Somebody’s Pleasure mungkin perasaan yang diam-diam pernah kamu rasakan juga, kan? Di lagu ini, Aziz Hedra seolah lagi duduk bareng kita di tengah malam, cerita soal capeknya jadi orang yang selalu terlihat “baik-baik saja”.
Dirilis pada 27 Januari 2023 di bawah Sony Music Indonesia dan jadi bagian dari album Lesson Learned, lagu ini mengalir pelan tapi nusuk.
Diproduseri Kenny Gabriel, Somebody’s Pleasure bercerita tentang hati yang sibuk menyembunyikan luka, tentang ramai yang tetap terasa sepi. Dan dari sudut pandang Lemo Blue, lagu ini seperti pengakuan jujur: kadang kita bukan butuh ditemani, tapi dipahami.
Table of Contents
Dari Sudut Pandang Lemo Blue, Makna Lagu Somebody’s Pleasure Aziz Hedra Tentang…
… perjuangan batin seseorang yang lelah menyembunyikan perasaan dan takut hanya dijadikan pelarian emosional.
Lagu ini menggambarkan kondisi saat seseorang terlihat baik-baik saja di luar, punya banyak teman, tapi di dalamnya merasa kosong, tertekan, dan kesepian.
Inti lagu ini ada pada pencarian harga diri dan cinta yang tulus. Tokohnya ingin keluar dari hubungan atau situasi yang membuatnya merasa dipakai, bukan dipilih.
Lewat lirik seperti “make sure that I’m not just somebody’s pleasure”, lagu ini menegaskan keinginan untuk dicintai secara utuh, bukan sekadar memberi kebahagiaan sementara bagi orang lain.

1. Dicintai atau Sekadar Digunakan?
LemoList!, pengulangan kalimat “make sure that I’m not just somebody’s pleasure” terasa seperti pengakuan jujur yang keluar dari dada.
Ada ketakutan besar di situ: takut hadir hanya saat dibutuhkan, lalu dilupakan ketika perasaan sudah diambil. Lagu ini menangkap rasa capek jadi pelarian emosional, jadi tempat singgah sementara untuk orang lain, tanpa pernah benar-benar dipilih.
Tekanan dan “sin” yang disebutkan di lirik terasa seperti beban hubungan yang nggak sehat—hubungan yang lebih banyak mengambil daripada memberi.
2. Kerinduan Akan Cinta yang Murni
Di balik ketakutan itu, Somebody’s Pleasure menyimpan harapan sederhana tentang “a love that is so pure”. Ini bukan soal cinta yang ribet atau dramatis, tapi hubungan yang hadir dengan niat jujur. Aziz Hedra membedakan dengan jelas antara cinta tulus dan validasi sesaat.
Yang satu bikin tenang, yang lain cuma bikin lupa sebentar. Dan di titik ini, lagu ini seperti bilang ke kamu: wajar kalau ingin dicintai sepenuhnya, tanpa harus merasa jadi milik sementara siapa pun.
3. Sibuk, Menghindar, dan Berpura-Pura Kuat
Lagu ini menggambarkan seseorang yang terlihat sibuk, seolah hidupnya penuh aktivitas, padahal itu cuma cara buat menghindari isi kepala sendiri.
Lirik tentang “busy, ignoring, and hiding” terasa dekat dengan kehidupan sekarang—di mana banyak orang memilih terlihat kuat daripada jujur.
Berpura-pura baik-baik saja jadi topeng harian, meski di dalamnya kosong dan lelah. Aziz Hedra menangkap momen ketika kebohongan kecil ke diri sendiri terasa lebih aman daripada mengakui kalau hati lagi runtuh.
4. Drowning on My Thoughts — Saat Malam Jadi Musuh

Masuk ke malam, semuanya jadi lebih sunyi, dan pikiran mulai ribut sendiri. “Drowning on my thoughts” terasa seperti begadang tanpa layar, tanpa suara, cuma kamu dan konflik batin yang nggak selesai-selesai.
Di Somebody’s Pleasure, kesepian justru muncul saat dunia tidur. Malam jadi ruang refleksi yang jujur, tempat semua perasaan yang siang hari disembunyikan akhirnya naik ke permukaan.
5. Stitch All My Wounds — Berdamai dengan Luka Lama
LemoList!, lirik “in a blink of an eye” menggambarkan kesadaran mendadak bahwa semua luka yang selama ini diabaikan harus dibereskan. Menjahit luka di sini bukan soal menghapus masa lalu, tapi merawatnya perlahan.
Aziz Hedra menggambarkan proses menerima trauma, mengaku pada diri sendiri bahwa ada sakit yang belum selesai. Pengakuan atas kesalahan dan “confess all the sins” terasa seperti langkah membersihkan batin, supaya hati nggak terus berat membawa rasa bersalah yang sama.
6. Menghapus Rasa Insecure dan Belajar Menunggu
Setelah luka dirawat, yang tersisa adalah keberanian untuk berdiri lagi. Somebody’s Pleasure bicara soal melepaskan rasa insecure yang selama ini bikin ragu untuk berharap.
Di fase ini, kamu belajar percaya bahwa cinta yang layak memang pantas ditunggu. Bukan terburu-buru, bukan asal ada. Lagu ini menutup proses healing dengan keyakinan sederhana: saat kamu utuh, kamu nggak perlu lagi jadi pelarian siapa pun.
Baca Juga, Yah! ‘Anaheim’ NIKI: Belum Siap Komitmen, Maaf!
Saatnya Memilih Diri Sendiri

Somebody’s Pleasure terasa seperti pengingat pelan untuk kamu, supaya berhenti menaruh nilai diri di tangan orang lain.
Lagu ini merangkum perjalanan batin tentang lelah berpura-pura, berani menyembuhkan luka, dan memilih pergi dari hubungan yang membuat hati terasa kecil. Aziz Hedra menyampaikan satu pesan sederhana: kamu layak dicintai dengan utuh, tanpa harus jadi tempat singgah sementara atau pemenuh kesepian orang lain.
Dan kalau cerita di lagu ini terasa dekat dengan hidupmu, mungkin kamu nggak sendirian. Masih banyak lagu, kisah, dan emosi lain yang bisa kamu temukan lewat berita musik dan ulasan personal khas Lemo Blue.