Kamu mungkin lagi kepo banget soal The Shadow’s Edge kapan rilis, film action-crime-drama terbaru yang lagi jadi perbincangan. Jackie Chan di usia 71 tahun masih nekat comeback di layar lebar dengan cerita yang intens, penuh ketegangan, dan nggak sekadar aksi loncat sana-sini.
Film ini berdurasi 2 jam 21 menit, digarap oleh Larry Yang sebagai sutradara sekaligus penulis. Bergenre aksi, kriminal, dan drama, The Shadow’s Edge jadi remake dari film klasik 2007 Eye in the Sky.
Diproduksi oleh Alibaba Pictures Group dan Beijing Hairun Pictures, film ini mengambil latar Macau tapi banyak adegan syutingnya dilakukan di studio.
Table of Contents
The Shadow’s Edge Kapan Rilis dan Kenapa Wajib Ditunggu?

Kalau kamu lagi cari jawaban soal the shadow’s edge kapan rilis, catat baik-baik: film berjudul asli Bu Feng Zhui Ying ini resmi tayang di tahun 2025.
Tanggalnya nggak tanggung-tanggung, mulai 16 Agustus 2025 di China, lalu lanjut ke layar internasional dengan rilis terbatas pada 22 Agustus 2025. Dari sini aja udah kelihatan kalau film ini diposisikan sebagai salah satu rilisan besar yang siap bikin para pecinta aksi penasaran.
Baca Juga, Yah! Review How to Make Millions Before Grandma Dies, Billkin Bikin Kita Nangis Lagi
Hype dan Alasan Kenapa Film Ini Ramai Dibicarakan
Bukan hanya karena ada Jackie Chan, tapi juga karena kombinasi aktor legendaris dengan lawan main yang mencuri perhatian, yaitu Tony Leung Ka-Fai.
Jackie disebut banyak kritikus sedang berada di “puncak kedua” kariernya, sementara Tony hadir sebagai penjahat dengan performa fisik yang benar-benar mengejutkan.
Pertarungan klimaks mereka bahkan digambarkan sebagai salah satu adegan paling berdarah dalam sejarah film Jackie Chan.
Selain itu, ceritanya juga bikin greget: ada teknologi AI, pengawasan tradisional, hingga konflik pribadi antara Wong Tak-Chung dan anak dari rekan lamanya.
Semua itu dibalut dalam gaya pengarahan Larry Yang yang rapi, penuh ketegangan, dan punya momen emosional yang kuat.
Plus, ada bocoran post-credit yang membuka peluang untuk sekuel. Jadi wajar banget kalau film ini digadang-gadang jadi tontonan wajib di 2025.
Perbandingan dengan The Foreigner (2017)
Kalau kamu pernah nonton The Foreigner (2017), pasti bisa ngerasain vibe serupa di sini. Bedanya, The Shadow’s Edge hadir dengan nuansa lebih modern dan brutal.
Kritikus menilai film ini sebagai titik balik Jackie sejak The Foreigner, meninggalkan citra komedi-aksi ringan yang selama ini melekat padanya.
Dari twist cerita yang matang sampai koreografi pertarungan yang dewasa, film ini menunjukkan sisi Jackie yang lebih serius, sama seperti yang kita lihat waktu dia jadi karakter penuh dendam di The Foreigner.
Baca Juga, Yah! Review Film Tenet: Visual Amazing, Plot Bikin Pusing Tujuh Keliling
Sinopsis The Shadow’s Edge: Pertarungan Tradisi vs Teknologi

Kalau kamu udah tahu the shadow’s edge kapan rilis, sekarang saatnya kita bahas ceritanya. Film dengan judul asli Bu Feng Zhui Ying ini bukan sekadar aksi kejar-kejaran biasa, tapi ngebawa tema besar tentang tradisi versus teknologi modern.
Kisahnya berpusat pada Wong Tak-Chung, seorang ahli pelacakan yang sudah pensiun. Polisi Macau terpaksa memanggilnya kembali karena ada geng pencuri high-tech yang bikin sistem AI kepolisian lumpuh.
Dalang utamanya adalah Fu Lung-Sang alias Shadow, sosok kriminal dingin yang lihai mengutak-atik teknologi sekaligus jago bertarung. Bersama timnya, Shadow sukses menggondol mata uang kripto dalam jumlah besar dan bikin aparat kewalahan.
Di sisi lain, Wong harus berhadapan dengan konflik pribadi saat melatih petugas muda bernama Ho Chiu-Guo atau Guoguo. Guoguo ternyata anak dari rekan lamanya yang tewas di misi pengintaian gagal. Hubungan mereka penuh ketegangan, tapi perlahan jadi bagian penting dari cerita.
Lewat narasi ini, film memperlihatkan duel ideologi: Wong percaya pada pengawasan tradisional dengan intuisi manusia, sedangkan Shadow mengandalkan kecanggihan AI dan teknologi. Dua dunia yang berbeda, tapi sama-sama berbahaya.
Review The Shadow’s Edge: Jackie Chan Masih Sang Legenda
Nah, setelah sinopsis yang bikin penasaran, bagian review ini bakal kasih gambaran kenapa film ini dipuji habis-habisan. Dari penonton sampai kritikus, semuanya punya pandangan unik tentang kembalinya Jackie Chan lewat film ini.
Review dari Penonton (IMDb & Ulasan User)
Film ini dapet rating 7.7/10 di IMDb dengan ratusan ulasan yang mayoritas positif. Banyak yang nyebut The Shadow’s Edge sebagai salah satu film kriminal terbaik dalam satu dekade terakhir. Penonton terkesan sama detail setiap adegan, ketegangan cerita, dan terutama aksi bertarung yang rapi tapi tetap penuh emosi.
Beberapa review bahkan bilang film ini “really good” karena berhasil ngasih perpaduan aksi nonstop, sedikit komedi khas Jackie Chan, plus plot twist besar di akhir yang bikin mikir, “wah ini pasti ada sekuel.”
Singkatnya, Jackie masih bisa bikin penonton terhibur sekaligus terpukau dengan koreografi dan energinya yang tajam meski usianya nggak lagi muda.
Review dari Kritikus (Rotten Tomatoes & Media)
Dari sisi kritikus, film ini dapet tanggapan campur-campur. Casey Chong kasih nilai tinggi, 4/5 bintang, dan nyebut film ini sebagai kembalinya Jackie ke ranah aksi serius. Dia juga kagum sama Tony Leung Ka-Fai yang tampil total dengan latihan fisik intensif buat adegan pisau.
Di sisi lain, John Lui dari The Straits Times cukup keras dengan hanya 2/5 bintang, bilang ceritanya terlalu longgar untuk sekelas Jackie dan Tony.
Sementara Tay Yek Keak dari 8days kasih nilai tengah, 3.5/5 bintang, menyebut paruh pertama film ini sebagai thriller kucing-dan-tikus yang seru, meski paruh kedua agak kelewat heboh.
Yang jadi pembicaraan terbesar tentu aja adegan klimaks: duel pisau Jackie Chan vs Tony Leung. Pertarungan panjang di ruang sempit itu digambarkan sangat brutal, sampai disebut sebagai salah satu duel tangan kosong paling berdarah yang pernah dimainkan Jackie Chan.
Tony tampil meyakinkan sebagai lawan sepadan, hasil dari setahun latihan intensif. Adegan ini bikin banyak penonton sepakat: ini momen legendaris yang bakal diingat lama.
Cast dan Kru The Shadow’s Edge: Deretan Bintang Asia yang Mewah

Kalau tadi kita udah bahas sinopsis dan review, sekarang bagian seru lain adalah kenalan sama siapa aja yang bikin film ini hidup. Karena bicara soal the shadow’s edge kapan rilis rasanya nggak lengkap kalau belum tahu siapa aja aktor dan kru yang terlibat.
Pemeran Utama
Film ini digerakkan oleh tiga nama besar yang jadi pusat cerita:
- Jackie Chan sebagai Wong Tak-Chung, legenda pengintaian yang dipanggil kembali setelah pensiun.
- Tony Leung Ka-Fai sebagai Fu Lung-Sang alias Shadow, otak kriminal sekaligus musuh bebuyutan Wong.
- Zifeng Zhang sebagai Ho Chiu-Guo (Guoguo), polisi muda yang diam-diam punya hubungan emosional dengan masa lalu Wong.
Kombinasi tiga karakter ini bikin tensi cerita naik turun, dari ketegangan penuh aksi sampai drama personal yang nyentuh.
Pemeran Pendukung
Selain trio utama, film ini juga diramaikan deretan aktor lintas generasi dan negara. Ada Ci Sha yang berperan ganda sebagai saudara kembar—seorang pembunuh profesional dan seorang hacker, bikin karakter Shadow makin kuat.
Lalu ada Brono Bajtala, Luna Fujimoto, Wen Junhui, Yueting Lang, Qiunan Lin, Kenya Sawada, Zhenwei Wang, Ziyi Wang, Xing Yu, sampai Qiu Yuen dan Zhengjie Zhou.
Jangan lupa Rongguang Yu yang memerankan mendiang ayah Guoguo, sosok penting yang jadi jembatan konflik antara Wong dan murid barunya.
Kru di Balik Layar
Di balik layar, film ini berdiri kokoh berkat sentuhan Larry Yang sebagai sutradara sekaligus penulis. Dialah yang berani membawa Jackie Chan keluar dari zona nyaman drama-komedi dan kembali ke dunia aksi serius.
The Shadow’s Edge, Film yang Bikin Deg-degan Sekaligus Nostalgia
Buat kamu yang penasaran dengan the shadow’s edge kapan rilis, jangan lupa catat tanggalnya—16 Agustus 2025 di China dan 22 Agustus 2025 untuk layar internasional.
Dengan lawan main sekelas Tony Leung Ka-Fai, cerita yang menggabungkan tradisi versus teknologi, serta sentuhan penyutradaraan Larry Yang yang tajam, film ini jelas pantas jadi tontonan wajib.
Jadi, siap-siap buat ngerasain adrenalin, nostalgia, dan kejutan yang belum tentu bisa kamu dapat dari film aksi lain.
Penasaran sama update terbaru seputar musik dan film? Yuk, lanjut eksplor lebih banyak cerita seru di Lemo Blue – Berita Musik dan Film!

