sebenarnya punya makna besar.

Konflik antara menyelamatkan atau merobohkan gedung itu menggambarkan dilema yang juga dihadapi banyak generasi: seberapa banyak masa lalu yang patut kita jaga saat dunia terus berubah? Seperti kata Shun Kazama yang memorable banget: 

“There’s no future for people who worship the future and forget the past.” 

Pesannya jelas—masa depan nggak akan kuat kalau akar masa lalu kita dibiarkan kering.

3. Berdamai dengan Masa Lalu, Menatap Masa Depan

Dalam From Up on Poppy Hill, masa lalu bukan hal yang bisa dihapus begitu saja. Umi dan Shun harus menghadapi rahasia yang menghubungkan keluarga mereka dengan perang dan kehilangan. Di balik kesedihan itu, mereka belajar berdamai dengan kenyataan agar bisa melangkah maju.

Latar Jepang tahun 1960-an memperkuat pesan ini—sebuah negara yang baru bangkit dari perang, mencoba menata diri dan menemukan harapan baru. Di akhir cerita, Umi dan Shun menjadi simbol dari semangat itu: generasi muda yang berani menatap masa depan tanpa melupakan sejarah yang membentuk mereka.

Baca Juga, Yah! Ponyo (2008): City of Angels Versi Studio Ghibli Sih Ini

Dari Bukit, Kita Belajar Tentang Hidup

From Up on Poppy Hill mengingatkan kita bahwa masa lalu, seberat apa pun, selalu punya ruang di hati untuk dihargai. Film adalah perjalanan emosional tentang keluarga, warisan, dan keberanian memulai lembar baru. Setiap adegan terasa seperti surat cinta untuk waktu yang telah berlalu—lembut, sederhana, tapi mengena.

Kalau kamu lagi mencari film yang menenangkan tapi tetap penuh makna, From Up on Poppy Hill bisa jadi teman terbaikmu malam ini. Yuk, LemoList, terus eksplorasi cerita-cerita Ghibli lainnya di Lemo Blue yang bikin kamu hangat, reflektif, dan mungkin sedikit lebih berani mencintai hidup.