Penjelasan Ending Joker 2019

Penjelasan Ending Joker (2019): Maksud  Adegan “You wouldn’t get it.”

Dirilis pada 2019, Joker adalah film garapan Todd Phillips ini mengajak penonton menyelami sisi paling rapuh dari seorang Arthur Fleck, pria yang hidup di tengah Gotham City yang dipenuhi kemiskinan, kekerasan, dan ketidakpedulian. 

Seiring hidupnya terus dihantam penolakan, kehilangan, dan pengkhianatan, Arthur perlahan berubah menjadi sosok Joker yang ikonik. 

Alih-alih berfokus pada aksi superhero, karakter ini menghadirkan potret kelam tentang kesehatan mental, tekanan sosial, dan bagaimana lingkungan dapat mendorong seseorang mencapai titik balik yang mengubah hidupnya selamanya.

Penjelasan Ending Joker (2019)

Ending Joker 1 2019

Menjelang ending Joker, Arthur menjadi bintang tamu di acara The Murray Franklin Show. Awalnya ia tampak santai dan mengikuti jalannya acara seperti tamu lainnya.

Namun suasana berubah drastis ketika Arthur mengaku bahwa dialah pelaku pembunuhan tiga pria di kereta bawah tanah. 

Ia kemudian meluapkan kemarahannya kepada masyarakat yang menurutnya hanya peduli pada orang-orang sukses, sementara mereka yang mengalami gangguan mental terus diabaikan.

Tidak lama setelah pidatonya, Arthur menembak Murray tepat di depan kamera. Seluruh siaran berlangsung secara langsung sehingga aksinya langsung mengguncang Gotham City.

Gotham City Berubah Menjadi Kacau

Pembunuhan Murray memicu kerusuhan besar di seluruh kota. Banyak orang yang mengenakan topeng badut menganggap Arthur sebagai simbol perlawanan terhadap sistem yang dianggap tidak adil.

Saat mobil polisi yang membawa Arthur melintas, kendaraan tersebut ditabrak ambulans yang dibajak para perusuh. Arthur berhasil keluar dari mobil dan disambut bak seorang pahlawan.

Di atas kap mobil, ia menggunakan darah dari wajahnya untuk membentuk senyum khas Joker. Momen inilah yang menandai kelahiran sosok Joker sepenuhnya.

Kematian Thomas dan Martha Wayne

Di tengah kekacauan kota, seorang perusuh yang terinspirasi oleh gerakan Joker mengikuti Thomas Wayne dan keluarganya hingga ke sebuah gang.

Di sanalah Thomas Wayne dan Martha Wayne ditembak hingga tewas, sementara Bruce Wayne kecil hanya bisa menyaksikan kedua orang tuanya meninggal.

Adegan ini menjadi penghubung langsung dengan kisah Batman, karena tragedi tersebut adalah awal perjalanan Bruce menjadi sang Dark Knight.

Apa Arti Adegan Terakhir di Arkham Asylum?

Film kemudian berpindah ke Arkham Asylum. Arthur terlihat duduk bersama seorang psikiater sambil tertawa sendiri.

Ketika ditanya apa yang membuatnya tertawa, Arthur hanya menjawab, “You wouldn’t get it.”

Setelah itu, film memperlihatkan Arthur berjalan menyusuri lorong rumah sakit dengan jejak kaki berdarah di belakangnya. 

Adegan ini mengisyaratkan bahwa kemungkinan besar ia baru saja membunuh psikiater tersebut, meski tidak pernah diperlihatkan secara langsung.

Review Ending Film Joker 2019: Benarkah Semua Cerita Hanya Imajinasi Arthur?

Dari sudut pandang Lemo Blue, film menunjukkan bagaimana seseorang yang terus-menerus diabaikan, dipermalukan, kehilangan bantuan sosial, dan tidak mendapat dukungan mental bisa berubah menjadi pribadi yang sangat berbahaya.

Arthur bukan terlahir sebagai Joker. Ia perlahan dibentuk oleh lingkungan, sistem yang gagal melindunginya, dan berbagai tragedi yang terus menimpanya.

Karena itulah endingnya cukup mengganggu. Film ini tidak hanya menceritakan lahirnya seorang penjahat, tetapi juga mempertanyakan siapa sebenarnya yang ikut bertanggung jawab atas terciptanya sosok tersebut.

Apakah Kamu Pernah di Posisi ‘Joker’?

Ending Joker (2019) memang sengaja dibuat terbuka sehingga setiap penonton bisa memiliki interpretasi yang berbeda. Kalau kamu suka mengupas makna di balik ending film, Lemo Blue punya banyak pembahasan menarik lainnya. 

Mulai dari penjelasan ending film Netflix, film box office, hingga berbagai film dengan alur yang rumit dan penuh plot twist. Jadi, temukan artikel-artikel lainnya di Lemo Blue!

3 Comments

Comments are closed