Film Ghibli sedih emang bisa bikin penonton ikut larut dalam cerita. Ada beberapa film Ghibli tersedih bahkan sering meninggalkan rasa sesak yang bertahan lama setelah kredit penutup selesai.
Di artikel ini, kita udah merangkum film-film Studio Ghibli dari yang paling bikin nangis kejer sampai yang tetap menyisakan harapan. Berikut daftar yang wajib masuk watchlist dari sudut pandang Lemo Blue (rangking dari yang paling sedih):
Table of Contents
Film Ghibli Sedih yang Bikin Nangis Kejer, Mana Paling Menguras Emosi?

Banyak film Ghibli sedih yang bikin kita nggak berani rewatch. Da, berikut ini daftar film yang layak ditonton setidaknya sekali seumur hidup, cek yang mana yang paling sedih menurut kamu!
1. Grave of the Fireflies (1988)
Nggak usah ditanya lagi, film Ghibli sedih yang paling tersedih nomor 1 udah pasti si ini. Kita bahkan liat posternya aja udah pasti jadi sedih lagi.
Film ini memperlihatkan bagaimana perang menghancurkan kehidupan dua kakak beradik yang hanya ingin bertahan hidup di tengah dunia yang perlahan kehilangan rasa kemanusiaan.
Kesedihannya dari hal-hal sederhana yang terasa nyata. Setiap momen membuat kamu sadar, bahwa korban terbesar dalam perang sering kali adalah mereka yang sama sekali tidak bersalah.
2. The Tale of Princess Kaguya (2013)
Di balik gaya animasinya yang tampak seperti lukisan, The Tale of Princess Kaguya menyimpan kisah yang sangat menyayat hati. Film ini mengangkat perjalanan seorang gadis yang harus menjalani hidup sesuai harapan orang lain.
Semakin jauh ceritanya berjalan, semakin terasa bahwa kebahagiaan tidak selalu bisa dimiliki meski seseorang memiliki segalanya. Perasaan kehilangan dan penyesalan meninggalkan akhir yang sangat membekas.
3. When Marnie Was There (2014)
Film Ghibli sedih ini menawarkan kesedihan yang jauh lebih sunyi dibanding film Ghibli lainnya. Ceritanya mengikuti seorang gadis pendiam yang kesulitan membuka diri hingga akhirnya bertemu sosok misterius yang mengubah hidupnya.
Film ini sedih karena berbicara tentang kesepian, rasa tidak diterima, dan kebutuhan setiap orang untuk dicintai. Tanpa banyak adegan dramatis, kisahnya justru terasa semakin dekat dengan kehidupan nyata.
4. The Wind Rises (2013)
Film ini mengikuti perjalanan seorang insinyur yang ingin menciptakan pesawat indah, tetapi kenyataan membuat mimpinya berada di tengah bayang-bayang perang.
Selain konflik sejarah, cerita personal sang tokoh juga membuat emosinya semakin kuat. Film ini mengajak kamu merenungkan harga yang harus dibayar ketika impian bertemu dengan realitas yang tidak bisa dikendalikan.
5. The Boy and the Heron (2023)
Sebagai salah satu anime Studio Ghibli tersedih era modern, The Boy and the Heron mengangkat tema duka dan trauma masa kecil. Ceritanya memang terasa seperti fantasi, tetapi emosi yang disampaikan sangat nyata.
Film ini tidak memaksa penonton menangis lewat dialog menyedihkan. Sebaliknya, rasa kehilangan hadir perlahan melalui perjalanan sang tokoh yang belajar menerima kenyataan dan menemukan arti untuk terus melangkah.
6. Pom Poko (1994)
Jangan tertipu dengan para tanuki yang lucu karena Pom Poko menyimpan kritik sosial yang sangat menyakitkan. Film Ghibli sedih ini menggambarkan perjuangan makhluk hutan mempertahankan rumah mereka dari pembangunan.
Kesedihannya muncul karena konflik tersebut terasa sangat relevan hingga sekarang. Film ini mengingatkan bahwa alam sering kali menjadi pihak yang harus mengalah demi ambisi manusia.
7. The Secret World of Arrietty (2010)
Film ini menghadirkan dunia kecil yang penuh keajaiban, tetapi juga dipenuhi rasa cemas. Hubungan antara para tokohnya dibangun dengan hangat sehingga penonton ikut berharap semuanya bisa berjalan baik.
Sayangnya, film Ghibli sedih ini terus mengingatkan bahwa tidak semua pertemuan bisa bertahan selamanya. Perasaan rapuh itulah yang membuat kisah Arrietty terasa begitu menyentuh tanpa perlu menghadirkan tragedi besar.
Baca Juga, Yah! 20+ Film dan Acara TV Sydney Sweeney: Terbaru & yang Akan Tayang Nih!
8. Princess Mononoke (1997)
Ini adalah kisah tentang benturan antara manusia dan alam yang tidak memiliki jawaban. Tidak ada tokoh yang benar-benar sepenuhnya baik atau jahat karena semua berjuang demi keyakinannya masing-masing.
Justru itulah yang membuat film ini sedih. Kamu diajak melihat bagaimana keserakahan, dendam, dan rasa takut perlahan menghancurkan peluang untuk hidup berdampingan.
9. The Red Turtle (2016)
Film Ghibli sedih hampir tidak memiliki dialog, tetapi mampu menyampaikan emosi yang luar biasa kuat. Lewat visual dan musiknya, film ini mengajak kamu merenungkan arti kehidupan, kesendirian, hingga kehilangan.
Kesedihannya terasa tenang, bukan meledak-ledak. Setelah selesai menonton, justru banyak pertanyaan tentang hidup yang terus terbayang di kepala.
10. Nausicaä of the Valley of the Wind (1984)
Film memadukan petualangan dengan pesan lingkungan yang masih relevan sampai sekarang. Sang tokoh utama terus berusaha menghentikan konflik yang mengancam manusia sekaligus alam tempat mereka hidup.
Di balik aksi dan dunia fantasinya, film ini menyimpan rasa putus asa tentang masa depan bumi. Namun, harapan kecil yang terus diperjuangkan membuat emosinya terasa semakin kuat.
11. Porco Rosso (1992)
Meski dibalut petualangan seru, Porco Rosso menyimpan cerita tentang luka perang dan perubahan zaman. Tokoh utamanya menjalani hidup dengan beban masa lalu yang terus menghantuinya.
Film ini menunjukkan bahwa trauma tidak selalu terlihat jelas. Kadang seseorang tetap bisa tersenyum sambil membawa rasa kehilangan yang tidak pernah benar-benar hilang.
12. Only Yesterday (1991)
Film Ghibli sedih ini mungkin tidak akan membuatmu menangis keras, tetapi perasaanmu akan hampa banget. Ceritanya mengajak kita mengenang masa kecil dan membandingkannya dengan kehidupan saat dewasa.
Kesedihan film ini datang dari kenyataan bahwa waktu terus berjalan. Banyak impian, kenangan, dan kesempatan yang perlahan berubah seiring bertambahnya usia.
13. Ocean Waves (1993)
Film ini menghadirkan drama remaja yang sederhana, tetapi terasa sangat realistis. Hubungan antar tokohnya dipenuhi salah paham, ego, dan perasaan yang sulit diungkapkan.
Mungkin bisa nggak dimasukkan di kategori film Ghibli sedih, tapi pesannya menyentuh karena mengingatkan pada masa sekolah yang tidak bisa diulang lagi. Nostalgia itulah yang membuat kisahnya meninggalkan rasa manis sekaligus pahit.
Baca Juga, Yah! 14 Film Live Action yang Berhasil Menghidupkan Nostalgia!
Film Ghibli Sedih Mana yang Paling Bikin Nangis?
Setiap orang mungkin punya pilihan berbeda soal film Ghibli sedih yang paling membekas. Apa pun pilihannya, semua film dalam daftar ini membuktikan bahwa Studio Ghibli mampu menyampaikan berbagai tema yang relevan.
Temukan lebih banyak rekomendasi film dari Netflix yang viral, film jadul, hingga film box office yang sudah dibahas lengkap di Lemo Blue. Siapa tahu, tontonan berikutnya justru datang dari artikel yang kamu temukan setelah ini.

